Pemilihan Rektor Unpad Terus Berlanjut meski Ada Gugatan

Kompas.com - 22/07/2019, 14:17 WIB
Kuasa Hukum MWA Unpad, Adrian E Rompis (kiri). KOMPAS.com/RENI SUSANTIKuasa Hukum MWA Unpad, Adrian E Rompis (kiri).

BANDUNG, KOMPAS.com – Proses pemilihan rektor Universitas Padjadajaran (Unpad) tetap berlanjut.

Pemilihan rektor tidak terganggu meski adanya gugatan dari salah satu calon rektor Atip Latipulhayat ke Pengadilan Negeri (PN) Bandung.

Atip menggugat Majelis Wali Amanat (MWA) serta serta Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).

Gugatan berkaitan dengan kepastian hukum status Atip sebagai calon rektor Unpad yang memasuki tahap akhir pemilihan. Di saat yang bersamaan, MWA mengumumkan proses pemilihan rektor Unpad diulang.

“Pemilihan akan tetap berjalan karena kewajiban institusi. Masa rektornya kosong terus,” ujar kuasa hukum MWA Unpad, Adrian E Rompis di kampus Unpad, Bandung, Jawa Barat, Senin (22/7/2019).

Baca juga: Mediasi Gugatan Calon Rektor Unpad Dinilai Sulit Hasilkan Titik Temu

Saat ini, proses hukum MWA, Kemenristekdikti, dengan Atip memasuki tahapan mediasi. Jika berhasil, maka pihak yang bersengketa berdamai dan kasus selesai.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun jika mediasi gagal, proses hukum akan dilanjutkan ke pokok perkara. Waktu yang dibutuhkan untuk sidang maksimal 5 bulan.

Proses hukum ini, sambung Adrian, tidak akan memengaruhi proses Pilrek. Pilrek Unpad tetap akan berlangsung sesuai dengan aturan dari Kemenristekdikti.

Mengenai pertanyaan apakah Atip menjadi salah satu kandidat rektor, Adrian menyatakan, berdasarkan prinsip hukum, hak-haknya Atip tetap diakui.

“Tapi apakah diberikan seluruhnya, itu belum tahu. Karena saya sendiri tidak tahu aturan mana yang dianggap cacat,” katanya.

Seperti diketahui, proses pilrek Unpad pada pertengahan September 2018 telah mengerucutkan 3 kandidat. Mereka adalah Atip Latipulhayat, Aldrin Herwany, dan Obsatar Sinaga.

Namun saat ketiga calon rektor memasuki tahap terakhir pemilihan, ketua MWA Unpad yang juga Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara mengumumkan proses pemilihan rektor Unpad diulang merujuk pada surat dari Menristekdikti.

Baca juga: Calon Rektor Unpad Atip Latipulhayat Resmi Gugat Kemenristekdikti dan MWA

Dalam surat nomor R/196/M/KP.03.02/2019 tertanggal 10 April 2019, M Nasir meminta MWA Unpad mengubah peraturan No 3 Tahun 2017 tentang Tata Cara Pemilihan Rektor.

Kedua, Menristekdikti meminta proses pemilihan Rektor Unpad berdasarkan peraturan baru yang harus dibuat MWA tentang Tata Cara Pemilihan Rektor.

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.