Arswendo Atmowiloto dan Novel tentang Perempuan di Pasar Klewer Kota Solo

Kompas.com - 20/07/2019, 06:46 WIB
Arswendo Atmowiloto di ruang kerja di rumahnya di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (27/6/2013)KOMPAS/WAWAN H PRABOWO Arswendo Atmowiloto di ruang kerja di rumahnya di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (27/6/2013)
Penulis Rachmawati
|
Editor Rachmawati

KOMPAS.com“Hidup ini hanya mampir ngombe, singgah minum. Terlalu singkat dibandingkan dengan hidup sebelum dan sesudah mati”

Sepotong kalimat tersebut di tulis Arswendo Atmowiloto pada novel Canting, sebuah roman keluarga yang cetak pertama kali pada Juli 1986.

Arswendo seorang seniman dan wartawan kelahiran Surakarta, 26 Novenber 19848. Ia meninggal dunia, Jumat (19/7/2019) sore, setelah melawan kanker prostat yang dideritanya.

Semasa hidupnya, ia sangat aktif menulis di berbagai majalah dan surat kabar, salah satunya di Harian Kompas. Tak hanya itu, ia juga menulis cerpen, novel, naskah drama, hingga skenario film.


Sebagai seorang sastrawan, Arswendo telah melahirkan puluhan karya sastra dan salah satunya adalah novel Canting.

Lelaki yang pernah menjadi  pimpinan redaksi Majalah Hai tersebut selalu menyebut novel Canting sebagai roman keluarga.

Baca juga: Arswendo Atmowiloto Meninggal Dunia Usai Berjuang Melawan Kanker Prostat

 

Perempuan di Pasar Klewer

Pasar Klewer di Solo, Jawa Tengah, Kamis (14/6/2018).KOMPAS.com/Labib Zamani Pasar Klewer di Solo, Jawa Tengah, Kamis (14/6/2018).
Novel Canting menceritakan tentang keluarga priyayi di Kota Solo yang menjalankan usaha batik tulis dan memiliki toko di Pasar Klewer.

Tokoh Pak Bei diceritakan Arswendo menikahi Tuginem, anak seorang buruh pabrik yang kemudian dikenal dengan nama Bu Bei. Mereka membesarkan usaha batik tulis dengan 112 buruh pabrik di rumahnya.

Dalam novel yang mengambil latar belakang tahun 1962, Arswendo menggambarkan secara detail suasana Pasar Klewer yang menjadi salah satu ikon Kota Solo.

Heri Priyatmoko, dosen sejarah Universitas Sanata Dharma saat dihubungi Kompas.com Jumat (19/7/2019) mengatakan pada novel tersebut Arswendo Atmowiloto menyediakan pemahaman lain atas Pasar Klewer.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Proyek Rel Ganda, Jalur Sumpiuh-Tambak Banyumas Ditutup hingga Oktober

Proyek Rel Ganda, Jalur Sumpiuh-Tambak Banyumas Ditutup hingga Oktober

Regional
Cerita Mahasiswa yang Jadi Anggota DPRD Termuda, Ingin Restorasi Sistem hingga Larang Razia Buku

Cerita Mahasiswa yang Jadi Anggota DPRD Termuda, Ingin Restorasi Sistem hingga Larang Razia Buku

Regional
Cerita di Balik Viralnya Dosen Tegur Mahasiswa di Siaran Langsung Dota 2

Cerita di Balik Viralnya Dosen Tegur Mahasiswa di Siaran Langsung Dota 2

Regional
Hutan Sekitar Bandara Hang Nadim Batam Terbakar

Hutan Sekitar Bandara Hang Nadim Batam Terbakar

Regional
Pisau Seukuran Bolpoin dan Bayonet Diamankan dari Rumah Terduga Teroris HS

Pisau Seukuran Bolpoin dan Bayonet Diamankan dari Rumah Terduga Teroris HS

Regional
30 Pekerja Migran Ilegal Diselamatkan Saat Akan Diselundupkan ke Malsysia

30 Pekerja Migran Ilegal Diselamatkan Saat Akan Diselundupkan ke Malsysia

Regional
Pasar Tradisional di Purbalingga Ludes Terbakar

Pasar Tradisional di Purbalingga Ludes Terbakar

Regional
Kasus Gubernur Kepri, KPK Ingatkan Pejabat Pemprov Tak Beri Keterangan Palsu

Kasus Gubernur Kepri, KPK Ingatkan Pejabat Pemprov Tak Beri Keterangan Palsu

Regional
Menkominfo Sebut Hoaks di Papua Menyebar Lewat SMS Saat Internet Dibatasi

Menkominfo Sebut Hoaks di Papua Menyebar Lewat SMS Saat Internet Dibatasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ini Penyebab Pembantaian di KM Mina Sejati | Dosen Tegur Mahasiswa di Siaran Langsung Dato 2

[POPULER NUSANTARA] Ini Penyebab Pembantaian di KM Mina Sejati | Dosen Tegur Mahasiswa di Siaran Langsung Dato 2

Regional
Menkominfo Ungkap Dasar Hukum Pembatasan Internet di Papua

Menkominfo Ungkap Dasar Hukum Pembatasan Internet di Papua

Regional
Ini Kronologi Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Sampang, Madura

Ini Kronologi Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Sampang, Madura

Regional
Gara-gara Pulang Telat, Siswi SMK Disetrika Bibi Kandung

Gara-gara Pulang Telat, Siswi SMK Disetrika Bibi Kandung

Regional
Basarnas: Jumlah Penumpang KM Santika Nusantara yang Terbakar Melebihi Manifes

Basarnas: Jumlah Penumpang KM Santika Nusantara yang Terbakar Melebihi Manifes

Regional
Ditangkap Berburu di Cagar Alam Raja Ampat, 11 Orang Akhirnya Dibebaskan

Ditangkap Berburu di Cagar Alam Raja Ampat, 11 Orang Akhirnya Dibebaskan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X