Fakta Baru Bencana Karhutla di Riau, Titik Api Bertambah hingga Tuntutan Walhi

Kompas.com - 22/07/2019, 16:57 WIB
Menjelang magrib petugas Manggala Agni Daops Pekanbaru masih berjibaku memadamkan api kebakaran lahan di Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, Riau, Jumat (19/7/2019). IDONMenjelang magrib petugas Manggala Agni Daops Pekanbaru masih berjibaku memadamkan api kebakaran lahan di Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, Riau, Jumat (19/7/2019).

KOMPAS.com - Bencana kebakaran hutan dan lahan ( karhutla) di wilayah Kota Pekanbaru, Riau, semakin meluas.

Hal ini berdasar pantauan petugas pemadam pada hari Sabtu (20/7/2019), mendeteksi satu titik api baru di Keluarahan Tirta Siak, Kecamatan Payug Sekaki.

Petugas gabungan dari TNI AD dan SAR segera melakukan antisipasi dengan mencoba memadamkan karhutla di wilayah itu agar tidak meluas.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Nasional Wahana Lingkungan Hidup Indonesia ( Walhi) Nur Hidayati, menuntut pemerintah membangun rumah sakit khusus bagi korban kebakaran hutan dan lahan ( Karhutla).

Hal itu termasuk dalam tuntutan yang mereka menangkan melalui citizen law suit hingga di tingkat kasasi. Nur Hidayati mengemukakan hal itu di Kantor Walhi, Jakarta, Minggu (21/7/2019).

Baca fakta lengkapnya berikut ini:

1. Muncul titik api baru, 7 hektar terbakar

Petugas TNI dan Manggala Agni memadamkan sisa api karhutla di Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, Riau, Minggu (21/7/2019).IDON Petugas TNI dan Manggala Agni memadamkan sisa api karhutla di Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, Riau, Minggu (21/7/2019).

Saat melakukan patroli, petugas TNI AD dari Koramil 06/Sukajadi di bawah jajaran Kodim 0301/Pekanbaru, menemukan titik api di Kelurahan Tirta Siak.

"Awalnya kami melakukan patroli karhutla di wilayah Kecamatan Payung Sekaki, kemudian mendapat laporan ada kebakaran lahan di Kelurahan Tirta Siak," sebut Serda Jamil Candra selaku Babinsa di Kelurahan Air Hitam pada Kompas.com, Sabtu.

Setelah sampai di lokasi, lanjut dia, kebakaran ditemukan sedang besar, yang menimbulkan kabut asap tebal di sekitar lokasi. Petugas menduga lahan yang terbakar di wilayah itu mencapai 7 hektar.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Stres, Pasien di RSUP Kariadi Semarang Lompat dari Ruang Isolasi

Diduga Stres, Pasien di RSUP Kariadi Semarang Lompat dari Ruang Isolasi

Regional
Dua Jenazah di Salatiga dalam Sehari Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Dua Jenazah di Salatiga dalam Sehari Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Regional
Jalur Ekstrem, Evakuasi Jenazah Multazam dari Gunung Piramid Lewat Tebing Jurang

Jalur Ekstrem, Evakuasi Jenazah Multazam dari Gunung Piramid Lewat Tebing Jurang

Regional
67 Warga Pandeglang Diduga Keracunan Usai Santap Makanan di Acara Khitanan

67 Warga Pandeglang Diduga Keracunan Usai Santap Makanan di Acara Khitanan

Regional
Dua Orangutan Kalimantan Diselamatkan dari Lembaga Konservasi Tak Berizin di Jateng

Dua Orangutan Kalimantan Diselamatkan dari Lembaga Konservasi Tak Berizin di Jateng

Regional
Kasus Karhutla yang Libatkan 2 Perusahaan di Kalbar Segera Disidangkan

Kasus Karhutla yang Libatkan 2 Perusahaan di Kalbar Segera Disidangkan

Regional
Balita Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Belum Ditemukan

Balita Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Belum Ditemukan

Regional
Lima Pegawai Positif Covid-19, Operasional Bank Banten Tetap Berjalan

Lima Pegawai Positif Covid-19, Operasional Bank Banten Tetap Berjalan

Regional
Meninggal di Surabaya, Pasien Positif Covid-19 Dimakamkan di TPU Ngemplak Salatiga

Meninggal di Surabaya, Pasien Positif Covid-19 Dimakamkan di TPU Ngemplak Salatiga

Regional
Tujuh ASN Positif Covid-19, PN Surabaya Kembali Tutup Pelayanan 2 Pekan

Tujuh ASN Positif Covid-19, PN Surabaya Kembali Tutup Pelayanan 2 Pekan

Regional
Ditemukan Telungkup di Jurang Gunung Piramid, Jasad Multazam Berhasil Dievakuasi Tim SAR

Ditemukan Telungkup di Jurang Gunung Piramid, Jasad Multazam Berhasil Dievakuasi Tim SAR

Regional
Kontak dengan Pedagang Pasar Nglames yang Meninggal akibat Covid-19, 131 Orang Jalani Rapid Test

Kontak dengan Pedagang Pasar Nglames yang Meninggal akibat Covid-19, 131 Orang Jalani Rapid Test

Regional
Istri Dirawat di RS karena Keguguran, Pria Ini Cabuli Anak Tirinya

Istri Dirawat di RS karena Keguguran, Pria Ini Cabuli Anak Tirinya

Regional
Video Viral Warga Ciumi Jenazah Berstatus Probable Covid-19 di Malang, Ini Penjelasan Polisi

Video Viral Warga Ciumi Jenazah Berstatus Probable Covid-19 di Malang, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Ratusan Wisatawan Pantai Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

Ratusan Wisatawan Pantai Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X