201 Perguruan Tinggi Swasta di Jabar dan Banten Belum Terakreditasi

Kompas.com - 23/07/2019, 20:18 WIB
Peresmian Bhakti Kencana University di Bandung, Selasa (23/7/2019). RENI SUSANTI Peresmian Bhakti Kencana University di Bandung, Selasa (23/7/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com – Sebanyak 201 dari 465 perguruan tinggi swasta ( PTS) di Jawa Barat dan Banten belum terakreditasi. Sebagian di antaranya dalam kondisi "hidup enggan mati tak mau".

Kepala Lembaga Layanan (LL) Pendidikan Tinggi Wilayah IV Jabar Banten, Uman Suherman mengatakan, dari 201 PTS itu, belasan PTS sedang menunggu visitasi dan belasan lainnya sedang perbaikan borang.

“Karena BAN PT memiliki anggaran terbatas untuk visitasi, dedangkan kampus yang daftar mencapai ribuan,” ujar Uman dalam peresmian Bhakti Kencana University di Jalan Soekarno Hatta Bandung, Selasa (23/7/2019).

Baca juga: Penyelundupan Ganja 83 Kilogram ke Jabar Disamarkan dengan Gula Merah


Selain itu, 60 PTS lainnya mengaku tengah menyusun borang dan 90 PTS belum berpikir untuk akreditasi.

“Kalau saya jalan ke daerah, masih ada kampus yang tidak memiliki dosen tetap,” ucapnya.

Uman menjelaskan, kondisi ini disebabkan karena dulu izin mendirikan kampus tidak secepat sekarang. Itu mengapa ketika izin datang dosennya sudah banyak berkurang.

Ada juga kampus yang jumlah mahasiswanya sedikit. Jangankan untuk akreditasi dan memikirkan dosen tetap, yang penting kelas berjalan dulu.

 “Kampus itu dalam kondisi, maju tidak memungkinkan, mundur sudah terlanjur ada di lapangan. Maka mau tidak mau, akan menunggu situasi terbaik untuk mereka,” ujarnya.

Baca juga: KPU Cianjur 2 Kali Disanksi DKPP, Begini Respons KIPP Jabar

Kampus-kampus ini ada pula yang diajak untuk menjadi universitas. Sebab saat ini sedang moratorium universitas.

Jadi yang memungkinkan adalah mengajak gabung kampus yang mati enggan hidup tak mau.

“Di Cina dengan penduduk sebanyak itu, jumlah kampus 2.000. Di Indonesia mencapai 4.200an. Itulah mengapa kementerian menargetkan jumlahnya mengecil 50 persenan,” ungkapnya.

Caranya, dengan bergabung menjadi universitas. Seperti penggabungan  10 kampus menjadi Bhakti Kencana University.

Saat ini ada beberapa kampus yang sedang proses penggabungan menjadi universitas, yakni Persis, Ma’soem, BSI, Binus, Nusa putra di Sukabumi, dan Bina Insani Bekasi.  

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Fakta Kunjungan Jokowi ke Kupang, Disambut Pelajar hingga Berencana Kunjungi Papua

Fakta Kunjungan Jokowi ke Kupang, Disambut Pelajar hingga Berencana Kunjungi Papua

Regional
Kapolda Berharap Gubernur Papua Sampaikan Pesan yang Menyejukkan

Kapolda Berharap Gubernur Papua Sampaikan Pesan yang Menyejukkan

Regional
Bima Arya Akan Terus Munculkan Wacana Bogor Raya ke Publik

Bima Arya Akan Terus Munculkan Wacana Bogor Raya ke Publik

Regional
Mahasiswa Minta KPK Tak 'Gantung' Kasus Wali Kota Tasikmalaya

Mahasiswa Minta KPK Tak "Gantung" Kasus Wali Kota Tasikmalaya

Regional
Ketua Nasdem Tanjungpinang Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Pidato Rasis

Ketua Nasdem Tanjungpinang Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Pidato Rasis

Regional
Atasi Kekeringan Jangka Panjang, Pemkab Karawang Bangun Bendungan

Atasi Kekeringan Jangka Panjang, Pemkab Karawang Bangun Bendungan

Regional
Waspada, Ini Wilayah Bandung dan Sekitarnya yang Berpotensi Alami Kekeringan Ekstrem

Waspada, Ini Wilayah Bandung dan Sekitarnya yang Berpotensi Alami Kekeringan Ekstrem

Regional
Disangka Asap Pembakaran Sampah, Ternyata Masjid Terbakar

Disangka Asap Pembakaran Sampah, Ternyata Masjid Terbakar

Regional
Prada DP Dituntut Penjara Seumur Hidup, Ibu Fera: Kami Tidak Terima...

Prada DP Dituntut Penjara Seumur Hidup, Ibu Fera: Kami Tidak Terima...

Regional
Satu Jaksa Jadi Tersangka KPK, Kejati DIY Minta Maaf pada Sri Sultan HB X dan Masyarakat

Satu Jaksa Jadi Tersangka KPK, Kejati DIY Minta Maaf pada Sri Sultan HB X dan Masyarakat

Regional
Fakta Kakek 83 Tahun Nikahi Wanita 27 Tahun, Sempat Sarankan Cari Pria Lebih Muda

Fakta Kakek 83 Tahun Nikahi Wanita 27 Tahun, Sempat Sarankan Cari Pria Lebih Muda

Regional
Pengamat Unpar: Kecemburuan Jadi Sebab Bekasi Ingin Gabung Jakarta

Pengamat Unpar: Kecemburuan Jadi Sebab Bekasi Ingin Gabung Jakarta

Regional
Aksi Protes Rasisme Kembali Terjadi di Papua, Kali Ini di Nabire dan Yahukimo

Aksi Protes Rasisme Kembali Terjadi di Papua, Kali Ini di Nabire dan Yahukimo

Regional
Prada DP Menangis Dituntut Penjara Seumur Hidup dan Dipecat dari Satuan

Prada DP Menangis Dituntut Penjara Seumur Hidup dan Dipecat dari Satuan

Regional
'Rumah Mbah Parno Itu Dulu Kandang Kambing, Tidak Ada SPPT... '

"Rumah Mbah Parno Itu Dulu Kandang Kambing, Tidak Ada SPPT... "

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X