Kronologi Oknum Polisi Diduga Aniaya Bocah 9 Tahun, Emosi karena Anak Dipukul hingga Dilerai Ustazah

Kompas.com - 23/07/2019, 13:15 WIB
DI (9) bocah korban dugaan penganiayaan oknum anggota Polres Basel. Bocah Asal Toboali Diduga Jadi Korban Penganiayaan Oknum Anggota Polres Basel Alami Trauma 

Bangkapos.comDI (9) bocah korban dugaan penganiayaan oknum anggota Polres Basel. Bocah Asal Toboali Diduga Jadi Korban Penganiayaan Oknum Anggota Polres Basel Alami Trauma
Editor Rachmawati

BANGKA SELATAN, KOMPAS.com – JAM, salah satu oknum anggota Polres Bangka Selatan, diduga melakukan penganiayaan kepada DI (9), seorang murid SD di Tobali.

Kronologi penganiayaan berawal saat JAM mendapatkan laporan dari putrinya, AI (9) yang mengaku dipukul oleh DI, teman sekelasya.

Saat kejadian, korban DI diseret dari dalam kelas saat pelajaran tengah berlangsung.  Bahkan, JAM sempat mengangkat leher DI sambil berteriak-teriak di TPA, Rabu (17/7/2019) lalu.

"Mana ayah kamu! Mana ayah kamu!" ujar Ustazah Helni salah satu guru TPA menirukan perkataan JAM, oknum anggota Polres Basel saat mengangkat leher DI.

Baca juga: Jadi Korban Dugaan Pemukulan Oknum Polisi, Bocah 9 Tahun ini Alami Trauma

JAM sempat  menyeret tubuh DI hingga keluar kelas.

DI dan dan AI tercatat sebagai pelajar TPA Al Istiqomah di kawasan Perumnas guru AMD Toboali, Bangka Selatan,

Kejadian tersebut membuat rekan serta ustazah di TPA Al Istiqomah histeris. Mereka berupaya melerai dan merebut DI dari tangan oknum polisi tersebut.

Amarah JAM baru berhenti setelah  beberapa guru mendatanginya di parkiran

Helni mengatakan penganiayaan terjadi saat dia mengajar sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu ia juga sempat menegur DI (9) yang memukul temannya AI (9).

Baca juga: Oknum Polisi yang Diduga Selewengkan Dana BumDes Diperiksa di Propam

"DI sempat saya marahi karena mengganggu Ai. Ai nangis, ternyata dia menelpon orangtuanya dari jam yang dipakainya. Tak berapa lama, ayah Ai datang dan menganiaya DI," ujar Helni, Minggu (21/7/2019).

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X