Fakta KPK Geledah Rumah Gubernur Kepri Nonaktif, Bongkar Paksa Pintu hingga Diduga Terima Gratifikasi Senilai Rp 6,1 Miliar

Kompas.com - 24/07/2019, 08:00 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di kediaman pribadi Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) non aktif Nurdin Basirun di Tanjungbalai Karimun, Kabupaten Karimun, Kepri, Selasa (23/7/2019). RACHTA YAHYAKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di kediaman pribadi Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) non aktif Nurdin Basirun di Tanjungbalai Karimun, Kabupaten Karimun, Kepri, Selasa (23/7/2019).

KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) bongkar paksa pintu kediaman Gubernur Kepri non aktif, Nurdin Basirun, di Tanjungbalai Karimun, saat dilakukan penggeledahan pada hari Selasa (23/7/2019).

Pada saat yang sama, tim KPK juga melakukan penggeledahan di kediaman ajudan staf Gubernur Kepri nonaktif, Juniarto, yang berada di kawasan rumah elite Angrek Sari 2 Batam Centre, Batam.

Menurut juru bicara KPK, Febri Diansyah, Nurdin diduga menerima gratifikasi senilai sekitar Rp 6,1 miliar.

Jumlah tersebut merupakan hasil perhitungan uang dalam pecahan rupiah dan mata uang asing yang disita penyidik KPK saat menggeledah rumah Nurdin sebanyak dua kali.

Berikut ini fakta KPK usut kasus dugaan korupsi Gubernur Kepri non aktif:

1. KPK geledah rumah Nurdin Basirun

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di kediaman pribadi Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) non aktif Nurdin Basirun di Tanjungbalai Karimun, Kabupaten Karimun, Kepri, Selasa (23/7/2019).RACHTA YAHYA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di kediaman pribadi Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) non aktif Nurdin Basirun di Tanjungbalai Karimun, Kabupaten Karimun, Kepri, Selasa (23/7/2019).

Tim penyidik KPK yang melakukan penggeledahan di kediaman Nurdin sempat kesulitan untuk masuk ke beberapa ruangan yang ada di rumah tersebut.

Pasalnya, beberapa pintu ruangan yang ada di rumah pribadi Nurdin dikunci saat petugas anti korupsi itu tiba.

Akibatnya, petugas KPK disaksikan petugas kepolisian terpaksa melakukan bongkar paksa.

Petugas KPK terpaksa menggergaji gembok pagar dan pintu depan rumah Nurdin menggunakan alat gerinda.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tambah 4 Perjalanan, KA Argo Parahyangan Bandung-Jakarta Kembali Beroperasi, Cek Jadwalnya

Tambah 4 Perjalanan, KA Argo Parahyangan Bandung-Jakarta Kembali Beroperasi, Cek Jadwalnya

Regional
Duduk Perkara Youtuber Edo Putra, Berawal dari Konten Berita Beralih ke Prank Sampah

Duduk Perkara Youtuber Edo Putra, Berawal dari Konten Berita Beralih ke Prank Sampah

Regional
Kisah Cadas Pangeran, Jalan Legendaris yang Menelan Korban Ribuan Jiwa

Kisah Cadas Pangeran, Jalan Legendaris yang Menelan Korban Ribuan Jiwa

Regional
Ikan-ikan Mati di Sungai Citarum, Ini Dugaan Penyebabnya

Ikan-ikan Mati di Sungai Citarum, Ini Dugaan Penyebabnya

Regional
Tenaga Medis RSUD Wonogiri Positif Covid-19 Bertambah 9, Total 60 Orang

Tenaga Medis RSUD Wonogiri Positif Covid-19 Bertambah 9, Total 60 Orang

Regional
Guru SMP di Jatim Meninggal Positif Covid-19, 67 Pegawai Rapid Test, Ini Hasilnya

Guru SMP di Jatim Meninggal Positif Covid-19, 67 Pegawai Rapid Test, Ini Hasilnya

Regional
RSUD AWS Samarinda Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19

RSUD AWS Samarinda Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19

Regional
[POPULER NUSANTARA] 12 Tahun Jadi Tentara Gadungan | Viral Prank Daging Isi Sampah

[POPULER NUSANTARA] 12 Tahun Jadi Tentara Gadungan | Viral Prank Daging Isi Sampah

Regional
Kisah Agus Berdayakan Korban PHK Saat Pandemi Lewat Wastafel Portabel

Kisah Agus Berdayakan Korban PHK Saat Pandemi Lewat Wastafel Portabel

Regional
Positif Corona, Gubernur Kepri Isdianto Minta Maaf

Positif Corona, Gubernur Kepri Isdianto Minta Maaf

Regional
Menghilang, Bos Arisan yang Tipu Ratusan Anggotanya Diminta Kooperatif

Menghilang, Bos Arisan yang Tipu Ratusan Anggotanya Diminta Kooperatif

Regional
15 Tahun Aisyah Terbaring di Kasur, Ibu: Saya Ingin Anak Saya Bisa Bicara dan Berjalan Seperti Lainnya

15 Tahun Aisyah Terbaring di Kasur, Ibu: Saya Ingin Anak Saya Bisa Bicara dan Berjalan Seperti Lainnya

Regional
Kasus Covid-19 di Yogya Melonjak, Sultan HB X Soroti Perilaku Masyarakat

Kasus Covid-19 di Yogya Melonjak, Sultan HB X Soroti Perilaku Masyarakat

Regional
'Tracing' Alumni Asal Kamboja, UGM Temukan 3 Orang Positif Covid-19

"Tracing" Alumni Asal Kamboja, UGM Temukan 3 Orang Positif Covid-19

Regional
Kronologi Dua Bocah Perempuan Hilang di Hutan, Pamit Cari Sagu, Sudah Sepekan Belum Ditemukan

Kronologi Dua Bocah Perempuan Hilang di Hutan, Pamit Cari Sagu, Sudah Sepekan Belum Ditemukan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X