Ayah dan Anak Tewas Tertabrak KA Bandara Saat Lintasi Rel

Kompas.com - 22/07/2019, 16:35 WIB
Kereta Api bandara Minangkabau Ekpres menabrak pengendara sepeda motor. Dua orang tewas, Senin (22/7/2109) (Dok: Humas PT KAI Sumbar) PERDANA PUTRAKereta Api bandara Minangkabau Ekpres menabrak pengendara sepeda motor. Dua orang tewas, Senin (22/7/2109) (Dok: Humas PT KAI Sumbar)

PADANG, KOMPAS.com - Ayah dan anak tewas tertabrak Kereta Api Bandara Minangkabau Ekpres di Kilometer 22 antara Stasiun Duku dengan Tabing, Sumbar, Senin (22/7/2019).

Korban diketahui berinisial M (61) dan anaknya Y (27) mengendarai sepeda motor Honda Supra BA 2611 BF. 

Korban terseret beberapa meter. Nyawa kedua korban tidak dapat ditolong kendati sempat dibawa ke RSUP M Djamil Padang untuk diberi tindakan medis. 

"Betul ada kejadian kecelakaan kereta api lagi. Ayah dan anak meninggal dunia karena ditabrak Kereta Api Bandara Minangkabau Ekpres," kata Manejer Pengamanan PT KAI Divre II Sumbar, AKBP Jefry Indrajaya yang dihubungi Kompas.com, Senin (22/7/2019).

Baca juga: 5 Fakta KA Bandara Minangkabau Dilempari Batu, Diduga karena Iseng hingga Tim Patroli 24 Jam

Menurut Jefry, angka kecelakaan kereta api di Padang cukup tinggi. Dalam seminggu terakhir sudah ada tiga kasus yang menyebabkan empat korban meninggal dunia.

Pihaknya berharap masyarakat mematuhi rambu kereta api dan berhati-hati saat melintasi pelintasan kereta api yang ada.

Selain itu, pihaknya berharap masyarakat bisa berjaga-jaga di pelintasan kereta api yang tidak memiliki rambu dan palang pintu.

"Bagi di daerahnya yang ada pelintasan sebidang tanpa palang pintu dan rambu, kita imbau agar masyarakat bisa berjaga-jaga. Selain itu, hendaknya warga mengetahui jadwal kereta api lewat sehingga kecelakaan bisa diminimalisir," katanya.

Baca juga: Strategi di Tengah Penurunan Penumpang, Railink Berikan Diskon Tiket KA Bandara Kualanamu

Kapolsek Koto Tangah Kompol Joni Darmawan yang mengatakan, masih mengumpulkan informasi terkait kecelakaan itu. 

"Betul ada kecelakaan. Ayah dan anak korbannya. Saat ini, kita sedang mengumpulkan informasi terkait kejadian itu," ujarnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 Meningkat, Gubernur Banten Ingatkan Pandemi Masih Jadi Ancaman

Kasus Covid-19 Meningkat, Gubernur Banten Ingatkan Pandemi Masih Jadi Ancaman

Regional
Pangdam Siliwangi dan Kapolda Banten Akan Turunkan Baliho Tak Berizin

Pangdam Siliwangi dan Kapolda Banten Akan Turunkan Baliho Tak Berizin

Regional
Pengungsi Gunung Merapi di Sleman Dibekali Pelatihan Keterampilan

Pengungsi Gunung Merapi di Sleman Dibekali Pelatihan Keterampilan

Regional
Gubernur Banten Sebut Sekolah Tatap Muka Dimulai pada Januari 2021

Gubernur Banten Sebut Sekolah Tatap Muka Dimulai pada Januari 2021

Regional
Permudah Akses Pelayanan Publik Lewat Inovasi, Diskominfo Babel Raih 4 Penghargaan

Permudah Akses Pelayanan Publik Lewat Inovasi, Diskominfo Babel Raih 4 Penghargaan

Regional
Cerita Kapolsek Takut Menangis Saat Anak Seorang Tahanan Menikah di Kantor Polisi

Cerita Kapolsek Takut Menangis Saat Anak Seorang Tahanan Menikah di Kantor Polisi

Regional
Debat Pilkada Karawang, Adu Canggih Teknologi hingga Janji Calon Bupati

Debat Pilkada Karawang, Adu Canggih Teknologi hingga Janji Calon Bupati

Regional
Aplikasi Fight Covid-19 Babel Raih Penghargaan dari Kemenpan RB

Aplikasi Fight Covid-19 Babel Raih Penghargaan dari Kemenpan RB

Regional
Limbah Sungai Ciujung Jadi Topik Debat, Ini Kata 2 Paslon Pilkada Serang

Limbah Sungai Ciujung Jadi Topik Debat, Ini Kata 2 Paslon Pilkada Serang

Regional
Ratusan Rumah di Kabupaten Tasikmalaya Terendam Banjir

Ratusan Rumah di Kabupaten Tasikmalaya Terendam Banjir

Regional
Ditegur Tak Pakai Helm, Ibu Ini Marahi Polisi di Tengah Jalan, Ini Ceritanya

Ditegur Tak Pakai Helm, Ibu Ini Marahi Polisi di Tengah Jalan, Ini Ceritanya

Regional
Dalam Hitungan Menit Setelah Berikan Kode OTP, Ratusan Juta Tabungan Nasabah Bank Raib

Dalam Hitungan Menit Setelah Berikan Kode OTP, Ratusan Juta Tabungan Nasabah Bank Raib

Regional
Sumbangkan Warisan Naskah Kuno Diduga Berusia 200 Tahun, Ini Harapan Rasiti

Sumbangkan Warisan Naskah Kuno Diduga Berusia 200 Tahun, Ini Harapan Rasiti

Regional
KPK Tangkap Menteri Edhy, Pukat UGM Sebut Penangkapan Level Tinggi

KPK Tangkap Menteri Edhy, Pukat UGM Sebut Penangkapan Level Tinggi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Siswi SMP Diperkosa 10 Pria, 2 Pelaku Tokoh Masyarakat | Mobil Avanza Dibarter Bunga Keladi

[POPULER NUSANTARA] Siswi SMP Diperkosa 10 Pria, 2 Pelaku Tokoh Masyarakat | Mobil Avanza Dibarter Bunga Keladi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X