Kompas.com - 19/07/2019, 19:10 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Kekeringan yang terjadi di wilayah Kabupaten Bantul, Yogyakarta, menyebabkan sumber air di Dusun Kalidadap, Desa Selopamioro, Kecamatan Imogiri, menyusut. Warga memasang puluhan selang untuk menyalurkan ke rumah dan lahan pertanian warga.

Warga Dusun Kalidadap memanfaatkan sumber mata air Wonosari untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Mereka menggunakan selang dengan jarak ratusan meter, karena sumber air bersih tersebut berada di perbukitan Dusun Kalidadap dan jauh dari pemukiman warga.

Puluhan selang berwarna-warni tampak menuju ke sumber mata air.

Dari pengamatan di lokasi, Kamis (18/7/2019), beberapa warga datang mengecek lokasi sumber air dan memilih selang miliknya. Warga kemudian mencopot sambungan dan menyedot air dengan mulutnya dari sambungan selang, agar air bisa mengalir.

Saat mengalir, selang langsung disambungkan ke selang yang lain, karena warga tidak menggunakan pompa air dan hanya mengandalkan tenaga gravitasi. Hal itu dilakukan secara berulang.

"Sudah empat tahun saya menyedot air bersih dari sini. Itu pun hanya saat musim kemarau seperti saat ini. Kalau musim penghujan bak penampungan banyak airnya," kata Sastro (72) warga Dusun Kalidadap I saat ditemui di sela mengambil air dari sumber Air Wonosari, Kamis.

Warga di sini dengan setia menunggu air di kolam penuh dan kembali menyedot air bersih. Biasanya mereka menyedot air pagi, siang, atau malam.

Kondisinya tidak mudah, sebab mereka harus menunggu air itu penuh di bak penampungan.

"Nanti setelah penuh, baru menyedot air menggunakan mulut," ucap Sastro.

Warga harus mengulangi hal yang sama saat berhadapan dengan kekeringan setiap musim kemarau tiba. Selain harus bijak dalam menggunakan air bersih, warga juga memaksimalkan potensi yang ada seperti sumber air Wonosari.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.