4 Fakta Baru Erupsi Gunung Karangetang, Sinar Api dari Kawah hingga Warga Belum Mengungsi

Kompas.com - 22/07/2019, 17:33 WIB
Gunung Karangetang tampak jelas mengeluarkan asap putih tebal di kawah utama dan bertekanan gas kuat lebih kurang 400 meter. Sedangkan kawah dua juga mengeluarkan asap putih sedang dengan tekanan gas sedang 150 meter. Dokumen Pos Pengamatan Gunung Api KarangetangGunung Karangetang tampak jelas mengeluarkan asap putih tebal di kawah utama dan bertekanan gas kuat lebih kurang 400 meter. Sedangkan kawah dua juga mengeluarkan asap putih sedang dengan tekanan gas sedang 150 meter.

KOMPAS.com - Aktivitas Gunung Karangetang di Manado, Sumatera Utara, terus meningkat. Berdasarkan informasi Pos Pengamatan Gunung Karangetang, guguran lava keluar dari kawah I, Sabtu (20/7/2019) pukul 12.00-18.00 Wita.

Guguran lava mengarah ke Kali Pangi dan Kinali, sejauh lebih kurang 1.000 meter. Aktivitas itu berdasarkan visual dari Kampung Hiung, Kecamatan Siau Barat Utara.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, mengeluarkan peringatan kepada warga yang berada di wilayah Gunung Karangetang agar meningkatkan kewaspadaan.

Baca fakta lengkapnya berikut ini:

1. Warga di sekitar gunung diminta waspada

Gunung Karangetang meluncurkan guguran lava diambil dari Ulu Siau, Selasa (16/7/2019) malamDok. Tonny Meluas Gunung Karangetang meluncurkan guguran lava diambil dari Ulu Siau, Selasa (16/7/2019) malam

Petugas Pos Pengamatan Gunung Karamgetang, Aditya Gurasali mengimbau warga, pengunjung, atau wisatawan agar tidak mendekati, sekaligus tidak beraktivitas di dalam zona prakiraan bahaya yaitu radius 2,5 kilometer dari puncak kawah dua dan kawah utama Gunung Karangetang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Radius itu mencapai area perluasan sektoral dari Kawah Dua ke arah Barat Laut-Utara sejauh 4 kilometer, yaitu wilayah yang berada di antara Kali Batuare dan Kali Saboang.

Warga di sekitar Gunung Karangetang dianjurkan agar menyiapkan masker penutup hidung dan mulut guna mengantisipasi potensi bahaya gangguan saluran pernapasan jika terjadi hujan abu.

"Warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai-sungai yang berhulu dari puncak Gunung Karangetang agar meningkatkan kesiapsiagaan dari potensi ancaman lahar hujan dan banjir bandang yang dapat mengalir hingga ke pantai," ucap dia.

Baca juga: PVMBG Sebut Gunung Karangetang Berulang Muncul Sinar Api dan Luncurkan Guguran Lava

2. Belum ada warga yang diungsikan

Asap putih keluar dari puncak Gunung Karangetang terpantau dari Pelabuhan Ulu Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, Rabu (6/2/2019). Asap putih bertekanan disertai guguran material vulkanik dari kawah bagian utara masih mendominasi aktivitas erupsi efusif Gunung Karangetang.ANTARA FOTO/ADWIT B PRAMONO Asap putih keluar dari puncak Gunung Karangetang terpantau dari Pelabuhan Ulu Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, Rabu (6/2/2019). Asap putih bertekanan disertai guguran material vulkanik dari kawah bagian utara masih mendominasi aktivitas erupsi efusif Gunung Karangetang.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X