Produk Halal Lokal Dinilai Belum Merajai Pasar Dalam Negeri

Kompas.com - 21/07/2019, 10:02 WIB
Indonesia sebagai negara yang memiliki penduduk muslim terbesar di dunia, berimplikasi terhadap potensi konsumsi makanan halal yang sangat besar.

Namun, saat ini Indonesia masih menjadi pasar bagi produk halal luar negeri bukan produk sendiri.HADI MAULANA Indonesia sebagai negara yang memiliki penduduk muslim terbesar di dunia, berimplikasi terhadap potensi konsumsi makanan halal yang sangat besar. Namun, saat ini Indonesia masih menjadi pasar bagi produk halal luar negeri bukan produk sendiri.

BATAM, KOMPAS.com - Indonesia sebagai negara yang memiliki penduduk muslim terbesar di dunia memiliki potensi pasar konsumsi makanan halal yang sangat besar.

Namun, saat ini Indonesia masih menjadi pasar bagi produk halal luar negeri bukan produk sendiri.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kepri, Fadjar Majardi mengatakan berdasarkan Global Islamic Report 2018/2019, Indonesia masih menduduki rangking ke-10, dengan skor yang jauh tertinggal dari negara tetangga, yakni Malaysia yang menduduki rangking pertama.

Baca juga: Sertifikasi Produk Halal Bukan Cuma Tak Mengandung Babi


Hal ini menjadi tantangan untuk dapat memenuhi kebutuhan konsumsi produk halal dari produksi dalam negeri, dan bahkan terus dikembangkan untuk memanfaatkan pasar di luar negeri.

"Oleh karena itu, ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia harus terus dikembangkan dan dijadikan peluang sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru," kata Fadjar ditemui di Dataran Engku Putri, Sabtu (20/7/2019).

Fadjar mengatakan BI memandang bahwa pengembangan ekonomi dan keuangan syariah merupakan sumber pertumbuhan ekonomi baru bagi Indonesia.

Baca juga: Hadirkan Hipermarket Halal, The Park Sawangan Buka Maret 2020

Visinya adalah menjadi pusat ekonomi syariah terkemuka dunia yang ditopang oleh tiga pilar utama dalam pencapaiannya.

Di antaranya, pemberdayaan ekonomi syariah melalui penguatan halal value chain, pendalaman pasar keuangan syariah melalui pengembangan instrumen keuangan syariah dan infrastruktur keuangan serta penguatan riset dan edukasi ekonomi syariah.

"Pengembangan berdasarkan pilar-pilar tersebut dilaksanakan di pusat dan di daerah, yang salah satu kegiatannya adalah kampanye ekonomi keuangan syariah secara komprehensif melalui festival," jelasnya.

Baca juga: Trik Donita Mengenalkan soal Makanan Halal pada Anak

Lebih jauh Fadjar mengatakan, diawali dari kegiatan festival di tingkat provinsi, kemudian di tingkat wilayah, yang untuk wilayah Sumatera akan dilaksanakan di Palembang pada 3-5 Agustus 2019 mendatang, diharapkan berujung di Indonesia Syariah Economic Festival yang akan digelar akhir tahun yang rencananya akan dilaksanakan di Jakarta.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Duduk Perkara Oknum Polisi Beri Miras kepada Mahasiswa Papua di Bandung

Duduk Perkara Oknum Polisi Beri Miras kepada Mahasiswa Papua di Bandung

Regional
Warga Panik, Kebakaran Hutan Merembet ke Permukiman

Warga Panik, Kebakaran Hutan Merembet ke Permukiman

Regional
Proyek Rel Ganda, Jalur Sumpiuh-Tambak Banyumas Ditutup hingga Oktober

Proyek Rel Ganda, Jalur Sumpiuh-Tambak Banyumas Ditutup hingga Oktober

Regional
Cerita Mahasiswa yang Jadi Anggota DPRD Termuda, Ingin Restorasi Sistem hingga Larang Razia Buku

Cerita Mahasiswa yang Jadi Anggota DPRD Termuda, Ingin Restorasi Sistem hingga Larang Razia Buku

Regional
Cerita di Balik Viralnya Dosen Tegur Mahasiswa di Siaran Langsung Dota 2

Cerita di Balik Viralnya Dosen Tegur Mahasiswa di Siaran Langsung Dota 2

Regional
Hutan Sekitar Bandara Hang Nadim Batam Terbakar

Hutan Sekitar Bandara Hang Nadim Batam Terbakar

Regional
Pisau Seukuran Bolpoin dan Bayonet Diamankan dari Rumah Terduga Teroris HS

Pisau Seukuran Bolpoin dan Bayonet Diamankan dari Rumah Terduga Teroris HS

Regional
30 Pekerja Migran Ilegal Diselamatkan Saat Akan Diselundupkan ke Malsysia

30 Pekerja Migran Ilegal Diselamatkan Saat Akan Diselundupkan ke Malsysia

Regional
Pasar Tradisional di Purbalingga Ludes Terbakar

Pasar Tradisional di Purbalingga Ludes Terbakar

Regional
Kasus Gubernur Kepri, KPK Ingatkan Pejabat Pemprov Tak Beri Keterangan Palsu

Kasus Gubernur Kepri, KPK Ingatkan Pejabat Pemprov Tak Beri Keterangan Palsu

Regional
Menkominfo Sebut Hoaks di Papua Menyebar Lewat SMS Saat Internet Dibatasi

Menkominfo Sebut Hoaks di Papua Menyebar Lewat SMS Saat Internet Dibatasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ini Penyebab Pembantaian di KM Mina Sejati | Dosen Tegur Mahasiswa di Siaran Langsung Dato 2

[POPULER NUSANTARA] Ini Penyebab Pembantaian di KM Mina Sejati | Dosen Tegur Mahasiswa di Siaran Langsung Dato 2

Regional
Menkominfo Ungkap Dasar Hukum Pembatasan Internet di Papua

Menkominfo Ungkap Dasar Hukum Pembatasan Internet di Papua

Regional
Ini Kronologi Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Sampang, Madura

Ini Kronologi Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Sampang, Madura

Regional
Gara-gara Pulang Telat, Siswi SMK Disetrika Bibi Kandung

Gara-gara Pulang Telat, Siswi SMK Disetrika Bibi Kandung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X