Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Kompas.com - 18/07/2019, 20:15 WIB
Viral sebuah postingan di grup Facebook yang menyebutkan kondisi salah satu sekolah di Minahasa Selatan sangat terabaikanDok. Facebook.com Viral sebuah postingan di grup Facebook yang menyebutkan kondisi salah satu sekolah di Minahasa Selatan sangat terabaikan

MANADO, KOMPAS.com - Sebuah sekolah dasar (SD) dengan kondisi memprihatinkan di Kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara, viral di media sosial Facebook, Kamis (18/7/2019).

Kondisi sekolah itu dibagikan akun Facebook Iksan Bakir di Grup Tim Paniki Polresta Manado.

Ada empat foto yang dibagikan. Satu dari empat foto itu tampak dinding bangunan sekolah tembus pandang.


Dalam unggahan itu, ada keterangan bahwa sekolah tersebut berada di Desa Pelita, Kecamatan Motoling. Disebutkan juga, sekolah itu hanya memiliki empat guru dan tujuh siswa.

Baca juga: Video Bentrok Mesuji Berdarah Viral, Ini Kata Polisi

Hingga Kamis pukul 14.00 Wita, unggahan tersebut sudah mendapat respons 1.695 orang, dikomentari 247 dan 95 kali dibagikan.

Wakil Bupati Minahasa Selatan, Franky Wongkar mengatakan, dirinya sudah berkunjung ke lokasi sekolah tersebut.

"Saya sendiri yang berkunjung," kata Franky, saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis malam.

Franky menyatakan, kondisi sekolah itu diunggah di media sosial oleh masyarakat pencinta pembangunan.

Informasi tersebut langsung tembus kepada Gubernur Sulut Olly Dondokambey.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Proyek Rel Ganda, Jalur Sumpiuh-Tambak Banyumas Ditutup hingga Oktober

Proyek Rel Ganda, Jalur Sumpiuh-Tambak Banyumas Ditutup hingga Oktober

Regional
Cerita Mahasiswa yang Jadi Anggota DPRD Termuda, Ingin Restorasi Sistem hingga Larang Razia Buku

Cerita Mahasiswa yang Jadi Anggota DPRD Termuda, Ingin Restorasi Sistem hingga Larang Razia Buku

Regional
Cerita di Balik Viralnya Dosen Tegur Mahasiswa di Siaran Langsung Dota 2

Cerita di Balik Viralnya Dosen Tegur Mahasiswa di Siaran Langsung Dota 2

Regional
Hutan Sekitar Bandara Hang Nadim Batam Terbakar

Hutan Sekitar Bandara Hang Nadim Batam Terbakar

Regional
Pisau Seukuran Bolpoin dan Bayonet Diamankan dari Rumah Terduga Teroris HS

Pisau Seukuran Bolpoin dan Bayonet Diamankan dari Rumah Terduga Teroris HS

Regional
30 Pekerja Migran Ilegal Diselamatkan Saat Akan Diselundupkan ke Malsysia

30 Pekerja Migran Ilegal Diselamatkan Saat Akan Diselundupkan ke Malsysia

Regional
Pasar Tradisional di Purbalingga Ludes Terbakar

Pasar Tradisional di Purbalingga Ludes Terbakar

Regional
Kasus Gubernur Kepri, KPK Ingatkan Pejabat Pemprov Tak Beri Keterangan Palsu

Kasus Gubernur Kepri, KPK Ingatkan Pejabat Pemprov Tak Beri Keterangan Palsu

Regional
Menkominfo Sebut Hoaks di Papua Menyebar Lewat SMS Saat Internet Dibatasi

Menkominfo Sebut Hoaks di Papua Menyebar Lewat SMS Saat Internet Dibatasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ini Penyebab Pembantaian di KM Mina Sejati | Dosen Tegur Mahasiswa di Siaran Langsung Dato 2

[POPULER NUSANTARA] Ini Penyebab Pembantaian di KM Mina Sejati | Dosen Tegur Mahasiswa di Siaran Langsung Dato 2

Regional
Menkominfo Ungkap Dasar Hukum Pembatasan Internet di Papua

Menkominfo Ungkap Dasar Hukum Pembatasan Internet di Papua

Regional
Ini Kronologi Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Sampang, Madura

Ini Kronologi Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Sampang, Madura

Regional
Gara-gara Pulang Telat, Siswi SMK Disetrika Bibi Kandung

Gara-gara Pulang Telat, Siswi SMK Disetrika Bibi Kandung

Regional
Basarnas: Jumlah Penumpang KM Santika Nusantara yang Terbakar Melebihi Manifes

Basarnas: Jumlah Penumpang KM Santika Nusantara yang Terbakar Melebihi Manifes

Regional
Ditangkap Berburu di Cagar Alam Raja Ampat, 11 Orang Akhirnya Dibebaskan

Ditangkap Berburu di Cagar Alam Raja Ampat, 11 Orang Akhirnya Dibebaskan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X