Labrak Kepala Dinas Karena Tak Digaji, TKS Ini Ditangkap Polisi

Kompas.com - 19/07/2019, 19:55 WIB
Ilustrasi Thinkstockphotos.comIlustrasi

MUSIRAWAS, KOMPAS.com - Dicky Armando (28), warga Kelurahan Muara Rupit, Kecamatan Musirawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, ditangkap pihak kepolisian setempat, setelah dilaporkan oleh atasannya sendiri bernama Al Azhar yang merupakan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) di kabupaten tersebut.

Penyebabnya, Dicky telah melakukan aksi perusakan di ruang dinas Al Azhar pada Rabu (10/7/2019) kemarin. Setelah itu, Al Azhar membuat laporan ke Polisi karena merasa terancam.

Baca juga: Gubernur Maluku: Ada Kepala Dinas yang Kerjanya Mubazir


Kapolres Musirawas AKBP Suhendro mengatakan, kejadian itu bermula saat tersangka Dicky yang berstatus tenaga kerja sukarela (TKS) datang menemui korban di ruangannnya di kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Muratara, untuk menanyakan permasalahan gaji yang belum dibayar.

Al Azhar lalu menjelaskan jika saat ini gaji pelaku sedang dalam proses. Namun, penjelasan itu malah membuat Dicky marah dan merusak ruang kerja korban.

"Korban juga diancam oleh pelaku. Para pegawai lain di sana langsung melerai agar tidak terjadi hal yang diinginkan," kata Suhendro, melalui pesan singkat, Jumat (19/7/2019).

Suhendro menuturkan, setelah kejadian tersebut, korban langsung membuat laporan ke polisi.

Baca juga: Ini Pengakuan 2 Kepala Dinas yang Fotonya Berdiri di Atas Kura-kura Viral

"Kemarin malam pelaku ditangkap di rumahnya sekarang masih diperiksa. Hasil pemeriksaan, dia melakukan perusakan, karena tidak senang dengan korban karena gajinya belum dibayar," ujar Kapolres.

Atas perbuatannya, Dicky disangkakan dengan Pasal 335 KUHP tentang tindak pidana perbuatan tidak menyenangkan.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X