Diduga Gelapkan Dana BumDes, Oknum Polisi dan Istrinya Dilaporkan ke Polres Buru

Kompas.com - 19/07/2019, 17:38 WIB
Ilustrasi KOMPAS/DIDIE SWIlustrasi

AMBON, KOMPAS.com - Seorang oknum anggota polisi di Kabupaten Buru, Maluku, Aiptu BN bersama istrinya, RL diadukan ke Polres Pulau Buru lantaran diduga telah menggelapkan dana BumDes di Desa Masnana, Kecamatan Namrole.

Aiptu BN bersama sang istri dilaporkan oleh Kepala Desa Masnana, Romaldus Nurlatu di Polres Pulau Buru, Jumat (19/7/2019).

Keduanya dilaporkan dengan tuduhan telah menggelapkan dana BumDes senilai Rp 140 juta untuk membangun objek wisata yang dikelola secara pribadi di Desa Masnana.

Selain itu, Aiptu BN dan istrinya juga dilaporkan terkait dugaan penggelapan dana beras sejahtera atau rastra untuk warga di desa tersebut.

Baca juga: Diduga Lakukan Pemerasan, 4 Oknum Polisi di Medan Ditangkap

Kasubbag Humas Polres Pulau Buru, Ipda Dede Syamsi Rifai yang dikonfirmasi terkait masalah tersebut membenarkan adanya laporan itu. Sayangnya, dia tidak bersedia menjelaskan secara rinci kasus tersebut karena masih dalam proses penanganan.

“Untuk kasus laporan oknum polisi itu baru dilaporkan dan masih dalam proses, jadi saya belum bisa menjelaskan,” kata Dede kepada Kompas.com, Jumat (19/7/2019).

Terkait kasus tersebut, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat mengaku belum mendapatkan laporannya. Namun dia menyatakan, jika ada oknum polisi yang terbukti menggelapkan dana BumDes maka tentu akan diproses sesuai aturan yang hukum berlaku.

“Saya belum dapat laporannya, tapi kalau memang oknumnya terbukti menyalahgunakan dana BumDes, maka pasti akan diproses sesuai aturan hukum,” katanya.

Dia pun menegaskan bahwa Polri tidak akan melindungi perbuatan setiap anggotanya yang melakukan perbuatan melanggar hukum.

"Kalau salah pasti akan diproses, tidak akan dilindungi meskipun dia anggota polisi,” tegasnya.

Baca juga: Oknum Polisi yang Hamili dan Telantarkan 2 Wanita Terancam Dipecat

Informasi yang dihimpun, saat melaporkan Aiptu BN dan istrinya ke Polres Pulau Buru, Kepala Desa Masanan Romaldus Nurlatu didampingi kuasa hukumnya, M Taib Warhanga. Mereka datang ke kantor Polres Pulau Buru dengan membawa dua berkas laporan.

Dari informasi yang dihimpun, selain dugaan penggelapan dana BumDes dan dana Rastra, Aiptu BN dan istrinya juga diadukan ke Polres karena diduga ikut  mengelapkan bantuan puluhan zak semen dan 1 drum BBM untuk warga adat di salah satu desa adat di wilayah itu.

 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Catat, Ini 6 Tempat Lokasi Uji Klinis Vaksin Covid-19 di Bandung

Catat, Ini 6 Tempat Lokasi Uji Klinis Vaksin Covid-19 di Bandung

Regional
Cerita Pilu Dua Balita Tewas Ditangan Ayah Kandung di Flores...

Cerita Pilu Dua Balita Tewas Ditangan Ayah Kandung di Flores...

Regional
Menpora: Kesiapan Surabaya Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 Tak Diragukan

Menpora: Kesiapan Surabaya Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 Tak Diragukan

Regional
Ditawari Rp 1 Miliar untuk Lawan Gibran-Teguh, PSI: Kami Masih Istiqomah dengan Mas Gibran

Ditawari Rp 1 Miliar untuk Lawan Gibran-Teguh, PSI: Kami Masih Istiqomah dengan Mas Gibran

Regional
Tewas di Pinggir Jalan dengan Mulut Berbusa, Bocah Berseragam SD Ini Diduga Keracunan Miras

Tewas di Pinggir Jalan dengan Mulut Berbusa, Bocah Berseragam SD Ini Diduga Keracunan Miras

Regional
Mari Bantu Nadine, Bayi yang Terkendala Biaya Operasi Rp 2 Miliar

Mari Bantu Nadine, Bayi yang Terkendala Biaya Operasi Rp 2 Miliar

Regional
Ini 10 Kelurahan dengan Kasus Aktif Covid-19 Terendah di Surabaya

Ini 10 Kelurahan dengan Kasus Aktif Covid-19 Terendah di Surabaya

Regional
Bengawan Solo Masih Tercemar, Ganjar Tagih Janji Perusahaan Tak Buang Limbah ke Sungai

Bengawan Solo Masih Tercemar, Ganjar Tagih Janji Perusahaan Tak Buang Limbah ke Sungai

Regional
Tak Mampu Biayai Hidup, Andreas Rencanakan Pembunuhan 2 Anak Balitanya

Tak Mampu Biayai Hidup, Andreas Rencanakan Pembunuhan 2 Anak Balitanya

Regional
Ditawari Rp 1 Miliar untuk Berkoalisi Lawan Gibran, PSI: Pencapaian Kami Ternyata Ada Harganya

Ditawari Rp 1 Miliar untuk Berkoalisi Lawan Gibran, PSI: Pencapaian Kami Ternyata Ada Harganya

Regional
2 Partai Resmi Mengusung Yesi dan Adly Fairuz di Pilkada Karawang

2 Partai Resmi Mengusung Yesi dan Adly Fairuz di Pilkada Karawang

Regional
Jerinx Tetap Kritik Rapid Test Covid-19 Sebagai Syarat Layanan Medis, Ini Alasannya

Jerinx Tetap Kritik Rapid Test Covid-19 Sebagai Syarat Layanan Medis, Ini Alasannya

Regional
Salatiga Umumkan Kematian Kedua Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19

Salatiga Umumkan Kematian Kedua Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
15 Hektar Hutan Baluran Situbondo Terbakar Diduga Gara-gara Ulah Manusia, Ini Faktanya

15 Hektar Hutan Baluran Situbondo Terbakar Diduga Gara-gara Ulah Manusia, Ini Faktanya

Regional
Tingkat Kematian akibat Covid-19 di Bengkulu Tertinggi se-Indonesia, Ini Sebabnya

Tingkat Kematian akibat Covid-19 di Bengkulu Tertinggi se-Indonesia, Ini Sebabnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X