Hakim Tak Kunjung Datang, Nella Kharisma Batal Bersaksi di Sidang Kosmetik Ilegal

Kompas.com - 23/07/2019, 17:48 WIB
Nella Kharisma saat menjadi bintang tamu Hari Bhakti Adhyaksa di Kejati Jatim, Senin (22/7/2019) A. FAIZALNella Kharisma saat menjadi bintang tamu Hari Bhakti Adhyaksa di Kejati Jatim, Senin (22/7/2019)

SURABAYA, KOMPAS.com - Pedangdut Nella Kharisma batal menjadi saksi sidang kasus kosmetik ilegal di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (23/7/2019).

Pasalnya, hakim yang mengadili belum juga muncul untuk memimpin sidang. Nella pun bergeser ke tempat lain untuk keperluan syuting.

Winarko, jaksa penuntut umum yang menghadirkan pelantun lagu "Jaran Goyang" itu menyebut, Nella sebenarnya sudah hadir di Pengadilan Negeri Surabaya sebelum pukul 09.00 WIB, namun karena hakim belum datang, dia izin mendatangi lokasi syuting di sekitar Sidoarjo.

"Jadwal syutingnya jam 12 siang. Tadi yang bersangkutan izin," kata Winarko.

Baca juga: Kasus Kosmetik Ilegal, Jaksa Hadirkan Via Vallen Jadi Saksi di Persidangan

Sementara hakim yang menyidangkan, kata Winarko, sedang sibuk mengikuti sidang di Pengadilan Tipikor, akhirnya agenda sidang pun ditunda pekan depan.

"Padahal sudah saya info kemarin," terangnya.

Selain menghadirkan Nella Kharisma, pihaknya juga akan menghadirkan pedangdut Via Vallen untuk bersaksi di pengadilan.

"Kalau Via Vallen konfirmasi tanggal 29 Juli," ujarnya.

Kesaksian kedua artis dangdut itu, kata Winarko, diperlukan di persidangan karena keduanya pernah menjadi bintang iklan media sosial oleh Karina Indah Lestari selaku terdakwa dalam perkara ini.

"Kesaksian Via Vallen dan Nella Kharisma juga untuk membuktikan unsur pidana yang kami susun dalam dakwaan," terang Winarko.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X