Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Kompas.com - 18/07/2019, 20:30 WIB
Harimau Palas, saat masih di dalam perangkap di Desa Hutabargot, Padang Lawas. Kaki depan sebelah kanan harimau sumatera bernama Palas yang berhasil ditangkap Selasa kemarin (16/7/2019) akan dioperasi di tempat barunya di Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera Dharmasraya (PRHSD) di Sumatera Barat. Harimau jantan berusia lima tahun ini sebelumnya meresahkan warga karena kemunculannya di sekitar permukinam masyarakat dan diduga sempat menerkam serta menwaskan warga. Dok BBKSDA Sumut Harimau Palas, saat masih di dalam perangkap di Desa Hutabargot, Padang Lawas. Kaki depan sebelah kanan harimau sumatera bernama Palas yang berhasil ditangkap Selasa kemarin (16/7/2019) akan dioperasi di tempat barunya di Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera Dharmasraya (PRHSD) di Sumatera Barat. Harimau jantan berusia lima tahun ini sebelumnya meresahkan warga karena kemunculannya di sekitar permukinam masyarakat dan diduga sempat menerkam serta menwaskan warga.

MEDAN, KOMPAS.com - Harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) yang beberapa waktu lalu berkeliaran dan meresahkan warga di Padang Lawas, Sumatera Utara, berhasil ditangkap pada Selasa (16/7/2019).

Harimau tersebut ternyata memiliki luka di kaki depan sebelah kanan karena jerat kawat sling.

Harimau yang diberi nama Palas itu akan dioperasi di tempat barunya, di Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera Dharmasraya (PRHSD) di Sumatera Barat. 


Baca juga: Harimau Sumatera yang Resahkan Warga di Padang Lawas Masuk Perangkap

Kepala Bidang Teknis Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara (BBKSDA Sumut) Irzal Azhar mengatakan, harimau inilah yang diduga sebelumnya menerkam serta menewaskan warga di Kabupaten Padang Lawas beberapa waktu lalu.

Palas ditangkap menggunakan perangkap berisi seekor kambing di Desa Hutabargot, Kecamatan Sosopan.

"Setelah ditangkap, Palas langsung dibawa ke Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera Dharmasraya di Sumatera Barat," kata Irzal, Kamis (18/7/2019). 

Irzal mengatakan, harimau berjenis kelamin jantan yang diperkirakan berusia lima tahun itu menderita luka di kaki depan sebelah kanannya.

Kondisi demikian yang kemungkinan membuat Palas tidak mampu lagi berburu di dalam hutan, sehingga memilih mencari mangsa di perkampungan. 

"Kaki kanan depan Palas itu ada luka sepertinya karena jerat kawat sling. Nah, jerat kawat sling itu masih ada di kakinya," kata Irzal. 

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Duduk Perkara Oknum Polisi Beri Miras kepada Mahasiswa Papua di Bandung

Duduk Perkara Oknum Polisi Beri Miras kepada Mahasiswa Papua di Bandung

Regional
Warga Panik, Kebakaran Hutan Merembet ke Permukiman

Warga Panik, Kebakaran Hutan Merembet ke Permukiman

Regional
Proyek Rel Ganda, Jalur Sumpiuh-Tambak Banyumas Ditutup hingga Oktober

Proyek Rel Ganda, Jalur Sumpiuh-Tambak Banyumas Ditutup hingga Oktober

Regional
Cerita Mahasiswa yang Jadi Anggota DPRD Termuda, Ingin Restorasi Sistem hingga Larang Razia Buku

Cerita Mahasiswa yang Jadi Anggota DPRD Termuda, Ingin Restorasi Sistem hingga Larang Razia Buku

Regional
Cerita di Balik Viralnya Dosen Tegur Mahasiswa di Siaran Langsung Dota 2

Cerita di Balik Viralnya Dosen Tegur Mahasiswa di Siaran Langsung Dota 2

Regional
Hutan Sekitar Bandara Hang Nadim Batam Terbakar

Hutan Sekitar Bandara Hang Nadim Batam Terbakar

Regional
Pisau Seukuran Bolpoin dan Bayonet Diamankan dari Rumah Terduga Teroris HS

Pisau Seukuran Bolpoin dan Bayonet Diamankan dari Rumah Terduga Teroris HS

Regional
30 Pekerja Migran Ilegal Diselamatkan Saat Akan Diselundupkan ke Malsysia

30 Pekerja Migran Ilegal Diselamatkan Saat Akan Diselundupkan ke Malsysia

Regional
Pasar Tradisional di Purbalingga Ludes Terbakar

Pasar Tradisional di Purbalingga Ludes Terbakar

Regional
Kasus Gubernur Kepri, KPK Ingatkan Pejabat Pemprov Tak Beri Keterangan Palsu

Kasus Gubernur Kepri, KPK Ingatkan Pejabat Pemprov Tak Beri Keterangan Palsu

Regional
Menkominfo Sebut Hoaks di Papua Menyebar Lewat SMS Saat Internet Dibatasi

Menkominfo Sebut Hoaks di Papua Menyebar Lewat SMS Saat Internet Dibatasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ini Penyebab Pembantaian di KM Mina Sejati | Dosen Tegur Mahasiswa di Siaran Langsung Dato 2

[POPULER NUSANTARA] Ini Penyebab Pembantaian di KM Mina Sejati | Dosen Tegur Mahasiswa di Siaran Langsung Dato 2

Regional
Menkominfo Ungkap Dasar Hukum Pembatasan Internet di Papua

Menkominfo Ungkap Dasar Hukum Pembatasan Internet di Papua

Regional
Ini Kronologi Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Sampang, Madura

Ini Kronologi Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Sampang, Madura

Regional
Gara-gara Pulang Telat, Siswi SMK Disetrika Bibi Kandung

Gara-gara Pulang Telat, Siswi SMK Disetrika Bibi Kandung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X