Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Kompas.com - 18/07/2019, 20:16 WIB
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini memiliki ide untuk membangun rumah susun di atas aset YKP Surabaya, Jawa Timur. KOMPAS.com/FAIZALWali Kota Surabaya, Tri Rismaharini memiliki ide untuk membangun rumah susun di atas aset YKP Surabaya, Jawa Timur.

SURABAYA, KOMPAS.com- Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini belum bisa menentukan bentuk pengelolaan aset YKP pasca-dikuasai Pemkot Surabaya. Untuk sementara, dia menunjuk pejabat Pemkot Surabaya sebagai pengurus yayasan.

"Untuk bentuk usaha belum ditentukan, karena menurut saya pengelolaan ini berat. Jangan sampai ada aksi penggelapan lagi dan sebaginya," ujar Risma, usai serah terima aset YKP di Kejaksaan Negeri Surabaya, Jawa Timur, Kamis (18/7/2019).

Baca juga: Risma Panas Dingin Saat Dapatkan Kembali Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Risma mengatakan, saat ini ada tim formatur dari PNS yang dianggap mampu mengatur yayasan. Di dalam tim itu ada sekda dan kepala OPD.

Sedangkan untuk aset, Risma memiliki ide untuk membangun rumah susun di atas aset YKP.

"Ini ide saya, karena warga miskin yang masuk waiting list rumah susun sekitar 6.000 kepala keluarga. Tapi masih perlu dibicarakan dulu dengan DPR," ujarnya.

Baca juga: Risma Berencana Gunakan Sebagian Aset YKP untuk Bangun Rusun

Sejak 2014, kata Risma, sudah lebih dari 50 hektare aset lahan milik Pemkot Surabaya dapat diselamatkan berkat kerjasama dengan pihak kejaksaan.

Aset tersebut bermacam-macam, ada yang berupa gedung olahraga, kantor kelurahan, jalan umum yang dibangun pusat perbelanjaan, kolam renang hingga kantor kelurahan.

"Saya kira 50 hektare itu sudah bagus, ternyata sekarang dapat lagi aset yang lebih luas dan lebih tinggi nilainya," ujar Risma. 

Sebelumnya diberitakan, aset Yayasan Kas Pembangunan (YKP) Kota Surabaya senilai Rp 10 triliun diserahkan resmi ke Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Kamis (18/7/2019) di ruang pertemuan gedung Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

Risma menerima aset yang sudah puluhan tahun diambil alih oleh pihak lain 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 dari 10 Pasien Positif Covid-19 di Lamongan Merupakan Peserta Pelatihan Petugas Haji di Surabaya

8 dari 10 Pasien Positif Covid-19 di Lamongan Merupakan Peserta Pelatihan Petugas Haji di Surabaya

Regional
UPDATE 5 April: 30 Pasien Positif Covid-19 di Jatim Sembuh, ODP 10.116 Orang

UPDATE 5 April: 30 Pasien Positif Covid-19 di Jatim Sembuh, ODP 10.116 Orang

Regional
Kisah Penyelamatan Anak Macan Tutul Terjebak di Peternakan Ayam, Kelaparan dan Gigit Sepatu Boots

Kisah Penyelamatan Anak Macan Tutul Terjebak di Peternakan Ayam, Kelaparan dan Gigit Sepatu Boots

Regional
Kekurangan APD, Perawat Terpaksa Tanyakan Kebutuhan Pasien Covid-19 via Grup WhatsApp

Kekurangan APD, Perawat Terpaksa Tanyakan Kebutuhan Pasien Covid-19 via Grup WhatsApp

Regional
Seorang PDP Corona di Kota Jayapura Papua Meninggal Dunia

Seorang PDP Corona di Kota Jayapura Papua Meninggal Dunia

Regional
Hadapi Puncak Pandemi Covid-19, Kang Emil Resmikan RSUD di Pangandaran Lewat Video Conference

Hadapi Puncak Pandemi Covid-19, Kang Emil Resmikan RSUD di Pangandaran Lewat Video Conference

Regional
Kisah Perawat Tangani Pasien Covid-19, Dikucilkan karena Dituduh Tularkan Virus, Bahkan Tak Bisa Peluk Anak

Kisah Perawat Tangani Pasien Covid-19, Dikucilkan karena Dituduh Tularkan Virus, Bahkan Tak Bisa Peluk Anak

Regional
[POPULER NUSANTARA] Siswi SMP Dibunuh dan Diperkosa Pembina Pramuka | PDP Hamil Meninggal Usai Keluhkan Layanan RS

[POPULER NUSANTARA] Siswi SMP Dibunuh dan Diperkosa Pembina Pramuka | PDP Hamil Meninggal Usai Keluhkan Layanan RS

Regional
Fakta PDP Hamil Meninggal, Sebelumnya Sempat Keluhkan Layanan di RSUD via Facebook

Fakta PDP Hamil Meninggal, Sebelumnya Sempat Keluhkan Layanan di RSUD via Facebook

Regional
Bubarkan Kerumunan Saat Wabah Corona, Kepala Kampung Malah Kena Jotos, Pelaku Diancam 2 Tahun Penjara

Bubarkan Kerumunan Saat Wabah Corona, Kepala Kampung Malah Kena Jotos, Pelaku Diancam 2 Tahun Penjara

Regional
Ini Sederet Alasan Warga di Berbagai Daerah Tolak Pemakaman Jenazah Korban Corona, Apa Saja?

Ini Sederet Alasan Warga di Berbagai Daerah Tolak Pemakaman Jenazah Korban Corona, Apa Saja?

Regional
Fakta Oknum Pembina Pramuka Bunuh dan Perkosa Siswi SMP, Dipukul dengan Kayu Lalu Ditinggalkan di Kebun

Fakta Oknum Pembina Pramuka Bunuh dan Perkosa Siswi SMP, Dipukul dengan Kayu Lalu Ditinggalkan di Kebun

Regional
Duduk Perkara Oknum Pembina Pramuka Bunuh dan Perkosa Siswi SMP, Berawal dari Menaksir Korban

Duduk Perkara Oknum Pembina Pramuka Bunuh dan Perkosa Siswi SMP, Berawal dari Menaksir Korban

Regional
Sederet Fakta Oknum Pembina Pramuka Bunuh dan Perkosa Siswi SMP, Naksir Korban dan Bohongi Latihan di Tengah Libur Corona

Sederet Fakta Oknum Pembina Pramuka Bunuh dan Perkosa Siswi SMP, Naksir Korban dan Bohongi Latihan di Tengah Libur Corona

Regional
Bupati Morowali Utara Positif Corona, Hasil Keluar Setelah Dimakamkan, Pejabat yang Berkontak Diminta Lapor

Bupati Morowali Utara Positif Corona, Hasil Keluar Setelah Dimakamkan, Pejabat yang Berkontak Diminta Lapor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X