Cerita di Balik Video Viral Kawanan Lumba-lumba di Perairan Bali Utara, Muncul Pagi Hari di Jalur Transit

Kompas.com - 19/07/2019, 08:09 WIB
Pantai Lovina di Kabupaten Buleleng, Bali. BARRY KUSUMAPantai Lovina di Kabupaten Buleleng, Bali.
Editor Rachmawati

Baca juga: Kawanan Lumba-Lumba dalam Jumlah Besar Muncul di Perairan Bali Utara


2. Jalur transit lumba-lumba

Kepala BKSDA Bali, Budi Kurniawan mengatakan, Pantai Lovina memang menjadi habitat dan jalur imigrasi lumba-lumba, yang kadang dilakukan berkelompok dalam jumlah banyak atau sedikit.

Lumba-lumba ini bergerak dari perairan timur seperti perairan Nusa Tenggara, Sulawesi, dan utara Bali, menuju ke perairan barat seperti Laut Jawa dan Samudera Hindia.

Selain itu, perairan di Pantai Lovina menjadi pertemuan arus dingin dan hangat yang disukai lumba-lumba.

"Jadi, ini memang selama ini jalur transit yang memang intens. Karena ini merupakan salah satu pertemuan arus antara arus hangat dan dingin dan ini yang disukai lumba-lumba," kata Budi, saat dihubungi, Kamis (18/7/2019).


3. Aman dari gangguan

Wisatawan melihat dari jarak cukup dekat lumba-lumba yang muncul di permukaan di Pantai Lovina, Singaraja, Bali.KOMPAS/BENNY D KOESTANTO Wisatawan melihat dari jarak cukup dekat lumba-lumba yang muncul di permukaan di Pantai Lovina, Singaraja, Bali.
Kepala BKSDA Bali, Budi Kurniawan mengatakan lumba-lumba akan terus kembali dan melewati jalur yang ada di perairan Bali Utara selama merasa aman dari gangguan. Dan hal itu terjadi sepanjang tahun.

"Jadi perilaku lumba-lumba ini selalu bergerak sepanjang tahun dan dia tak akan diam di satu tempat," kata dia.

Ia juga mengatakan satwa liat seperti lumba-lumba sangat tergantung dengan ketersedian habitat tanpa gangguan.

Selama ini Pantai Lovina juga dikenal dengan atraksi wisata melihat kawanan lumba-lumba.

Baca juga: Ini Penjelasan Kawanan Besar Lumba-Lumba Muncul di Perairan Bali


4. Aset dan daya tarik wisata

Lumba-lumba di Pantai Lovina, Singaraja, Bali.RICO SINAGA Lumba-lumba di Pantai Lovina, Singaraja, Bali.
Terkait aktivitas pariwisata di perairan tersebut, Budi mendorong agar pembahasan dan pengaturan ruang zona perairan wisata dan perairan dilindungi, segera dituntaskan.

Menurutnya pengaturan ruang tersebut tertuang dalam RZWP3K yang kini masih dalam pembahasan.

Ia mengimbau, pelaku pariwisata peduli dalam menjaganya karena lumba-lumba merupakan aset dan daya tarik.

"Di satu sisi untuk bagaimana meningkatkan kunjungan, tapi ada aset konservasi untuk dijaga daya dukungnya. Perlu dibuat semacam itu pengaturannya," kata dia.

Sumber KOMPAS.com (Robinson Gamar, Robertus Belarminus)

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Takut Diputus Pacar, Pria Ini Rekam Hubungan Intim dan Menyebarkannya

Takut Diputus Pacar, Pria Ini Rekam Hubungan Intim dan Menyebarkannya

Regional
Diguyur Hujan Sejak Kemarin, 5 Kecamatan di Karawang Masih Terendam Banjir

Diguyur Hujan Sejak Kemarin, 5 Kecamatan di Karawang Masih Terendam Banjir

Regional
Kades Gelapkan Dana Desa Rp 325 Juta untuk Bayar Utang dan Pergi ke Malaysia

Kades Gelapkan Dana Desa Rp 325 Juta untuk Bayar Utang dan Pergi ke Malaysia

Regional
Cegah Virus Corona, WNA yang Masuk Batam Wajib Isi Health Alert Card

Cegah Virus Corona, WNA yang Masuk Batam Wajib Isi Health Alert Card

Regional
Si Jago Merah Hanguskan 4 Rumah di Solok, Seorang Guru SMK Tewas Terbakar

Si Jago Merah Hanguskan 4 Rumah di Solok, Seorang Guru SMK Tewas Terbakar

Regional
Danny Pomanto Yakin Golkar Dukung Dirinya di Pilkada Makassar

Danny Pomanto Yakin Golkar Dukung Dirinya di Pilkada Makassar

Regional
Tragedi Susur Sungai, Guru Olahraga yang Merangkap Pembina Ditahan

Tragedi Susur Sungai, Guru Olahraga yang Merangkap Pembina Ditahan

Regional
Maju Jalur Independen, Bupati Jember Klaim Dapat 246 Ribu Dukungan

Maju Jalur Independen, Bupati Jember Klaim Dapat 246 Ribu Dukungan

Regional
Bawa Lari Anak 12 Tahun Tanpa Izin Orangtua, Guru SD Ditangkap

Bawa Lari Anak 12 Tahun Tanpa Izin Orangtua, Guru SD Ditangkap

Regional
Meski Banjir, Warga Karawang Antusias Mencoblos di Pilkades Serentak

Meski Banjir, Warga Karawang Antusias Mencoblos di Pilkades Serentak

Regional
Hanya karena Tak Minta Izin Kerja di Kafe, Perempuan Ini Tewas Ditusuk Teman Dekat

Hanya karena Tak Minta Izin Kerja di Kafe, Perempuan Ini Tewas Ditusuk Teman Dekat

Regional
Tragedi Susur Sungai, Mensos: Saya Dengar Tidak Pakai Helm dan Pelampung, Lalai Sekali

Tragedi Susur Sungai, Mensos: Saya Dengar Tidak Pakai Helm dan Pelampung, Lalai Sekali

Regional
Prank Ultah Tewaskan 2 Pelajar di Underpass, Lurah: Harus Berapa Banyak Lagi Korban?

Prank Ultah Tewaskan 2 Pelajar di Underpass, Lurah: Harus Berapa Banyak Lagi Korban?

Regional
Gelapkan Dana Desa hingga Rp 325 Juta, Kepala Desa di Aceh Utara Diamankan Polisi

Gelapkan Dana Desa hingga Rp 325 Juta, Kepala Desa di Aceh Utara Diamankan Polisi

Regional
Sungai Citanduy Meluap, Ratusan Makam hingga Puskesmas di Tasikmalaya Terendam Banjir

Sungai Citanduy Meluap, Ratusan Makam hingga Puskesmas di Tasikmalaya Terendam Banjir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X