Pelaku Remas Dada Turis Lokal di Yogyakarta Adalah Penjual Cilok, Ini Pengakuannya

Kompas.com - 18/07/2019, 12:20 WIB
Pelaku asusila dengan sasaran wisatawan asing  inisial SP saat di Mapolsek Mergangsan, Kota Yogyakarta KOMPAS.com/YUSTINUS WIJAYA KUSUMAPelaku asusila dengan sasaran wisatawan asing inisial SP saat di Mapolsek Mergangsan, Kota Yogyakarta

"Jadi keterangan pelaku itu tidak konsisten," tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, wisatawan kembali menjadi korban aksi asusila.

Kali ini, korban merupakan wisatawan asal Cilacap, Jawa Tengah yang sedang berwisata di Yogyakarta.

Polisi berhasil menangkap pelaku berinisial US (29) warga Jember, Jawa Timur.

US melakukan aksi memegang dada wisatawan tersebut saat korban berjalan bersama saudaranya di daerah Ngasem, Kota Yogyakarta usai berwisata di Malioboro.

Baca juga: Lagi, Aksi Pegang Dada Wisatawan Terjadi di Yogyakarta

 

Remas dada turis asing

Sebelumnya, aksi remas dada serupa juga terjadi di Gang Batik Prawirotaman, Kota Yogyakarta pada 13 Juni 2019 dan 29 Juni 2019. 

Pelaku merupakan guru honorer sekolah swasta di Yogyakarta berinisial SP (37), warga Kecamatan Seyegan, Kabupaten Sleman. 

Sasaran korban adalah turis asing.

Di dalam melancarkan aksinya, SP mengendarai sepeda motor dan mengenakan helm full face.

Aksi pelaku menimbulkan keresahan warga sekitar sehingga melaporkannya ke polisi. 

 

Pada hari Senin (15/7/2019), anggota kepolisian dari Polsek Mergangsan menangkap pelaku saat akan kembali melakukan aksinya di Prawirotaman. 

Baca juga: Remas Dada Wanita, Seorang Pria di Gunung Kidul Ditangkap Polisi

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X