Siapa yang Menanggung Biaya Psikolog Santri Korban Pencabulan Pimpinan Pesantren?

Kompas.com - 18/07/2019, 12:51 WIB
Satuan polisi pamong praja (Satpol PP) Kota Lhokseumawe menjaga  seluruh bangunan yang ditempati Pesantren AN, di Kompleks Panggoi Indah, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Jumat (12/9/2019). KOMPAS.com/MASRIADISatuan polisi pamong praja (Satpol PP) Kota Lhokseumawe menjaga seluruh bangunan yang ditempati Pesantren AN, di Kompleks Panggoi Indah, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Jumat (12/9/2019).

LHOKSEUMAWE, KOMPAS.com – Sebanyak enam santri yang menjadi korban pelecehan seksual pimpinan pesantren dan guru di Lhokseumawe kini ditangani tim psikolog.

Penanganan psikolog itu untuk memulihkan trauma yang dialami paska-kejadian traumatis tersebut.

Pertanyaannya adalah, siapa yang menanggung biaya pendampingan psikolog untuk santri korban pelecehan tersebut? 

Kepala Hubungan Masyarakat (Humas) Pemerintah Kota Lhokseumawe, Muslem mengatakan, untuk santri korban pelecehan yang berasal dari Lhokseumawe, maka didampingi psikolog dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak kota Lhokseumawe. 

Sementara santri korban pelecehan seksual yang berasal dari luar Lhokseumawe seharusnya pendampingan psikolognya dilakukan oleh pemda tempat santri tersebut tinggal. 

Baca juga: Polisi Buru 3 Lagi Penyebar Fitnah Kasus Pencabulan Pimpinan Pesantren

Hal itu disampaikan Muslem Kamis (18/7/2019). 

“Kita sedang upayakan pembiayaan psikolog dan lain sebagainya untuk korban asal Lhokseumawe itu ditangani pemerintah. Ini sedang diupayakan. Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak terus mendampingi korban,” kata Muslem.

Dia menyebutkan, pemulihan kondisi psikologis korban sangat penting. Sehingga korban tidak minder dan terus berkarya untuk masa depan.

“Kalau dari luar Lhokseumawe, semoga pemerintah asal daerah korban, itu bisa membantu korban juga. Karena sebagian korban juga asal kabupaten/kota lainnya di Aceh,” ungkap Muslem.

Baca juga: Pencabulan 15 Santri, Kuasa Hukum Ajukan Penangguhan Penahanan Pimpinan Pesantren

Sebelumnya diberitakan AI dan MY ditangkap polisi atas dugaan pelecehan seksual terhadap santri di Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe.

Keduanya ditahan di Mapolres Lhokseumawe. Sejauh ini polisi sudah mendeteksi 15 santri yang diduga menjadi korban, lima di antaranya telah dimintai keterangan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kontak Erat dengan Pasien Corona, Wakil Bupati Kubu Raya Positif Corona: Saya Tak Ingin Ini Klaster Baru

Kontak Erat dengan Pasien Corona, Wakil Bupati Kubu Raya Positif Corona: Saya Tak Ingin Ini Klaster Baru

Regional
'Kalau Risma Jadi Juru Kampanye Pasangan Nomor 1, Mengundurkan Diri Dulu'

"Kalau Risma Jadi Juru Kampanye Pasangan Nomor 1, Mengundurkan Diri Dulu"

Regional
Kisah Febfi Sebarkan Kebaikan dengan Sediakan Internet Gratis Keliling, Berawal dari Meninggalnya Sang Anak

Kisah Febfi Sebarkan Kebaikan dengan Sediakan Internet Gratis Keliling, Berawal dari Meninggalnya Sang Anak

Regional
Ini Jawaban Kapolres Blitar Dituding Maki Kasat Sabhara dan Biarkan Penambangan Liar

Ini Jawaban Kapolres Blitar Dituding Maki Kasat Sabhara dan Biarkan Penambangan Liar

Regional
Cerita Bambang Surono, Dapat Tawaran Nyanyi karena Mirip Didi Kempot

Cerita Bambang Surono, Dapat Tawaran Nyanyi karena Mirip Didi Kempot

Regional
Setelah Mengundurkan Diri karena Dimaki, Kasat Sabhara Laporkan Kapolres Blitar ke Polda Jatim

Setelah Mengundurkan Diri karena Dimaki, Kasat Sabhara Laporkan Kapolres Blitar ke Polda Jatim

Regional
Klaster Baru Penularan Corona di Kota Kupang Muncul dari Karyawan Bank

Klaster Baru Penularan Corona di Kota Kupang Muncul dari Karyawan Bank

Regional
Dipecat PDI-P, Anak Bupati Semarang: Saya Manut Bapak

Dipecat PDI-P, Anak Bupati Semarang: Saya Manut Bapak

Regional
10 Orang di Sekretariat DPRD Maluku Positif Corona

10 Orang di Sekretariat DPRD Maluku Positif Corona

Regional
Pegawai Bappeda Meninggal karena Covid-19, Gedung Pemkab Bojonegoro Disterilkan

Pegawai Bappeda Meninggal karena Covid-19, Gedung Pemkab Bojonegoro Disterilkan

Regional
Bawaslu Jateng Bentuk 44.077 Pengawas TPS Pilkada 2020

Bawaslu Jateng Bentuk 44.077 Pengawas TPS Pilkada 2020

Regional
Kesadaran Masyarakat Rendah, Bupati Tuban Perpanjang Pemberlakuan Jam Malam

Kesadaran Masyarakat Rendah, Bupati Tuban Perpanjang Pemberlakuan Jam Malam

Regional
Positif Covid-19, Tenaga Medis RSUD dr R Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro Meninggal

Positif Covid-19, Tenaga Medis RSUD dr R Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro Meninggal

Regional
Ganjar Usul Peserta Pilkada 2020 Berkampanye Lewat Media Massa

Ganjar Usul Peserta Pilkada 2020 Berkampanye Lewat Media Massa

Regional
Hujan dari Sore hingga Malam, 5 Kecamatan di Padang Dilanda Banjir

Hujan dari Sore hingga Malam, 5 Kecamatan di Padang Dilanda Banjir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X