6 Fakta Proyek "Underpass" Kentungan Yogyakarta Ambles, WNA Australia Jadi Korban hingga Proyek Dihentikan Sementara

Kompas.com - 24/07/2019, 07:15 WIB
Mobil Land Rover yang terperosok ke dalam lubang underpass Kentungan yang amblas, dievakuasi, Selasa (23/7/2019). KOMPAS.com/YUSTINUS WIJAYA KUSUMAMobil Land Rover yang terperosok ke dalam lubang underpass Kentungan yang amblas, dievakuasi, Selasa (23/7/2019).

KOMPAS.com - Polisi akhirnya menghentikan sementara proyek underpass Kentungan di Yogyakarta, pasca-ambles pada hari Selasa (23/7/2019).

Kasat Lantas Polres Sleman AKP Faisal Pratama mengatakan, penghentian itu dilakukan untuk kepentingan penyelidikan dari pihak Polantas dan Reskrim Polres Sleman.

Sementara itu, sejumlah saksi mata menceritakan, sebuah truk dan mobil Land Rover yang tengah berhenti di lokasi kejadian, tiba-tiba terperosok ke dalam lubang galian proyek underpass sedalam 1 meter.

Sopir truk, Ahmad Mujahiddin, mengaku hanya merasakan truknya terguling. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. 

Baca fakta lengkapnya berikut ini:

1. Land Rover yang terperosok dikendarai warga Australia

Lokasi dua kendaraan terperosok kedalam galian proyek underpass Kentungan, Sleman ditutup dengan menggunakan kain putihKOMPAS.com/YUSTINUS WIJAYA KUSUMA Lokasi dua kendaraan terperosok kedalam galian proyek underpass Kentungan, Sleman ditutup dengan menggunakan kain putih

Mobil Land Rover yang terguling jatuh ke dalam lubang galian underpass Kentungan, Sleman, Yogyakarta, dikendarai oleh warga Australia bernama Michael Rule dan keluarganya.

"Kejadianya begitu cepat, tetapi kami baik-baik saja," ujar Michael Rule (44), warga Negara Australia saat di lokasi, Selasa (23/07/2019).

Hal itu dibenarkan oleh AKP Faisal yang juga segera tiba di lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan. 

"Yang di mobil Land Rover itu warga Australia," ujarnya, Selasa (23/07/2019).

Faisal menuturkan, mobil Land Rover tersebut ditumpangi satu keluarga, ada dua orang dewasa dan satu anak-anak di dalam mobil.

Sementara itu, kondisi pengemudi Land Rover mengalami luka ringan.

Baca juga: Land Rover yang Terguling di Proyek Underpass Kentungan Berisi Warga Australia

2. Kesaksian warga sekitar lokasi

Kondisi kepadatan Simpang Empat Kentungan di sisi barat menuju Timur. KOMPAS.com/ WIJAYA KUSUMA Kondisi kepadatan Simpang Empat Kentungan di sisi barat menuju Timur.

Menurut Budi, salah satu karyawan kantori di sekitar lokasi kejadian, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 WIB.

Saat itu kendaraan sedang berhenti karena lampu merah di perempatan Ring Road Kentungan.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Maling HP Pasien Positif Corona di Ruang Isolasi Jalani Rapid Test, Hasilnya...

Maling HP Pasien Positif Corona di Ruang Isolasi Jalani Rapid Test, Hasilnya...

Regional
Pelanggar PSDD di Timika, Dihukum Push Up hingga Jalani Rapid Test

Pelanggar PSDD di Timika, Dihukum Push Up hingga Jalani Rapid Test

Regional
Jumlah Kasus Meningkat Covid-19, Pemprov Maluku Kekurangan Analis Swab

Jumlah Kasus Meningkat Covid-19, Pemprov Maluku Kekurangan Analis Swab

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 27 Mei 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 27 Mei 2020

Regional
14 Tahun Gempa Yogya: Kisah Warga Satu Dusun di Sleman Naik Truk Bantu Korban Gempa di Bantul

14 Tahun Gempa Yogya: Kisah Warga Satu Dusun di Sleman Naik Truk Bantu Korban Gempa di Bantul

Regional
Pamit Mencuci Baju, Ibu Rumah Tangga Ditemukan Tewas, Anaknya Hilang

Pamit Mencuci Baju, Ibu Rumah Tangga Ditemukan Tewas, Anaknya Hilang

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 27 Mei 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 27 Mei 2020

Regional
Gelombang Setinggi 4 Meter Rusak 20 Warung dan 2 Gudang Lobster di Pantai Payangan

Gelombang Setinggi 4 Meter Rusak 20 Warung dan 2 Gudang Lobster di Pantai Payangan

Regional
Soal New Normal, Gubernur Sumsel: Protokol Kesehatan yang Lebih Diperketat

Soal New Normal, Gubernur Sumsel: Protokol Kesehatan yang Lebih Diperketat

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, Kalsel 27 Mei 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, Kalsel 27 Mei 2020

Regional
Satu Warga Positif Covid-19, Gang Berisi 75 Warga di Denpasar Dikarantina

Satu Warga Positif Covid-19, Gang Berisi 75 Warga di Denpasar Dikarantina

Regional
UPDATE Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Mei 2020

UPDATE Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Mei 2020

Regional
Balikpapan Mulai Susun Konsep Penerapan New Normal

Balikpapan Mulai Susun Konsep Penerapan New Normal

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 27 Mei 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 27 Mei 2020

Regional
Penumpang Bandara YIA Tujuan Jakarta Wajib Memenuhi Syarat Ini

Penumpang Bandara YIA Tujuan Jakarta Wajib Memenuhi Syarat Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X