Teka-teki Nama Kock Meng Pusaran Kasus OTT Gubernur Kepri

Kompas.com - 18/07/2019, 11:01 WIB
Kompleks Nagoya City Center Blok H No 6, RT 002 RW 003 Kelurahan Lubak Baja Kota, Kecamatan Lubuk Baja, Batam sesuai alamat yang tertera di izin prinsip reklamasi di Piayu Laut. Alamat itu disebutkan sebagai alamat Kock Meng. Alamat tersebut tidak lagi ditempati Kock Meng, melainkan orang lain dengan usaha penjualan sparepart kapal. KOMPAS.com/HADI MAULANAKompleks Nagoya City Center Blok H No 6, RT 002 RW 003 Kelurahan Lubak Baja Kota, Kecamatan Lubuk Baja, Batam sesuai alamat yang tertera di izin prinsip reklamasi di Piayu Laut. Alamat itu disebutkan sebagai alamat Kock Meng. Alamat tersebut tidak lagi ditempati Kock Meng, melainkan orang lain dengan usaha penjualan sparepart kapal.

BATAM, KOMPAS.com - Kasus OTT Gubernur Kepri Nurdin Basirun terkait suap izin reklamasi masih menyisakan sejumlah tanda tanya. Terutama mengenai siapa sebenarnya Kock Meng, yang memegang izin prinsip pemanfaatan ruang laut di Piayu Laut, Kepri. 

Seperti diketahui, saat ini Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) sudah menetapkan empat tersangka dalam kasus suap terkait izin reklamasi di Kepri. 

Keempatnya yakni Nurdin Basirun sebagai Gubernur Kepri, Edy Sofyan sebagai Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pemprov Kepri, Budi Hartono sebagai Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKP Pemprov Kepri dan Abu Bakar sebagai swasta.

Namun Kock Meng sebagai pemegang izin prinsip pemanfaatan Ruang Laut, dengan register Nomor: 120/0797/DKP/SET yang ditandatangani langsung Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, masih misterius keberadaannya.

Baca juga: OTT Gubernur Kepri, BP Batam Akui Tak Alokasikan Lahan Piayu Laut

Bahkan warga Kampung Tua Piayu Laut sendiri tidak banyak mengenal sosok Kock Meng.

Kompas.com berusaha mendatangi alamat Kompleks Nagoya City Center Blok H No 6, RT 002 RW 003 Kelurahan Lubak Baja Kota, Kecamatan Lubuk Baja, Batam sesuai alamat yang tertera di izin prinsip tersebut.

Alamat tersebut ternyata tidak lagi ditempati Kock Meng, melainkan orang lain dengan usaha penjualan sparepart kapal.

Willy, salah seorang pekerja di ruko Blok H No.6 Kompleks Nagoya City Center RT 002 RW 003 Kelurahan Lubak Baja membenarkan bahwa sebelumnya ruko tersebut pernah ditempati Kock Meng.

Namun belakangan Kock Meng tidak lagi tinggal di ruko tersebut dan tidak diketahui tinggal di mana saat ini.

Baca juga: Kasus OTT Gubernur Kepri, Warga Piayu Laut Bantah Adanya Reklamasi

"Saya pernah dengar nama itu, dan kalau tidak salah pernah tinggal di ruko ini. Namun sekarang saya tidak tahu juga beliau tinggal di mana," kata Willy ditemui di ruko tersebut, Rabu (17/7/2019).

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X