Gempa Maluku Utara, Mengapa Ada Gempa Susulan sampai 70 Kali?

Kompas.com - 18/07/2019, 06:58 WIB
Warga di Halmahera Selatan mengungsi setelah terjadi gempa dengan magnitudo 7,2 pada hari Minggu (14/07). dok BBC IndonesiaWarga di Halmahera Selatan mengungsi setelah terjadi gempa dengan magnitudo 7,2 pada hari Minggu (14/07).
Editor Rachmawati

"Namun, tetap kami apresiasi langkah masyarakat melakukan evakuasi. Melalui BPBD kami minta mereka untuk kembali ke rumah masing-masing," kata Rahmat. Hasil analisis BMKG menunjukkan jenis sesar mendatar tidak menimbulan tsunami.

Pada hari Minggu (07/7/2019) terjadi gempa dengan magnitudo 7 di antara Ternate dan Sulawesi Utara. Rahmat menjelaskan gempa ini tidak terkait dengan gempa yang terjadi pada 14 Juli.

Sumber gempa bumi tektonik antara Sulawesi Utara dan Ternate ada di Punggungan Mayu.

"Punggungan Mayu terbentuk akibat tekanan atau dorongan dari lempeng mikro Halmahera dan yang di Sangihe. Yang Halmahera di timur menyusup ke barat, sementara yang di Sangihe, yang di barat, menyusup ke arah timur. Dari keduanya ini membentuk Punggungan Mayu," jelas Rahmat.

"Di situlah episenter gempa sepekan lalu," katanya.

Baca juga: Fakta Gempa Magnitudo 6 Guncang Bali, Dianggap Pertanda Baik hingga Dirasakan di Sejumlah Daerah

Gempa pada hari Minggu (14/72019) menyebabkan dua orang meninggal dunia dan lebih dari 2.000 orang mengungsi di 14 titik pengungsian, kata juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana, BNPB, Rita Rosita.

"Informasi yang kami terima, korban meninggal akibat tertimpa reruntuhan," kata Rita kepada BBC News Indonesia, hari Senin (15/7/2019).

Rita mengatakan gempa juga menyebabkan puluhan rumah rusak, demikian juga dengan dua unit jembatan.

Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan menetapkan status tanggap darurat selama tujuh hari, terhitung mulai 15 hingga 21 Juli 2019.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setelah Surati Ganjar, Pemkab Blora Bantu Bocah Disabilitas untuk Bersekolah dan Sembuh

Setelah Surati Ganjar, Pemkab Blora Bantu Bocah Disabilitas untuk Bersekolah dan Sembuh

Regional
Kadisdik Kabupaten Banjar Kalsel Meninggal Setelah Terinfeksi Covid-19

Kadisdik Kabupaten Banjar Kalsel Meninggal Setelah Terinfeksi Covid-19

Regional
Kuasa Hukum Akan Ajukan Penangguhan Penahanan Jerinx SID

Kuasa Hukum Akan Ajukan Penangguhan Penahanan Jerinx SID

Regional
Gedung Telkom Pekanbaru Kebakaran Sebabkan Telkomsel Lumpuh, Polisi Selidiki Kabel yang Terbakar

Gedung Telkom Pekanbaru Kebakaran Sebabkan Telkomsel Lumpuh, Polisi Selidiki Kabel yang Terbakar

Regional
Viral Pria Diduga ODGJ Diseret dari Pesawat, Bagaimana Bisa Terobos Masuk Bandara Lampung?

Viral Pria Diduga ODGJ Diseret dari Pesawat, Bagaimana Bisa Terobos Masuk Bandara Lampung?

Regional
13 Pengambil Paksa Jenazah di Makassar Divonis Hukuman Percobaan

13 Pengambil Paksa Jenazah di Makassar Divonis Hukuman Percobaan

Regional
Usai Rapat 17 Agustus, Remaja Asal Bogor Hilang Tenggelam

Usai Rapat 17 Agustus, Remaja Asal Bogor Hilang Tenggelam

Regional
BPPT Semai 40 Ton Garam untuk Ciptakan Hujan Buatan di Sumsel

BPPT Semai 40 Ton Garam untuk Ciptakan Hujan Buatan di Sumsel

Regional
Pemkot Malang Tracing Warga yang Rebut Jenazah Probable Covid-19

Pemkot Malang Tracing Warga yang Rebut Jenazah Probable Covid-19

Regional
Cinta Ditolak, Seorang Satpam Pilih Minum Racun Rumput

Cinta Ditolak, Seorang Satpam Pilih Minum Racun Rumput

Regional
Heran Anaknya Tak Pulang, Rupanya Terlibat Prostitusi Online, Tarif Rp 300.000-Rp 1 Juta

Heran Anaknya Tak Pulang, Rupanya Terlibat Prostitusi Online, Tarif Rp 300.000-Rp 1 Juta

Regional
Delapan PNS Polda Sumbar Positif Covid-19, RS Bhayangkara Ditutup untuk Umum

Delapan PNS Polda Sumbar Positif Covid-19, RS Bhayangkara Ditutup untuk Umum

Regional
Berstatus Zona Oranye Covid-19, Pemkot Surabaya Janji Tak Longgarkan Disiplin Protokol Kesehatan

Berstatus Zona Oranye Covid-19, Pemkot Surabaya Janji Tak Longgarkan Disiplin Protokol Kesehatan

Regional
Dimakamkan Tanpa Protokol Kesehatan, Pasien di Samarinda Ternyata Positif Covid-19

Dimakamkan Tanpa Protokol Kesehatan, Pasien di Samarinda Ternyata Positif Covid-19

Regional
Tol Padaleunyi Km 130 Tergenang hingga 50 cm, Jasa Marga Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

Tol Padaleunyi Km 130 Tergenang hingga 50 cm, Jasa Marga Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X