Fakta Baru Bencana Karhutla di Riau, Titik Api Bertambah hingga Tuntutan Walhi

Kompas.com - 22/07/2019, 16:57 WIB
Tim satgas melakukan pemadaman karhutla di Kabupaten Rokan Hilir, Riau dibantu dengan pemadaman melalui udara atau waterbombing CITRA INDRIANITim satgas melakukan pemadaman karhutla di Kabupaten Rokan Hilir, Riau dibantu dengan pemadaman melalui udara atau waterbombing

"Penyekatan kami lakukan di kepala api, supaya tidak meluas. Jadi, semak-semak kami siram dan juga membasahi gambut," sambung Gunawan.

Akan tetapi, dia mengakui, ada titik api yang tidak bisa dijangkau, karena tidak ada akses jalan. Jika dipaksakan, dikhawatirkan petugas terkepung api.

"Tadi ada titik api baru muncul. Tapi, akses ke sana tidak ada. Semaknya cukup tinggi dan padat. Kabut asap di lokasi cukup parah," ungkap dia.

Kendala lainnya, tambah dia, kondisi cuaca sangat panas dan angin kencang, sehingga api cepat meluas.

Baca juga: Begini Cara Petugas Memadamkan Kebakaran Lahan Gambut di Pekanbaru

4. Tuntutan Walhi kepada pemerintah untuk para korban karhutla

Pihak Walhi menuntut pemerintah untuk membangun rumah sakit khusus bagi korban kebakaran hutan dan lahan ( Karhutla).

Hal itu termasuk dalam tuntutan yang mereka menangkan melalui citizen law suit hingga di tingkat kasasi. Nur Hidayati mengemukakan hal itu di Kantor Walhi, Jakarta, Minggu (21/7/2019).

"Karena itu tergugat (pemerintah) harus melakukan upaya yang menjamin keselamatan warga dari dampak Karhutla dengan mendirikan rumah sakit khusus paru dan dampak asap," katanya.

Walhi selaku salah satu penggugat juga meminta pemerintah membebaskan biaya pengobatan korban asap, serta menyediakan tempat dan mekanisme evakuasi bagi korban asap.

Walhi meminta pemerintah melaksanakan penuh perintah Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH).

Ia menilai pemerintah belum menjalankan undang-undang tersebut sebab hingga sekarang belum dibuat peraturan turunannya.

Baca juga: Walhi Tuntut Pemerintah Bangun Rumah Sakit Khusus bagi Korban Karhutla

Sumber: KOMPAS.com (Rakhmat Nur Hakim, Idon Tanjung)

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UGM Berikan Bantuan Makanan dan Vitamin untuk Mahasiswa yang Tinggal di Indekos

UGM Berikan Bantuan Makanan dan Vitamin untuk Mahasiswa yang Tinggal di Indekos

Regional
Pekerja yang Terkena PHK di Salatiga Bakal Beralih Jadi Driver Ojol

Pekerja yang Terkena PHK di Salatiga Bakal Beralih Jadi Driver Ojol

Regional
Cegah Penyebaran Covid-19,  Shalat Tarawih Selama Ramadhan di Riau Ditiadakan

Cegah Penyebaran Covid-19, Shalat Tarawih Selama Ramadhan di Riau Ditiadakan

Regional
Kronologi Penemuan Jenazah Remaja Terkubur Setengah Badan di Kebun Karet, Berawal Dilaporkan Hilang 4 Hari

Kronologi Penemuan Jenazah Remaja Terkubur Setengah Badan di Kebun Karet, Berawal Dilaporkan Hilang 4 Hari

Regional
Cerita Ira, Pasien Sembuh Covid-19 Asal Sumbar: Berpikir Positif, Jika Berpikir Negatif Bisa Kurangi Imun...

Cerita Ira, Pasien Sembuh Covid-19 Asal Sumbar: Berpikir Positif, Jika Berpikir Negatif Bisa Kurangi Imun...

Regional
Isi Khotbah Dinilai Resahkan Masyarakat, Khatib di Lombok Tengah Minta Maaf

Isi Khotbah Dinilai Resahkan Masyarakat, Khatib di Lombok Tengah Minta Maaf

Regional
Kota Magelang Perpanjang Masa Belajar di Rumah hingga 30 April 2020

Kota Magelang Perpanjang Masa Belajar di Rumah hingga 30 April 2020

Regional
Hasil Rapid Test Corona Terindikasi Positif, Ibu yang Hamil Tua Diisolasi di Ngawi

Hasil Rapid Test Corona Terindikasi Positif, Ibu yang Hamil Tua Diisolasi di Ngawi

Regional
Di Tengah Pandemi Covis-19, Bupati Luwu Utara Saluran Bantuan PKH Rp 1,250 Miliar

Di Tengah Pandemi Covis-19, Bupati Luwu Utara Saluran Bantuan PKH Rp 1,250 Miliar

Regional
Konsumsi BBM Turun Selama Wabah Corona, Pertamina Beri Layanan Antar Langsung ke Warga

Konsumsi BBM Turun Selama Wabah Corona, Pertamina Beri Layanan Antar Langsung ke Warga

Regional
Penderita DBD di Sumsel Mencapai 1.562 Orang

Penderita DBD di Sumsel Mencapai 1.562 Orang

Regional
Cerita Warga Mengikuti Jejak Binatang Buas yang Memangsa Ternaknya hingga Masuk Hutan

Cerita Warga Mengikuti Jejak Binatang Buas yang Memangsa Ternaknya hingga Masuk Hutan

Regional
Diduga Kehabisan Bekal, Turis Korea Selatan Mengamuk di Denpasar

Diduga Kehabisan Bekal, Turis Korea Selatan Mengamuk di Denpasar

Regional
Polisi Tangkap 2 Terduga Pembunuh Remaja 13 Tahun yang Jenazahnya Dikubur Setengah Badan

Polisi Tangkap 2 Terduga Pembunuh Remaja 13 Tahun yang Jenazahnya Dikubur Setengah Badan

Regional
Kasus Pertama di Pekalongan, 3 Warga Positif Covid-19 Usai dari Bali dan Jakarta

Kasus Pertama di Pekalongan, 3 Warga Positif Covid-19 Usai dari Bali dan Jakarta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X