Kasus Dugaan Korupsi, Bupati Natuna dan Istri Diperiksa di Kejati Kepri

Kompas.com - 20/07/2019, 18:24 WIB
Bupati Natuna Hamid Rizal saat memberikan sambutan di acara peresmian BBM satu harga di Natuna. Hamid meminta agar PLN Rayon Natuna di periksa terkait seringnya terjadi pemadaman Listrik di Natuna. KOMPAS.COM/ HADI MAULANABupati Natuna Hamid Rizal saat memberikan sambutan di acara peresmian BBM satu harga di Natuna. Hamid meminta agar PLN Rayon Natuna di periksa terkait seringnya terjadi pemadaman Listrik di Natuna.

TANJUNGPINANG, KOMPAS.com - Bupati  Natuna Hamid Rizal dan istrinya, Mariyamah, diperiksa oleh penyidik Kejaksaan Negeri Natuna di Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau.

Pemeriksaan terkait dugaan korupsi dalam penerbitan Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) selama perjalanan dinas yang dilakukan Bupati Natuna tersebut sejak 2016.

Kepala Kejari Natuna Juli Isnur mengatakan, Hamid Rizal dan Istrinya selaku Kepala Sub Bagian Keuangan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Natuna, salah satunya diperiksa terkait biaya perjalanan dinas di Bagian Umum Sekertariat Daerah Pemkab Natuna.

"Untuk rincian kerugiannya belum bisa diketahui secara pasti, karena masih dalam tahap perhitungan oleh penyidik Kejati Kepri," kata Juli saat dihubungi, Sabtu (20/7/2019).


Baca juga: Teka-teki Nama Kock Meng Pusaran Kasus OTT Gubernur Kepri

Menurut Juli, kasus korupsi yang ditangani kejaksaan tersebut masih dugaan dan sebatas pemeriksaan saksi-saksi yang diduga mengetahui terkait biaya-biaya perjalanan dinas tersebut.

Selain Bupati Natuna dan istrinya, Juli mengatakan, pihaknya telah memeriksa sekitar 20 saksi yang terkait dalam perkara ini. Juli memastikan hingga saat ini belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka.

"Tunggu saja, karena SPPD yang diperiksa sejak tahun 2016 lalu hingga saat ini," pungkasnya.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X