Pemilik Akun Twitter Minta Maaf, Begini Respons Ni Luh Djelantik

Kompas.com - 23/07/2019, 15:40 WIB
Ni Luh DjelantikHandout Ni Luh Djelantik

DENPASAR, KOMPAS.com — Desainer ternama asal Bali, Ni Luh Djelantik, tetap ingin melaporkan pemilik akun Twitter @lisaboedi ke Polda Bali. Ni Luh bersikeras membuat laporan polisi meski pemilik akun sudah menyampaikan permohonan maaf.

Lantas, apa alasan Ni Luh Djelantik tetap membuat laporan polisi?

Saat ditemui di Polda Bali, Selasa (23/7/2019), Ni Luh Djelantik mengatakan, permohonan maaf itu seharusnya tidak cuma disampaikan kepadanya.

Menurut dia, permintaan maaf seharusnya disampaikan ke masyarakat umum secara lamgsung. Sebab, pemilik akun Twitter tersebut dianggap telah menyakiti masyarakat Bali.


"Dan walaupun sudah ada permintaan maaf dari beliau di sosial media beliau, permintaan maaf tersebut kan ditujukan kepada individu satu ke saya dan mungkin juga ditujukan ke masyarakat Bali, tapi tidak secara langsung," kata Ni Luh Djelantik.

Selanjutnya, Ni Luh Djelantik menyerahkan semuanya ke pihak kepolisian.

Hingga pukul 15.56 Wita, Ni Luh masih berada di ruangan Cyber Crime Polda Bali untuk membuat laporan.

"Nah, apakah nantinya setalah itu beliau akan menjalani proses hukum dan bagaimana keinginan dari beliau itu, kami serahkan semuanya ke pihak yang berwajib," kata Ni Luh Djelantik.

Baca juga: Laporkan Pemilik Akun Twitter ke Polda Bali, Ini Penjelasan Ni Luh Djelantik

Seperti diketahui, Ni Luh Djelantik melalui akun Twitternya, @niluhdjelantik, menganggap pemilik akun @lisaboedi, Lisa Marlina, telah menghina dan melecehkan Bali.

"Bagi yang mengenal Lisa Marlina. Tolong sampaikan kepadanya bahwa aku tidak tinggal diam atas penghinaan yang dia tuliskan terhadap Bali. Aku akan melanjutkan perihal ini ke pihak yang berwajib agar yang bersangkutan bisa mengklarifikasi pernyataannya dan membuktikan bahwa benar pelacuran dan pelacur available di setiap jengkal pulau kami...," kata perempuan yang akrab dipanggil Mbok Niluh tersebut di akun Instagramnya @niluhdjelantik, Minggu (21/7/2019).

Sementara itu, pemilik akun @lisaboedi mengaku meminta maaf atas unggahan yang dianggap menyinggung warga Bali tersebut, khususnya Ni Luh Djelantik.

“Sekali lagi dari lubuk hati yang terdalam dan penyesalan saya memohon maaf apabila twitwar saya dengan ybs menyinggung perasaan banyak orang, akan saya jadikan pelajaran untuk lebih berhati2 dalam menyampaikan pendapat,” demikian tertulis.

Baca juga: Viral Kicauan Lisa Marlina Sebut Pelecehan Seks di Bali Biasa, Ini Kata Ni Luh Djelantik

Seperti diketahui, pemilik akun @lisaboedi pada 20 Juli 2019 pukul 08.49 WIB, mengunggah cuitan tentang pelecehan seksual merupakan hal biasa yang terjadi di Bali.

"Di Bali itu enggak ada pelecehan seksual karena kalau dilecehkan ya senang-senang saja, mau menyalurkan hasrat pun gampang karena pekerja seks komersial dan lokalisasinya available setiap jengkal, modal sedikit dapat. Jadi enggak akan ada yang laporinlah," tulis Lisa Marlina.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X