Resahkan Warga, 4 Kepala Desa di Pesisir Selatan Terjerat Kasus Asusila, Satu Diberhentikan

Kompas.com - 24/07/2019, 11:05 WIB
Petugas Polsek Ranah Pesisir berjaga-jaga di kantor wali nagari yang disegel warga, Senin (22/7/2019) (Dok: Polsek Ranah Pesisir) PERDANA PUTRAPetugas Polsek Ranah Pesisir berjaga-jaga di kantor wali nagari yang disegel warga, Senin (22/7/2019) (Dok: Polsek Ranah Pesisir)


PADANG, KOMPAS.com — Persoalan tindakan asusila wali nagari atau kepala desa adat di Pesisir Selatan, Sumatera Barat, cukup meresahkan warga. 

Empat wali nagari tercatat terjerat kasus itu dan satu di antaranya sudah diberhentikan beberapa waktu lalu.

"Ada empat wali nagari di Pesisir Selatan yang terjerat kasus dugaan asusila. Satu di antaranya sudah terbukti dan langsung diberhentikan," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Nagari Pesisir Selatan Hamdi saat dihubungi Kompas.com, Rabu (24/7/2019).

Hamdi mengatakan, satu wali nagari yang sudah diberhentikan adalah wali nagari Salido, Kecamatan IV Jurai.

Baca juga: Kantornya Disegel, Wali Nagari Lapor Polisi dengan Tuduhan Pencemaran Nama Baik

Sementara tiga lainnya yang sedang dalam proses adalah wali nagari Gurun Panjang Utara, Kecamatan Bayang, wali nagari Sago, kecamatan IV Jurai, dan terakhir wali nagari Sungai Liku Pelangai, Kecamatan Ranah Pesisir.

Menurut Hamdi, wali nagari yang terbukti melakukan tindakan asusila bisa diberhentikan karena melanggar aturan hukum yang berlaku.

"Wali nagari Salido yang sudah diberhentikan itu dijerat UU tentang Perkawinan. Nah, yang lain tergantung kasusnya," ujar Hamdi.

Hamdi mengakui, persoalan asusila wali nagari di Pesisir Selatan memang cukup meresahkan warga karena di Pesisir Selatan nilai-nilai adatnya masih kental.

"Yang sedang diproses saat ini memang hanya tiga, tetapi yang sudah mengarah cukup banyak. Makanya, kami minta wali nagari menjaga susilanya. Jangan sampai meresahkan warga," ujar dia.

Hamdi menyebut, untuk meminimalkan kasus dugaan asusila wali nagari itu, pihaknya berencana merevisi peraturan daerah tentang nagari.

"Ada rencana kami masukkan poin asusila wali nagari itu dalam perda nagari. Saat ini kami sedang membahasnya dulu," ujar dia.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Geledah Kontrakan Penusuk Wiranto, Densus 88 Temukan Airsoft Gun dan Buku Agama

Geledah Kontrakan Penusuk Wiranto, Densus 88 Temukan Airsoft Gun dan Buku Agama

Regional
Gunung Merapi Semburkan Awan Panas Letusan dengan Tinggi Kolom 3 Km

Gunung Merapi Semburkan Awan Panas Letusan dengan Tinggi Kolom 3 Km

Regional
Polisi Bongkar Jaringan Aborsi di Malang, Penjual Pil Untung Rp 50.000 Per Butir

Polisi Bongkar Jaringan Aborsi di Malang, Penjual Pil Untung Rp 50.000 Per Butir

Regional
Ganjar: 4 Rekomendasi Kongres Sampah Akan Masuk APBD 2020

Ganjar: 4 Rekomendasi Kongres Sampah Akan Masuk APBD 2020

Regional
Polda Jabar Ambil Alih Kasus Jatuhnya Batu-batu Besar di Purwakarta

Polda Jabar Ambil Alih Kasus Jatuhnya Batu-batu Besar di Purwakarta

Regional
Istri Mantan Dandim Kendari Resmi Dilaporkan, Ini Penjelasan Polisi

Istri Mantan Dandim Kendari Resmi Dilaporkan, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Hanum Rais Absen di Rapat Paripurna DPRD DIY

Hanum Rais Absen di Rapat Paripurna DPRD DIY

Regional
Menabrak Truk di Tol Ngawi, Pengemudi Mobil Pribadi Tewas Seketika

Menabrak Truk di Tol Ngawi, Pengemudi Mobil Pribadi Tewas Seketika

Regional
Gunakan Ponsel, Pria Ini Merekam Video di Toilet Wanita Pelabuhan Sekupang

Gunakan Ponsel, Pria Ini Merekam Video di Toilet Wanita Pelabuhan Sekupang

Regional
Kisah Rustia, Korban Perdagangan Manusia di Irak: Saya Takut Tidak Bisa Pulang

Kisah Rustia, Korban Perdagangan Manusia di Irak: Saya Takut Tidak Bisa Pulang

Regional
Hanum Rais Dilaporkan ke Polisi karena Cuitan, PAN DIY Anggap Itu 'Statement' Pribadi

Hanum Rais Dilaporkan ke Polisi karena Cuitan, PAN DIY Anggap Itu "Statement" Pribadi

Regional
Ditangkap, Pelaku yang Perkosa Anak Tiri hingga Korban Diusir karena Dianggap Pelakor

Ditangkap, Pelaku yang Perkosa Anak Tiri hingga Korban Diusir karena Dianggap Pelakor

Regional
Perppu KPK Tak Kunjung Terbit, Basaria: Kita Tunggu Sampai 17 Oktober

Perppu KPK Tak Kunjung Terbit, Basaria: Kita Tunggu Sampai 17 Oktober

Regional
Bupati Banyuwangi Ingin Jadi Konsultan Kepala Daerah

Bupati Banyuwangi Ingin Jadi Konsultan Kepala Daerah

Regional
Siswi SMAN 1 Ungaran Manfaatkan Puntung Rokok Jadi Listrik

Siswi SMAN 1 Ungaran Manfaatkan Puntung Rokok Jadi Listrik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X