Usai Bacok Seorang Pelajar, Raja Begal Kota Padang Diringkus Polisi

Kompas.com - 18/07/2019, 10:39 WIB
Tersangka EPR yang dibekuk polisi. (Dok: Humas Polsek Lubeg) PERDANA PUTRATersangka EPR yang dibekuk polisi. (Dok: Humas Polsek Lubeg)

PADANG, KOMPAS.com - Seusai membacok seorang pelajar, raja begal dan tawuran di Kota Padang, Sumatera Barat, berinisial EPR (22) ditangkap polisi dengan barang bukti sebilah senjata tajam berupa celurit.

"Seorang pemuda yang dikenal sebagai raja begal dan tawuran di Kota Padang, EPR berhasil kita tangkap. Saat ini statusnya sudah tersangka dan ditahan di Mapolsek Lubuk Begalung," kata Kapolsek Lubuk Begalung AKP Rico Fernanda yang dihubungi Kompas.com, Kamis (18/7/2019).

Rico mengatakan, penangkapan pelaku begal sadis ini dilakukan setelah pihaknya menerima laporan penganiayaan yang dilakukan tersangka terhadap korbannya, FA (19), warga Bandar Buat, Kota Padang.

Baca juga: Polisi Batam Tangkap Seorang Remaja Pelaku Begal Sadis

Korban mengalami luka robek di perut dan punggung serta motornnya dilarikan tersangka.

"Tersangka merupakan raja begal dan tawuran. Dia adalah residivis dengan kasus begal dan tawuran. Dia sudah melakukan aksi di 21 tempat kejadian perkara di Padang," kata Rico.

Rico mengatakan, penangkapan berawal dari adanya informasi tersangka berada di rumahnya  di Jalan Koto Panjang No 04, Rt 03 Rw 001, Kelurahan Batung Taba Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung.

Ketika polisi datang, raja begal ini sedang beristirahat dengan teman-temannya. Saat itu, polisi berupaya menangkap tersangka yang sempat melawan.

"Dia sempat melawan petugas sehingga harus kita lumpuhkan. Setelah itu, dia langsung kita bawa ke mapolsek," kata Rico.

Baca juga: Begal Sadis Berusia 17 Tahun Ini Ditembak karena Coba Kabur

Atas perbuatannya, pelaku begal sadis dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan hukuman maksimal sembilan tahun penjara dan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan hukuman maksimal lima tahun penjara.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Danau Tiga Warna Kembali Dibuka, Wisatawan Diminta Patuhi Protokol Kesehatan

Danau Tiga Warna Kembali Dibuka, Wisatawan Diminta Patuhi Protokol Kesehatan

Regional
15 Jam Mengapung di Lautan Pakai Jeriken, 2 ABK Diselamatkan Tim SAR, Ini Ceritanya

15 Jam Mengapung di Lautan Pakai Jeriken, 2 ABK Diselamatkan Tim SAR, Ini Ceritanya

Regional
Pemuda di Yogyakarta Sulap Saluran Irigasi Jadi Tempat Budi Daya Ikan

Pemuda di Yogyakarta Sulap Saluran Irigasi Jadi Tempat Budi Daya Ikan

Regional
Kisah Perawat Terpapar Covid-19, Isolasi 4 Bulan dan Fitnes Saat Bosan, Sembuh Setelah 11 Kali Test Swab

Kisah Perawat Terpapar Covid-19, Isolasi 4 Bulan dan Fitnes Saat Bosan, Sembuh Setelah 11 Kali Test Swab

Regional
Ayah Cabuli Anak Tiri, Diduga Paksa Korban Menikah Tutupi Aib dan Ancam Ceraikan Istri

Ayah Cabuli Anak Tiri, Diduga Paksa Korban Menikah Tutupi Aib dan Ancam Ceraikan Istri

Regional
Cerita MTs Lubuk Kilangan, Sekolah Gratis yang Luluskan 100 Persen Siswa di SMA Negeri

Cerita MTs Lubuk Kilangan, Sekolah Gratis yang Luluskan 100 Persen Siswa di SMA Negeri

Regional
Puluhan Pengungsi Rohingya Dipindahkan ke BLK Lhokseumawe

Puluhan Pengungsi Rohingya Dipindahkan ke BLK Lhokseumawe

Regional
Fakta 37 Pasangan ABG Terjaring Razia di Hotel, Berawal dari Laporan Masyarakat, Diduga Hendak Pesta Seks

Fakta 37 Pasangan ABG Terjaring Razia di Hotel, Berawal dari Laporan Masyarakat, Diduga Hendak Pesta Seks

Regional
Jenazah Positif Corona Dimakamkan Tanpa Protokol Covid-19, 209 Orang Tes Swab Massal

Jenazah Positif Corona Dimakamkan Tanpa Protokol Covid-19, 209 Orang Tes Swab Massal

Regional
Terombang-ambing 15 Jam, 2 ABK KM Ismail Jaya Ditemukan Selamat

Terombang-ambing 15 Jam, 2 ABK KM Ismail Jaya Ditemukan Selamat

Regional
Cabuli Anak Tiri Selama 2 Tahun, Ayah di Pinrang Nikahkan Korban dengan Penyandang Disabilitas, Ini Motifnya

Cabuli Anak Tiri Selama 2 Tahun, Ayah di Pinrang Nikahkan Korban dengan Penyandang Disabilitas, Ini Motifnya

Regional
Terbawa Arus Sungai Usai Mendaki Gunung Tambusisi, Anggota Mapala Untad Meninggal

Terbawa Arus Sungai Usai Mendaki Gunung Tambusisi, Anggota Mapala Untad Meninggal

Regional
Gadis di Bawah Umur Dicabuli Ayah Tiri 2 Tahun, Lalu Dinikahkan, Diduga untuk Tutupi Aib

Gadis di Bawah Umur Dicabuli Ayah Tiri 2 Tahun, Lalu Dinikahkan, Diduga untuk Tutupi Aib

Regional
Pelaku Pembunuhan Perempuan Muda di Palembang Sempat Cabuli Mayat Korban

Pelaku Pembunuhan Perempuan Muda di Palembang Sempat Cabuli Mayat Korban

Regional
Dinilai Rugikan Pemprov Babel, Erzaldi Rosman Minta UU Minerba Dikaji Lagi

Dinilai Rugikan Pemprov Babel, Erzaldi Rosman Minta UU Minerba Dikaji Lagi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X