Dilempar Bom Molotov, Honda Mobilio Milik Warga Jombang Nyaris Terbakar

Kompas.com - 22/07/2019, 09:41 WIB
Kondisi mobil jenis MPV milik Sulaiman (54), warga Desa Peterongan, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Mobil warna putih itu dilempar bom oleh orang misterius saat terparkir di halaman rumah pemiliknya, Minggu (21/7/2019) dinihari. MOH. SYAFIÍ/DOK. POLSEK PETERONGANKondisi mobil jenis MPV milik Sulaiman (54), warga Desa Peterongan, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Mobil warna putih itu dilempar bom oleh orang misterius saat terparkir di halaman rumah pemiliknya, Minggu (21/7/2019) dinihari.

JOMBANG, KOMPAS.com - Sebuah mobil MPV Honda Mobilio yang terparkir di depan rumah pemiliknya, nyaris terbakar akibat dilempar bom molotov oleh orang tak dikenal, Minggu (21/7/2019) dinihari.

Mobil yang nyaris terbakar itu milik Sulaiman (54), warga Desa Peterongan, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Berdasarkan kronologi yang dihimpun polisi, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (21/7/2019) dini hari, sekitar pukul 03.00 WIB. Kala itu, mobil dengan nomor polisi S 1396 YA tersebut terparkir di depan rumah pemiliknya.

Baca juga: Pelaku Pelemparan Bom Molotov Magelang Belajar dari YouTube

Dalam kondisi sepi, orang misterius diduga melempar bom molotov ke arah mobil. Molotov itu jatuh di dekat mobil pada sisi kanan bagian depan.

"Pelaku melempar bom molotov di dalam kardus yang jatuh di dekat mobil," ungkap Kapolsek Peterongan, AKP Sugianto, dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (22/7/2019).

Akibat lemparan molotov di dalam kardus, sebagian bodi mobil bagian kanan sempat dilalap api. Beruntung, pemilik rumah dan kerabatnya bisa segera memadamkan api sehingga tidak menyebar ke area lainnya.

"Yang terbakar slebor dan (sebagian) bodi mobil. Api dapat segera dipadamkan oleh pemiliknya sendiri," jelas Sugianto.

Baca juga: Motif Pelaku Pelemparan Bom Molotov di Magelang karena Sakit Hati

Ditambahkan, dari hasil olah TKP (tempat kejadian perkara), selain menemukan kardus dan bekas molotov, polisi juga menemukan botol bekas yang diduga berisi bahan bakar penyulut api.

Sementara, terkait terduga pelaku dan motif perbuatannya, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap barang bukti yang dikumpulkan, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.

"Kami masih melakukan penyelidikan," ujar Sugianto saat dihubungi Kompas.com, Senin.




Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dompet Dhuafa Buka Pos Medis untuk Penyintas Longsor dan Banjir Bogor

Dompet Dhuafa Buka Pos Medis untuk Penyintas Longsor dan Banjir Bogor

Regional
Diumumkan, Jadwal dan Lokasi Tes SKD CPNS Pemkot Surabaya hingga Aturan yang Tak Boleh Dilanggar

Diumumkan, Jadwal dan Lokasi Tes SKD CPNS Pemkot Surabaya hingga Aturan yang Tak Boleh Dilanggar

Regional
Mengaku Kehabisan Uang Saat Liburan, 4 Wanita Telibat Bisnis Prostitusi Online

Mengaku Kehabisan Uang Saat Liburan, 4 Wanita Telibat Bisnis Prostitusi Online

Regional
Potret Toleransi di Jember, 8 Agama Ikut Hadir dalam Perayaan Imlek

Potret Toleransi di Jember, 8 Agama Ikut Hadir dalam Perayaan Imlek

Regional
Iming-iming Uang, Bocah SD 3 Kali Dicabuli Seorang Pemuda di Pasaman Barat

Iming-iming Uang, Bocah SD 3 Kali Dicabuli Seorang Pemuda di Pasaman Barat

Regional
Kelaparan Selama Bersembunyi di Hutan, Buronan Pemerkosa Anak Kandung Akhirnya Serahkan Diri

Kelaparan Selama Bersembunyi di Hutan, Buronan Pemerkosa Anak Kandung Akhirnya Serahkan Diri

Regional
Kronologi Kepala Bocah 6 Tahun Tertancap Tang yang Dijatuhkan Pekerja Reklame

Kronologi Kepala Bocah 6 Tahun Tertancap Tang yang Dijatuhkan Pekerja Reklame

Regional
2 Santri Korban Pencabulan di Aceh Kembali Lanjutkan Pendidikan di Pesantren

2 Santri Korban Pencabulan di Aceh Kembali Lanjutkan Pendidikan di Pesantren

Regional
Cita Rasa Kue Keranjang Ong Eng Hwat, Dikemas Daun Pisang dan Dimasak Pakai Tungku Tua

Cita Rasa Kue Keranjang Ong Eng Hwat, Dikemas Daun Pisang dan Dimasak Pakai Tungku Tua

Regional
Kronologi Kapal Pompong Angkut 18 TKI Ilegal Tujuan Malaysia Tenggelam di Selat Malaka

Kronologi Kapal Pompong Angkut 18 TKI Ilegal Tujuan Malaysia Tenggelam di Selat Malaka

Regional
7 Peristiwa Paus Terdampar , Dikuburkan dengan Upacara Adat hingga Terjebak di PLTU

7 Peristiwa Paus Terdampar , Dikuburkan dengan Upacara Adat hingga Terjebak di PLTU

Regional
Cegah Banjir Surabaya Berulang, Pemkot Bangun Waduk Mini

Cegah Banjir Surabaya Berulang, Pemkot Bangun Waduk Mini

Regional
Sunda Empire Eksis di Aceh Utara, Bupati Minta Masyarakat Jangan Terkecoh

Sunda Empire Eksis di Aceh Utara, Bupati Minta Masyarakat Jangan Terkecoh

Regional
Ini Bahaya Ular Weling yang Tewaskan Anak 11 Tahun di Bandung

Ini Bahaya Ular Weling yang Tewaskan Anak 11 Tahun di Bandung

Regional
Kepada Polisi, Sunda Empire Aceh Klaim Miliki Ratusan Anggota

Kepada Polisi, Sunda Empire Aceh Klaim Miliki Ratusan Anggota

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X