[BERITA POPULER] Rumus 20-20-20 Hadapi Tsunami | Nunung Pakai Sabu Selama 20 Tahun

Kompas.com - 22/07/2019, 06:30 WIB
Ilustrasi. SHUTTERSTOCKIlustrasi.

1. Viral Potensi Tsunami Selatan Jawa, BNPB Minta Warga Ingat Rumus 20-20-20

Informasi mengenai adanya potensi gempa megathrust bermagnitudo 8,8 dan disertai tsunami dengan ketinggian mencapai 20 meter ramai dibicarakan di media sosial dalam pekan ini.

BNPB mengingatkan rumus 20-20-20 bagi mereka yang tinggal di tepi pantai. Apa artinya rumus itu? Baca selengkapnyaBaca juga:

2. Marcus/Kevin Juara Indonesia Open 2019

Ganda putra Indonesia Marcus Fernaldi Gideon (kiri) dan Kevin Sanjaya Sukamuljo berada di atas podium setelah bertanding mengalahkan ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan pada final Blibli Indonesia Open 2019 di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (21/7/2019).ANTARA FOTO/HAFIDZ MUBARAK Ganda putra Indonesia Marcus Fernaldi Gideon (kiri) dan Kevin Sanjaya Sukamuljo berada di atas podium setelah bertanding mengalahkan ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan pada final Blibli Indonesia Open 2019 di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (21/7/2019).

Pasangan ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/ Kevin Sanjaya Sukamuljo, berhasil mempertahankan gelar juara Indonesia Open 2019.

Tampil pada laga final melawan Mohammad Ahsan/ Hendra Setiawan pada Minggu (21/7/2019), Marcus/Kevin menang dengan skor 21-19, 21-16.

Pertandingan final ganda putra Indonesia Open 2019 ini memang berjalan relatif singkat, yakni hanya 28 menit.

Bagaimana jalannya pertandingan? Baca selengkapnya.

3. Kisah Penghuni Panti Asuhan yang Kini Jadi Direktur Utama

Mundholin, mantan penghuni panti asuhan yang kini menjadi direktur utama BPR BKK Kendal. KOMPAS.com/Slamet PriyatinSLAMET PRIYATIN Mundholin, mantan penghuni panti asuhan yang kini menjadi direktur utama BPR BKK Kendal. KOMPAS.com/Slamet Priyatin

Nasib memang Tuhan yang menentukan, tetapi manusia harus berusaha supaya apa yang dicita-citakan bisa terwujud.

Kata-kata itu selalu dijadikan pegangan oleh Akhmad Mundholin, penghuni panti asuhan yang kini menjadi Direktur Utama Bank Perkreditan Rakyat Badan Kredit Kecamatan (BPR BKK) Kendal, Jawa Tengah. Mundholin mengatakan, apa yang dicapai saat ini tidak mudah.

Selain membutuhkan perjuangan dan kesabaran, perlu juga untuk banyak berdoa kepada Tuhan.

Bagaimana perjalanan Akhmad Mundholin? Baca selengkapnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X