Sosok Arswendo Atmowiloto di Mata Anak-Anaknya...

Kompas.com - 20/07/2019, 16:19 WIB
Istri, anak dan cucu Arswendo Atmowiloto saat prosesi pemakaman di San Diego Hills, Karawang, Sabtu (20/7/2019). FARIDAIstri, anak dan cucu Arswendo Atmowiloto saat prosesi pemakaman di San Diego Hills, Karawang, Sabtu (20/7/2019).

KARAWANG, KOMPAS.com -Bagi anak-anaknya, Arswendo Atmowiloto tak hanya sebagai sosok ayah, tetapi juga teman.

Hingga akhir hayat, sastrawan dan wartawan senior itu tetap ceria.

Hal ini diungkapkan putri Arswendo, Caecilia Tiara, selepas memakamkan sang ayah di San Diego Hills, Karawang, Jawa Barat, Sabtu (20/7/2019).

"Bapak selalu ketawa, banyak humor, menghadapi hidup ini dengan tidak perlu terlalu serius. Namun, ketika dibutuhkan ketegasan ya akan tegas," ujar dia. 

Baca juga: Berkaca dari Arswendo, Sering Bercinta Bisa Hindarkan Kanker Prostat

Keluarga, kata Tiara, berusaha menghibur Arswendo hingga akhir, seperti bercerita dan bernyanyi bersama.

"Kami bekumpul berkumpul di kamar, nyanyi nyanyi, kami berdoa bersama, saling bercerita, bercanda," kata dia. 

Arswendo juga selalu mengajarkan anak-anaknya untuk bersyukur dalam kondisi apa pun, baik senang, susah, sedih, mamupun bahagia.

Ia juga berpesan agar keluarganya senantiasa berbuat baik kepada orang lain.

"Bapak ingin kami untuk tetap rukun satu sama lain, antar kakak, adik tetap kompak. tidak muluk-muluk, harapannya itu," ucap Tiara. 

Baca juga: Arswendo Atmowiloto di Mata Sahabat-sahabat Lama

Pemakaman penulis naskah Keluarga Cemara itu diiringi istri, anak, keluarga, dan sahabat.

Beberapa karangan bunga di sekitar area pemakaman, seperti dari Presiden Joko Widodo dan Basuki Thahaja Purnama atau Ahok juga terlihat. 



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Orangtua Mahasiswa di Wuhan: Jujur Pengen Dia Cepat Pulang, tapi Kita Tak Boleh Egois

Orangtua Mahasiswa di Wuhan: Jujur Pengen Dia Cepat Pulang, tapi Kita Tak Boleh Egois

Regional
Cegah Penyebaran Virus Corona, Suhu Tubuh Penumpang di Stasiun Purwokerto Diperiksa

Cegah Penyebaran Virus Corona, Suhu Tubuh Penumpang di Stasiun Purwokerto Diperiksa

Regional
RSUP M Djamil Padang Siap Tangani Pasien Pengidap Virus Corona

RSUP M Djamil Padang Siap Tangani Pasien Pengidap Virus Corona

Regional
Kota Padang Kekurangan 40.000 Blangko E-KTP

Kota Padang Kekurangan 40.000 Blangko E-KTP

Regional
Rumah Warga Terkena Longsor, Sungai Ini Dibelokkan Alirannya

Rumah Warga Terkena Longsor, Sungai Ini Dibelokkan Alirannya

Regional
Siswi Ditemukan Tewas di Gorong-Gorong Sekolahnya, Kepsek: Pintar dan Ceria di Kelas

Siswi Ditemukan Tewas di Gorong-Gorong Sekolahnya, Kepsek: Pintar dan Ceria di Kelas

Regional
Ini Pengakuan Pria Paruh Baya yang Culik Siswi SD Selama 4 Tahun hingga Pulang dalam Keadaan Hamil

Ini Pengakuan Pria Paruh Baya yang Culik Siswi SD Selama 4 Tahun hingga Pulang dalam Keadaan Hamil

Regional
Viral Bakal Calon Bupati Kendal Marah-marah ke Satpol PP Saat Baliho Bergambar Dirinya Dicopot

Viral Bakal Calon Bupati Kendal Marah-marah ke Satpol PP Saat Baliho Bergambar Dirinya Dicopot

Regional
5 Mahasiswa Aceh dari China Tiba di Jakarta

5 Mahasiswa Aceh dari China Tiba di Jakarta

Regional
10 Mahasiswa Unesa Dikabarkan Akan Segera Dipulangkan ke Indonesia

10 Mahasiswa Unesa Dikabarkan Akan Segera Dipulangkan ke Indonesia

Regional
Ini Cara Pemprov Jatim Raih Predikat A dari SAKIP 6 Kali Berturut-turut

Ini Cara Pemprov Jatim Raih Predikat A dari SAKIP 6 Kali Berturut-turut

Regional
Masih 1.123 Kampung di Papua dan Papua Barat Belum Berlistrik, Ini Strategi PLN

Masih 1.123 Kampung di Papua dan Papua Barat Belum Berlistrik, Ini Strategi PLN

Regional
Warga Salatiga yang Pernah Kunjungi Wuhan Memeriksakan Diri ke Rumah Sakit

Warga Salatiga yang Pernah Kunjungi Wuhan Memeriksakan Diri ke Rumah Sakit

Regional
King Kobra Sepanjang 5 Meter Gigit Kening, Pawang Ular Tewas Dua Jam Usai Atraksi

King Kobra Sepanjang 5 Meter Gigit Kening, Pawang Ular Tewas Dua Jam Usai Atraksi

Regional
RSUP HAM Medan: 1 Pasien Suspek Virus Corona Dinyatakan Negatif

RSUP HAM Medan: 1 Pasien Suspek Virus Corona Dinyatakan Negatif

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X