Kompas.com - 17/07/2019, 21:41 WIB

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh menggelar kegiatan Lokakarya Ulama-Umara Bidang Muamalah Tahun 2019.

Dalam lokakarya ini, para ulama dan umara kembali mengajukan usulan untuk menertibkan permainan Playerunkonown’s Battlegrounds (PUBG).

Bahkan, dalam rancangan rumusan lokakarya yang dibacakan oleh anggota tim perumus Rahmatillah, salah satu poinnya dituliskan bahwa pemerintah Aceh diminta untuk memblokir gim PUBG.

Baca juga: Ulama Serahkan Fatwa Haram PUBG ke Pemerintah Aceh

"Ini masih rancangan yang dihasilkan dari hasil jaring pendapat selama lokakarya berlangsung, setelah para peserta mendapat penjabaran dari berbagai narasumber selama dua hari ini, dan rancangan ini akan diserahkan kepada Majelis Ulama MPU untuk dikoreksi dan kemudian baru disahkan,” kata Rahmatillah, usai lokakarya ditutup, Rabu (17/7/2019).

Sebelumnya, dalam pidato pembukaan, atau khotbah Iftitah saat lokakarya dimulai, Ketua MPU Aceh, Prof Muslim Ibrahim menyampaikan terkait permainan PUBG yang telah dikeluarkan fatwa haramnya oleh MPU Aceh.

Salah satunya dikarenakan dalam gim PUBG tersebut disebut adanya unsur penghinaan terhadap simbol agama.

"Diketahui bahwa dalam permainan online PUBG ini juga terdapat penghinaan terhadap simbol-simbol keagamaan, ini juga menjadi salah satu alasan kenapa MPU Aceh mengeluarkan fatwa haram bagi permainan ini dan permainan sejenis lainnya," kata ulama yang disapa Abu Muslim ini, Rabu.

Abu Muslim juga berharap, dari kegiatan lokakarya ini, bisa menghasilkan keputusan yang dapat dilaksanakan oleh unsur-unsur terkait.

"Semoga nantinya dari lokakarya ini bisa merumuskan program-program yang bisa dilaksanakan oleh semua pihak terkait," ujar dia.

Sementara itu, Ketua Panitia kegiatan lokakarya yang juga Kepala Sekretariat MPU Aceh, Tgk H Syukri Bin Muhammad Yusuf menyampaikan, Lokakarya Ulama-Umara Bidang Muamalah Tahun 2019 bertujuan untuk menyatukan persepsi sesama ulama dan umara dalam memahami Fatwa MPU Aceh Nomor 3 Tahun 2019 tentang Hukum Game PUBG (PlayerUnknown's Battlegrounds) dan Sejenisnya Menurut Fiqh Islam.

Baca juga: Plt Gubernur Aceh: Pemerintah Akan Taati Fatwa Haram Game PUBG

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kereta Api Makassar Segmen Barru-Maros Diresmikan, Gubernur Sulsel Harapkan Dorong Perekonomian dan Pariwisata

Kereta Api Makassar Segmen Barru-Maros Diresmikan, Gubernur Sulsel Harapkan Dorong Perekonomian dan Pariwisata

Regional
Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Regional
Pemkab Banyuwangi Bakal Rekonstruksi 36 Jembatan pada 2023, Bupati Ipuk Minta Warga Dilibatkan

Pemkab Banyuwangi Bakal Rekonstruksi 36 Jembatan pada 2023, Bupati Ipuk Minta Warga Dilibatkan

Regional
NTP Riau Naik 5,64 Persen Per November 2022, Gubri: Semoga Terus Meningkat

NTP Riau Naik 5,64 Persen Per November 2022, Gubri: Semoga Terus Meningkat

Regional
Targetkan Stunting di Bawah 14 Persen pada 2024, Bupati Ipuk Sambangi Pelosok-pelosok Desa

Targetkan Stunting di Bawah 14 Persen pada 2024, Bupati Ipuk Sambangi Pelosok-pelosok Desa

Regional
Dapat Suntikan Dana dari Pemprov Sulsel, Bandara Arung Palakka Kembali Beroperasi untuk Masyarakat Bone

Dapat Suntikan Dana dari Pemprov Sulsel, Bandara Arung Palakka Kembali Beroperasi untuk Masyarakat Bone

Regional
Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT

Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT

Regional
Ganjar Ajak Sekolah Kreatif Giatkan Pendidikan Antikorupsi

Ganjar Ajak Sekolah Kreatif Giatkan Pendidikan Antikorupsi

Regional
Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Regional
Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Regional
Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Regional
'T-Rex' yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

"T-Rex" yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

Regional
Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Regional
Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Sulsel Salurkan 2.500 Ton Benih untuk 100.000 Ha Lahan

Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Sulsel Salurkan 2.500 Ton Benih untuk 100.000 Ha Lahan

Regional
Wujudkan Medan Berkah, Maju, dan Kondusif, Bobby Ajak Seluruh Elemen Kolaborasi Cegah Korupsi

Wujudkan Medan Berkah, Maju, dan Kondusif, Bobby Ajak Seluruh Elemen Kolaborasi Cegah Korupsi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.