KILAS DAERAH

Kilas Daerah Semarang

Lewat Anak Muda, Wali Kota Hendi Berhasil Tingkatkan IPM Kota Semarang

Kompas.com - 23/07/2019, 18:51 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat menjelaskan keberhasilan mengingkatkan IPM Kota Semrang kepada rombongan Kemenpora di Situation Room, Balaikota Semarang, Selasa (23/7/2019). Dok. Humas Pemerintah Kota SemarangWali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat menjelaskan keberhasilan mengingkatkan IPM Kota Semrang kepada rombongan Kemenpora di Situation Room, Balaikota Semarang, Selasa (23/7/2019).


KOMPAS.com
Wali kota Semarang Hendrar Prihadi membeberkan strateginya dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Semarang dari 77,58 pada 2011, menjadi 82.72 pada 2018.

"Dahulu (2010) IPM Kota Semarang ada di bawah Kota Surakarta dan Salatiga, tapi sekarang Semarang memimpin di tingkat nasional dan berada di atas Kota Surabaya dan Bandung, " ujar Hendrar saat menerima kunjungan rombongan Kemeterian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) di Balai Kota Semarang, Selasa (23/7/2019).

Dalam keterangan tertulisnya, wali kota yang akrab disapa Hendi ini menjelaskan merangkul anak-anak muda untuk bergerak bersama membangun Kota Semarang adalah kunci keberhasilan menaikan IPM. 

“Mereka kemudian dirangkul dan diberi tanggung jawab besar untuk ikut terlibat, mengawasi, menjalankan langsung, memberi kritik saran membangun serta mempromosikan Kota Semarang seluas-luasnya melalui media sosial,” ungkap Hendi.

Baca jugaPerencanaan Kawasan dan Lingkungan, Jadi Kunci Wali Kota Hendi Bangun Semarang

Diakui wali kota, di awal kepemimpinannya, ia sempat menemukan adanya sikap acuh dan kurang bangga dari anak muda Kota Semarang.

Namun, dengan pendekatan perlahan-lahan kepada kaum muda dan milenial kemudian membuat mereka berubah. Berbagai kegiatan online dan offline terus didorong agar anak-anak muda mau ikut berperan.

"Kami buka kanal dan kran komunikasi melalui media sosial maupun Lapor Hendi. Pertemuan komunitas, fasilitasi Semarang Digital Creative, Program Indonesia Pintar (PIP), pelatihan gratis, dan co-working space lengkap dengan berbagai fasilitas sarana prasarana pendukung,” papar Hendi.

Tak hanya pendekatan, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang berkomitmen pula memenuhi hak atau kebutuhan atas anak dan generasi muda. Hal ini terlihat dari gratisnya semua kebutuhan mulai lahir hingga meninggal di Kota Semarang.

Baca jugaWali Kota Hendi Harap Swasta Bisa Ikut Bangun Olahraga Semarang

Hasilnya, semua pemuda mau bergerak hingga lahir gerakan Semarang Obah yang diinisiasi anak muda Kota Semarang sebagai langkah nyata berpartisipasi dalam pembangunan.

Banyak dari mereka yang kemudian menyalurkan ide kreatif, tenaga hingga berwirausaha menggarap potensi Kota Semarang. Karenanya, saat ini banyak lahir Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang digarap langsung anak-anak muda Kota Semarang.

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.