Viral Video Polisi Dimarahi Pria yang Ngaku Profesor Hukum, Ini Penjelasannya

Kompas.com - 19/07/2019, 16:21 WIB
Viral video seorang polisi lalu lintas dimarahi oleh seorang pria yang mengaku sebagai profesor hukum Tangkapan layar InstagramViral video seorang polisi lalu lintas dimarahi oleh seorang pria yang mengaku sebagai profesor hukum

SURABAYA, KOMPAS.com — Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang anggota polisi lalu lintas sedang dimarahi oleh seorang pria yang mengaku profesor hukum di tengah jalan.

Dalam video berdurasi 1 menit 43 detik itu, seorang pria berambut putih menceramahi seorang anggota polisi yang bertugas di pertigaan Jalan Jemursari, Surabaya, pada malam hari.

Pria tersebut mengajak diskusi tentang tulisan "R2 Putar Kembali Ikuti Isyarat Lampu". Di atas tulisan tersebut terdapat rambu putar balik.

"Ini dasar hukumnya apa coba?" kata pria tersebut kepada anggota polisi lalu lintas.

Baca juga: Viral soal Potensi Tsunami Laut Jawa, Bagaimana Penjelasan yang Sebenarnya?

Polisi itu hanya tersenyum dan tidak menjawab.

Pria tersebut juga menyebut jika dirinya ditilang, dia akan menang di pengadilan.

"Saya yakin saya menang di pengadilan. Saya ini profesor hukum," kata pria tersebut mengulangi perkataannya.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 

Yg ditilang Profesor hukum.. Kennnna deeech :D

Sebuah kiriman dibagikan oleh NEWDRAMAOJOL.ID (@newdramaojol.id) pada 18 Jul 2019 jam 5:38 PDT

Si perekam video justru balik menyalahkan polisi yang memarkir mobilnya tepat di bawah rambu larangan parkir di seberang jalan.

Baca juga: Viral, Ajakan Menyerbu Pantai Parangtritis Pakai Baju Hijau, Tantang Nyi Roro Kidul

Dikonfirmasi tentang video viral tersebut, Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Eva Guna Pandia mengatakan, video tersebut direkam pada April lalu.

Polisi lalu lintas yang bertugas saat itu adalah anggota Satlantas Polres Wonocolo, Aiptu Muhtasor.

Kata Pandia, petugas saat itu bukan ingin menilang pengguna jalan yang belakangan diketahui bernama Prof Sudjijono.

"Anggota kami memang memberhentikan bukan untuk menilang, tapi memberi sosialisasi agar tidak memutar di pertigaan tersebut karena berbahaya dan sering terjadi kecelakaan," katanya, Jumat (19/7/2019) sore.

Dia justru berterima kasih kepada Sudjijono yang memberikan masukan tentang rambu lalu lintas di lokasi tersebut.

"Rambu di lokasi tersebut sudah dipertegas, yang boleh memutar hanya roda dua," ujarnya.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BERITA FOTO: 17 Bayi Lahir di Tenda Pengungsian Gempa Ambon, Ada yang Kembar hingga Nama yang Unik

BERITA FOTO: 17 Bayi Lahir di Tenda Pengungsian Gempa Ambon, Ada yang Kembar hingga Nama yang Unik

Regional
Tabrakan Maut Rombongan Pengantin, 1 Korban Dirujuk ke Banda Aceh, 4 Rawat Jalan

Tabrakan Maut Rombongan Pengantin, 1 Korban Dirujuk ke Banda Aceh, 4 Rawat Jalan

Regional
Kisah Anwar, Merintis Usaha Gula Semut Sejak SMA, Kini Miliki Omzet Ratusan Juta Per Bulan

Kisah Anwar, Merintis Usaha Gula Semut Sejak SMA, Kini Miliki Omzet Ratusan Juta Per Bulan

Regional
Balita Tewas dengan Luka Lebam dan Sundutan Rokok, Pengakuan Ibu Jatuh dari Kamar Mandi

Balita Tewas dengan Luka Lebam dan Sundutan Rokok, Pengakuan Ibu Jatuh dari Kamar Mandi

Regional
Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Jambi

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Jambi

Regional
Angin Puting Beliung Rusak Rumah Warga dan Padamkan Listrik

Angin Puting Beliung Rusak Rumah Warga dan Padamkan Listrik

Regional
Kisah Desa Menari di Lereng Telomoyo

Kisah Desa Menari di Lereng Telomoyo

Regional
Gunakan Senapan Angin, Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri

Gunakan Senapan Angin, Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri

Regional
SPBU Terbakar di Bukittinggi, Api Diduga dari Mobil yang Isi BBM dengan Tangki Tambahan

SPBU Terbakar di Bukittinggi, Api Diduga dari Mobil yang Isi BBM dengan Tangki Tambahan

Regional
Para Bacalon Wali Kota Samarinda Penjaringan PDI-P Ramai-ramai Siapkan Isi Tas

Para Bacalon Wali Kota Samarinda Penjaringan PDI-P Ramai-ramai Siapkan Isi Tas

Regional
Kongres Sampah Jateng Hasilkan Rekomendasi Pembentukan Satgas Sampah

Kongres Sampah Jateng Hasilkan Rekomendasi Pembentukan Satgas Sampah

Regional
Korban Gempa Maluku Diminta Bayar Biaya Rumah Sakit, Kadis Kesehatan Sarankan Berobat di Posko Kesehatan

Korban Gempa Maluku Diminta Bayar Biaya Rumah Sakit, Kadis Kesehatan Sarankan Berobat di Posko Kesehatan

Regional
Seberangi Rel Tak Berpalang Pintu, Mobil Avanza Ringsek Tertabrak Kereta

Seberangi Rel Tak Berpalang Pintu, Mobil Avanza Ringsek Tertabrak Kereta

Regional
Waspadai Hujan Lebat Selama 2 Hari yang Berpotensi Sebabkan Banjir di Sumut

Waspadai Hujan Lebat Selama 2 Hari yang Berpotensi Sebabkan Banjir di Sumut

Regional
Pilkada Samarinda, Ketua DPD Gerindra Kaltim Ikut Penjaringan PDI-P

Pilkada Samarinda, Ketua DPD Gerindra Kaltim Ikut Penjaringan PDI-P

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X