Bisnis Menggiurkan Anjing Kampung Garut, Diminati di Sumbar, Harganya Mencapai Rp 1 Juta Per Ekor

Kompas.com - 20/07/2019, 07:30 WIB
Malik, pedagang anjing dari Padang, Sumatera Barat, memeriksa anjing-anjing kampung Garut yang akan dibawa dari rumah Didin, pengepul anjing di Kampung Cilimus, Desa Sukarame, Kecamatan Bayongbong, Garut. Anjing kampung Garut diminati sebagai anjing pemburu untuk kegiatan berburu di Sumbar. KOMPAS.com/ARI MAULANA KARANG Malik, pedagang anjing dari Padang, Sumatera Barat, memeriksa anjing-anjing kampung Garut yang akan dibawa dari rumah Didin, pengepul anjing di Kampung Cilimus, Desa Sukarame, Kecamatan Bayongbong, Garut. Anjing kampung Garut diminati sebagai anjing pemburu untuk kegiatan berburu di Sumbar.

GARUT, KOMPAS.com – Tak terlalu sulit mencari rumah milik Didin (50) di Kampung Cilimus Desa Sukarame, Kecamatan Bayongbong, meski letaknya menjorok dari jalan desa Sukarame dan dipisah oleh tempat pemakaman umum dari jalan.

Rumah tersebut tetap mudah dikenali karena suara gonggongan anjing kerap terdengar dari rumah tersebut.

Apalagi, pada Kamis (18/07/2019) sore, di rumah tersebut telah terkumpul puluhan anjing yang siap diangkut untuk dijual ke Sumatera Barat.

Karenanya, suara gonggongan anjing kampung kerap terdengar dari rumah yang sedikit terpencil dari rumah-rumah warga lainnya dan terhalang oleh tempat pemakaman umum.


Sore itu, Didin memang tengah mempersiapkan pengiriman anjing ke Sumatera Barat. Tampak seorang pedagang anjing dari Padang telah ada di rumah Didin. 

Didin dan pedagang itu tengah menunggu petugas kesehatan hewan yang akan mengambil sampel darah anjing-anjing yang akan dikirim untuk di uji labolatorium setelah sebelumnya disuntik vaksin rabies.

Baca juga: Bupati Garut Lirik Potensi Perdagangan Anjing yang Bisa Seharga Rp 50 Juta

“Di Garut, dinas peternakannya ketat, setelah divaksin rabies, harus menunggu dua minggu sebelum bisa dikirim, belum harus ada uji lab, setelah itu baru dikeluarkan SKKH (Surat Keterangan Kesehatan Hewan),” jelas Erwin yang ditunjuk sebagai koordinator pemberangkatan anjing dari Garut ke wilayah Sumatera.

Erwin sendiri, bukanlah pengepul anjing seperti Didin. Namun, Erwin ditunjuk sebagai koordinator pengiriman anjing karena dinilai punya pengalaman dalam hal pengiriman barang lintas Jawa dan Sumatera.

Bahkan sampai saat ini Erwin masih menggeluti bisnis ekspedisi Jawa-Sumatera, terutama ke Garut.

“Usaha saya mah ekspedisi Jawa-Sumatera, jadi saya tidak ikut dagang anjing,” jelas pria berusia 50 tahun tersebut saat ditemui di rumah Didin.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Upaya Bebaskan 23 ABK KM Mina Sejati yang Disandera, Personel Tambahan Dikerahkan

Upaya Bebaskan 23 ABK KM Mina Sejati yang Disandera, Personel Tambahan Dikerahkan

Regional
Protes, Warga Gelar Upacara di Tepi Lubang Bekas Tambang Batu Bara

Protes, Warga Gelar Upacara di Tepi Lubang Bekas Tambang Batu Bara

Regional
Kericuhan di Halaman DPR Aceh Dipicu Penurunan Paksa Bendera Merah Putih

Kericuhan di Halaman DPR Aceh Dipicu Penurunan Paksa Bendera Merah Putih

Regional
LBH Surabaya Kecam Tindakan Represif terhadap Mahasiswa Papua

LBH Surabaya Kecam Tindakan Represif terhadap Mahasiswa Papua

Regional
Soal Usul Pemakzulan Dirinya, Gubernur Sulsel Anggap Itu Pembunuhan Karakter

Soal Usul Pemakzulan Dirinya, Gubernur Sulsel Anggap Itu Pembunuhan Karakter

Regional
PKB Bentuk Tim Kajian Amandemen UUD 45 dan GBHN, Diketuai Profesor

PKB Bentuk Tim Kajian Amandemen UUD 45 dan GBHN, Diketuai Profesor

Regional
Tak Temukan Bukti Perusakan Bendera Merah Putih, Polisi Pulangkan 43 Mahasiswa Papua

Tak Temukan Bukti Perusakan Bendera Merah Putih, Polisi Pulangkan 43 Mahasiswa Papua

Regional
Mayat Pria Bersimbah Darah Ditemukan Dekat Sungai Tallo Makassar

Mayat Pria Bersimbah Darah Ditemukan Dekat Sungai Tallo Makassar

Regional
Usai Jalani Operasi 5 Jam, Polisi Korban Penyerangan Terduga Teroris di Surabaya Disebut Membaik

Usai Jalani Operasi 5 Jam, Polisi Korban Penyerangan Terduga Teroris di Surabaya Disebut Membaik

Regional
Kibarkan Merah Putih Tanpa Seragam, Puluhan Anggota Paskibra Menangis

Kibarkan Merah Putih Tanpa Seragam, Puluhan Anggota Paskibra Menangis

Regional
Lebih dari 24 Jam, TNI AL Belum Berhasil Bebaskan Sandera di KM Mina Sejati

Lebih dari 24 Jam, TNI AL Belum Berhasil Bebaskan Sandera di KM Mina Sejati

Regional
KM Mina Sejati yang Dibajak Alami Kebocoran dan Nyaris Tenggelam

KM Mina Sejati yang Dibajak Alami Kebocoran dan Nyaris Tenggelam

Regional
72 TKI Asal NTT Meninggal di Luar Negeri Sepanjang 2019

72 TKI Asal NTT Meninggal di Luar Negeri Sepanjang 2019

Regional
74 Tahun Indonesia Merdeka, Suku Terasing di Maluku Ini Akhirnya Gelar Upacara

74 Tahun Indonesia Merdeka, Suku Terasing di Maluku Ini Akhirnya Gelar Upacara

Regional
Khofifah Minta Warga Jatim Waspada Aksi Terorisme

Khofifah Minta Warga Jatim Waspada Aksi Terorisme

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X