Ingin Mendaki Gunung Lawu Via Jalur Klasik Singolangu? Hindari Jam-jam Ini

Kompas.com - 22/07/2019, 08:32 WIB
Pengelola pendakian jalur klasik Desa Singo Langu membatasi jam pendakian karena jalur yang dilalui masih merupakan hutan perawan yang lebat.

SUKOCOPengelola pendakian jalur klasik Desa Singo Langu membatasi jam pendakian karena jalur yang dilalui masih merupakan hutan perawan yang lebat.

MAGETAN , KOMPAS.com – Pengelola pendakian ke puncak Gunung Lawu melalui jalur klasik Desa Singolangu membatasi jam pendakian ke puncak.

Sumarlan, salah satu penjaga pintu pendakian jalur klasik Singolangu mengatakan, pengelola membatasi jam pendakian hingga pukul 17:00 WIB.

Sebab, jalur pendakian dari  pintu masuk  pendakian hingga pos 3 masih merupakan hutan perawan.

“Dari sini sampai Jumblang Gludeg atau Pos 3 itu jam 10 pagi sinar matahari tidak tembus karena hutannya masih rapat,” ujarnya, Minggu (21/7/2019).


Baca juga: Suhu Puncak Gunung Lawu Bisa Tembus Minus 7 Derajat Celsius Saat Malam, Pendaki Diimbau Waspada

Pembatasan jam pendakian melalui jalur klasik Desa Singolangu juga untuk menghindari pendaki tersesat. Apalagi, di kawasan hutan jalur pendakian selain masih hutan perawan juga merupakan habitat sejumlah binatang buas.

"Langkah ini untuk mengantisipasi pendaki tersesat mengingat hutan yang dilalui masih rapat,” tambahnya.

Baca juga: Setelah 32 Tahun, Jalur Klasik Pendakian Raja Brawijaya ke Puncak Gunung Lawu Kembali Dibuka

Sejak dibuka kembali pada Mei 2019 lalu setelah 32 tahun ditutup, jalur klasik pintu pendakian dari Desa Singolangu telah dilalui lebih dari 3.000 pendaki.

Jalur pendakian  yang menyajikan pemandangan indah karena langsung berhadapan dengan view kota Magetan dan Telaga Sarangan dipercaya sebagai jalur yang digunakan Raja Brawijaya setiap kali naik ke Gunung Lawu.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Baru 6 Polisi yang Bawa Senpi Saat Amankan Demo di Kendari, Jalani Persidangan hingga Uji Balistik di Luar Negeri

Fakta Baru 6 Polisi yang Bawa Senpi Saat Amankan Demo di Kendari, Jalani Persidangan hingga Uji Balistik di Luar Negeri

Regional
Terungkap, 3 Polisi Lepasakan Tembakan Saat Demo Mahasiswa Kendari

Terungkap, 3 Polisi Lepasakan Tembakan Saat Demo Mahasiswa Kendari

Regional
Viral Polisi Langgar Sistem Satu Arah, Atasan Minta Maaf

Viral Polisi Langgar Sistem Satu Arah, Atasan Minta Maaf

Regional
Diduga Langgar Kode Etik, Anggota KIP Lhokseumawe Dilapor ke DKPP

Diduga Langgar Kode Etik, Anggota KIP Lhokseumawe Dilapor ke DKPP

Regional
Aktivitas Erupsi Gunung Tangkuban Parahu Mulai Menurun, Status Tetap Waspada

Aktivitas Erupsi Gunung Tangkuban Parahu Mulai Menurun, Status Tetap Waspada

Regional
Ini Strategi Pemdaprov Jabar Pertahankan Gelar Primadona Investasi

Ini Strategi Pemdaprov Jabar Pertahankan Gelar Primadona Investasi

Regional
Fakta Guru Silat Cabuli 5 Murid sejak 2016, Modus Pijat Peregangan Otot hingga Dijerat UU Perlindungan Anak

Fakta Guru Silat Cabuli 5 Murid sejak 2016, Modus Pijat Peregangan Otot hingga Dijerat UU Perlindungan Anak

Regional
Polisi yang Bawa Senjata Api Saat Demo yang Tewaskan Mahasiswa Kendari Disidang

Polisi yang Bawa Senjata Api Saat Demo yang Tewaskan Mahasiswa Kendari Disidang

Regional
Fakta Terbaru OTT Wali Kota Medan, Harta Rp 20 M hingga Setoran untuk Tutupi Biaya ke Jepang

Fakta Terbaru OTT Wali Kota Medan, Harta Rp 20 M hingga Setoran untuk Tutupi Biaya ke Jepang

Regional
Di Daerah Ini Polisi Dilarang Berkumis dan Brewok, Melanggar Langsung Dicukur

Di Daerah Ini Polisi Dilarang Berkumis dan Brewok, Melanggar Langsung Dicukur

Regional
Agar Pelajar Tak Demo Saat Pelantikan Presiden, 400 Kepala Sekolah Se-Cianjur Dikumpulkan

Agar Pelajar Tak Demo Saat Pelantikan Presiden, 400 Kepala Sekolah Se-Cianjur Dikumpulkan

Regional
Lepas Kendali, Mobilio 'Nyungsep' di Persimpangan Lampu Merah

Lepas Kendali, Mobilio "Nyungsep" di Persimpangan Lampu Merah

Regional
Fakta Terkini Pasca-rusuh di Penajam Paser Utara, Situasi Kondusif hingga 3 Pelaku Ditangkap

Fakta Terkini Pasca-rusuh di Penajam Paser Utara, Situasi Kondusif hingga 3 Pelaku Ditangkap

Regional
Kisah Suyati Rawat Ibu dan Anak yang Lumpuh, Tak Mampu Beli Pembalut hingga Berharap Belas Kasih Tetangga

Kisah Suyati Rawat Ibu dan Anak yang Lumpuh, Tak Mampu Beli Pembalut hingga Berharap Belas Kasih Tetangga

Regional
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Talaud, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Talaud, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X