Menkumham: Setya Novanto Sudah Betul-betul Bertobat

Kompas.com - 18/07/2019, 06:21 WIB
Menkumham Yasonna H. Laoly saat menemui wartawan di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta KOMPAS.com/YUSTINUS WIJAYA KUSUMAMenkumham Yasonna H. Laoly saat menemui wartawan di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia ( Menkumham) Yasonna H. Laoly menyampaikan pertimbangan terpidana kasus korupsi KTP elektronik, Setya Novanto kembali ke Lapas Sukamiskin. Setya Novanto kembali ke Lapas Sukamiskin, Minggu (14/7/2019) pukul 20.00 WIB.

"Sudah betul-betul bertobat dan membuat surat pernyataan," ujar Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H. Laoly di Kompleks Kepatihan, Rabu (17/7/2019).

Baca juga: Berseteru dengan Menkumham, Wali Kota Tangerang Hanya Ingin Warganya Punya Alun-alun

Yasonna menyampaikan Setya Novanto  dan istrinya membuat pernyataan tidak akan mengulangi melakukan pelanggaran kembali.

Di dalam surat pernyataan tersebut, Setya Novanto juga menuliskan siap ditempatkan dimana pun jika kembali melakukan pelanggaran.

Dijelaskanya, Kemkumham mempunyai tugas membina seluruh narapidana. Termasuk juga terpidana kasus korupsi KTP elektronik, Setya Novanto.

Sehingga saat di Rutan Gunung Sindur, Setya Novanto ditempatkan di ruang isolasi. Setya Novanto berada di ruang isolasi selama satu bulan.

"Bahkan kunjungan keluarga tidak dimungkinkan. Hanya pernah karena sakit atau kurang sehat kita beri ruang untuk bertemu. Tapi pada umumnya dia sendiri dan CCTV 24 jam," tegasnya.

Setelah dilakukan evaluasi dari kepala rutan dan jajaran kanwil, serta surat pernyataan yang dibuat oleh Setya Novanto dan istrinya, maka mantan ketua DPR RI di pindahkan ke Lapas Sukamiskin.

"Itu teknisnya di Kanwil. Ya (ditempatkan) seperti tempat biasanya," ujarnya.

Baca juga: Kembali ke Lapas Sukamiskin, Begini Aktivitas Setya Novanto

Sebelumnya, pemindahan Setya Novanto dari Lapas Sukamiskin ke Lapas Gunung Sindur berkaitan dengan beredarnya foto pria yang diduga dirinya tengah plesiran di Kabupaten Bandung Barat.

Novanto mengelabui petugas pengawalan yang saat itu tengah mengawalnya melakukan pengobatan ke RS Santosa Bandung.

Selama satu bulan di Rutan Gunung Sindur, Novanto tidak boleh dikunjungi keluarga. 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Regional
Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Regional
Nekat Curi Gabah Tetangga untuk Bermain Game Online, Pria Ini Babak Belur dan Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Nekat Curi Gabah Tetangga untuk Bermain Game Online, Pria Ini Babak Belur dan Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Regional
Petugas Ber-APD Dibentak, Diusir, dan Hampir Diamuk Warga Saat Evakuasi PDP yang Kabur

Petugas Ber-APD Dibentak, Diusir, dan Hampir Diamuk Warga Saat Evakuasi PDP yang Kabur

Regional
Akhirnya, Mobil PCR yang Membuat Risma Mengamuk, Tiba di Surabaya

Akhirnya, Mobil PCR yang Membuat Risma Mengamuk, Tiba di Surabaya

Regional
Singgung Soal Riwayat Pendidikan Jokowi di Media Sosial, Pria Ini Diamankan Polisi

Singgung Soal Riwayat Pendidikan Jokowi di Media Sosial, Pria Ini Diamankan Polisi

Regional
Dramatis, Polisi Ketakutan Saat Dihadang dan Dipeluk Keluarga Pasien Positif Corona yang Kabur

Dramatis, Polisi Ketakutan Saat Dihadang dan Dipeluk Keluarga Pasien Positif Corona yang Kabur

Regional
Gempa 5,7 M Guncang Melonguane di Sulawesi Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa 5,7 M Guncang Melonguane di Sulawesi Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Pria Lumpuh Tewas Terbakar Saat Istri Diisolasi karena Pulang dari Zona Merah Covid-19

Pria Lumpuh Tewas Terbakar Saat Istri Diisolasi karena Pulang dari Zona Merah Covid-19

Regional
Teror Diskusi CLS UGM Yogya: Rumah Digedor, Diancam, hingga Didatangi

Teror Diskusi CLS UGM Yogya: Rumah Digedor, Diancam, hingga Didatangi

Regional
Pura-pura Jual Kulkas di Medsos, Pasutri Tipu Ibu Rumah Tangga

Pura-pura Jual Kulkas di Medsos, Pasutri Tipu Ibu Rumah Tangga

Regional
Jokowi Sambut New Normal, Ini Kata Sejumlah Kepala Daerah

Jokowi Sambut New Normal, Ini Kata Sejumlah Kepala Daerah

Regional
Ragam Alasan Pengendara Pergi ke Puncak, Ingin Sate Maranggi hingga Sekadar Cari Angin

Ragam Alasan Pengendara Pergi ke Puncak, Ingin Sate Maranggi hingga Sekadar Cari Angin

Regional
Ada 36 Ribu Warga Blora Pulang Kampung karena Faktor Ekonomi dan Ketidakjelasan Nasib

Ada 36 Ribu Warga Blora Pulang Kampung karena Faktor Ekonomi dan Ketidakjelasan Nasib

Regional
Saat 'New Normal', Kendaraan Luar Daerah Tetap Dibatasi Masuk ke Kota Malang

Saat "New Normal", Kendaraan Luar Daerah Tetap Dibatasi Masuk ke Kota Malang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X