Menteri Susi Larang Tangkap Ikan Napoleon Seberat 4 Kg, Ini Alasannya...

Kompas.com - 19/07/2019, 10:57 WIB
Menteri Susi KOMPAS.com/DESY KRISTI YANTIMenteri Susi
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Menteri Susi mengatakan bahwa penangkapan ikan napoleon dibatasi. Menurutnya, ikan napoleon yang boleh ditangkap adalah berukuran 8 ons hingga 4kg. Jika lebih dari 4 kg, maka harus dilepas untuk indukan di alam.

Hal tersebut disampaikan Menteri Susi dihadapan para nelayan di Pulau Siantan, Rabu (17/7/2019).

“Pemerintah membuat aturan supaya ikan-ikan tetap produktif, ada dan banyak. Jika sedikit, hanya cukup untuk makan tidak cukup untuk menghidupi keluarga, sekolah anak-anak kita”, jelasnya.

Baca juga: Menteri Susi: Berada di Perbatasan, Anambas Punya Peran Penting Bagi NKRI

Menteri Susi melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan  pada tanggal 16-18 Juli 2019

Pada kesempatan tersebut, Menteri Susi mengunjungi sejumlah pulau dan berdialog dengan nelayan di Pulau Siantan (17/7/2019) dan Pulau Jemaja (18/7/2019).

Dikutip dari siaran pers Kementerian Kelautan dan Perikanan, Menteri Susi berharap pengusaha dan pelaku penangkapan ikan harus patuh dan tertib menjaga kelestarian untuk keberlanjutan usaha.

Sementara itu, menanggapi keluhan nelayan kecil tentang maraknya kapal besar yang beroperasi di dekat pulau, Menteri Susi mengatakan agar para pengusaha dan nelayan dengan kapal diatas 30 GT juga harus mematuhi ketentuan jalur penangkapan ikan.

Kapal-kapal besar seperti purse seine tidak diperbolehkan menangkap ikan dibawah 4 mil dari bibir pantau di pulau terdekat.

“Tidak boleh kapal purse seine yang ber-GT besar beroperasi di jalur 1 dan 2. Dorong semua ke jalur 3 (diatas 12 mil), jangan sampai jalurnya diambil oleh orang Vietnam”, ungkap Menteri Susi.

Kapal purse seine dengan modifikasi atau yang dikenal dengan pukat mayang telah meresahkan nelayan lokal.

Baca juga: Ngefans Menteri Susi, Warga Tasikmalaya Habiskan 1,5 Ton Ikan dalam 5 Menit

Seperti yang dikeluhkan nelayan di Pulau Jemaja, kapal tersebut menangkap ikan dengan jaring besar yang sudah dimodifikasi dan ditarik dengan mesin.

Diameter lubang jaring yang dipakai sangat kecil sehingga benih ikan yang harusnya tidak ditangkap ikut terperangkap dan akhirnya dapat mengurangi populasi ikan di sekitar Laut Anambas.

Padahal, ketentuan dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan nomor 71 tahun 2016 tentang Jalur Penangkapan Ikan disebutkan bahwa untuk purse seine pelagis kecil diharuskan memiliki mata jaring 1 inci (2,54 cm) dan purse seine pelagis besar berukuran 2 inci (5,8 cm).

"Jika masih ada yang melanggar dan terus beroperasi, laporkan agar segera kita lakukan razia. Nanti kita akan perketat pengawasan dengan menempatkan Satker PSDKP di Pulau Jemaja ini", tuturnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Kecelakaan di Tol Cipali yang Mengakibatkan 8 Orang Tewas

Detik-detik Kecelakaan di Tol Cipali yang Mengakibatkan 8 Orang Tewas

Regional
Detik-detik Mobil yang Angkut 17 Pendaki Asal Jakarta Tabrak Tebing di Karanganyar

Detik-detik Mobil yang Angkut 17 Pendaki Asal Jakarta Tabrak Tebing di Karanganyar

Regional
Jadi Buronan, Mantan Plt Bupati Bengkalis Akhirnya Ditangkap

Jadi Buronan, Mantan Plt Bupati Bengkalis Akhirnya Ditangkap

Regional
Gagahnya Penampilan Gubernur Edy Rahmayadi Saat Mantu...

Gagahnya Penampilan Gubernur Edy Rahmayadi Saat Mantu...

Regional
Kronologi Kecelakaan Maut di Tol Cipali

Kronologi Kecelakaan Maut di Tol Cipali

Regional
Tim SAR Temukan Jenazah Diduga Korban Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Bantul

Tim SAR Temukan Jenazah Diduga Korban Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Bantul

Regional
Pemkot Padang Melarang Warga Gelar Lomba 17 Agustus

Pemkot Padang Melarang Warga Gelar Lomba 17 Agustus

Regional
Seratusan Orang Diduga dari Perguruan Silat Datang Dini Hari Rusak dan Ancam Bakar Rumah Warga

Seratusan Orang Diduga dari Perguruan Silat Datang Dini Hari Rusak dan Ancam Bakar Rumah Warga

Regional
Duduk di Kursi Roda, Istri Wali Kota Banjarbaru Tak Kuasa Tahan Air Mata di Pemakaman Suami

Duduk di Kursi Roda, Istri Wali Kota Banjarbaru Tak Kuasa Tahan Air Mata di Pemakaman Suami

Regional
Diduga Pecah Ban, Mobil yang Ditumpangi 17 Pendaki Asal Jakarta Tabrak Tebing, Satu Orang Tewas

Diduga Pecah Ban, Mobil yang Ditumpangi 17 Pendaki Asal Jakarta Tabrak Tebing, Satu Orang Tewas

Regional
Kecelakaan di Tol Cipali, 8 Orang Tewas

Kecelakaan di Tol Cipali, 8 Orang Tewas

Regional
Kronologi Pembesuk Puskesmas Ditusuk hingga Tewas, Pelaku Menyerahkan Diri

Kronologi Pembesuk Puskesmas Ditusuk hingga Tewas, Pelaku Menyerahkan Diri

Regional
Pria di Bandung Ini Lawan Begal demi Bela Kekasih dan Aksinya Viral

Pria di Bandung Ini Lawan Begal demi Bela Kekasih dan Aksinya Viral

Regional
Dua Orangutan Kalimantan yang Diselamatkan dari Jateng Alami Malnutrisi

Dua Orangutan Kalimantan yang Diselamatkan dari Jateng Alami Malnutrisi

Regional
Murid SD Belajar di Kantor Polisi, Dijemput hingga Dipinjamkan Laptop

Murid SD Belajar di Kantor Polisi, Dijemput hingga Dipinjamkan Laptop

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X