Kilas Daerah Semarang
KILAS DAERAH

Asean School Games 2019 Jadi Ajang Promosi Pariwisata Semarang

Kompas.com - 17/07/2019, 21:03 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi berlari membawa obor ASEAN School Games 2019 dari Lawang Sewu menuju Balaikota Semarang, Rabu (17/7/2019).Dok. Humas Pemkot Semarang Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi berlari membawa obor ASEAN School Games 2019 dari Lawang Sewu menuju Balaikota Semarang, Rabu (17/7/2019).

KOMPAS.com - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi berharap Asean School Games 2019 dapat menjadi sarana promosi pariwisata Kota Semarang.

Pasalnya, menurut dia, pertandingan Asean School Games tidak hahya disiarkan di Indonesia, tapi juga ke 10 negara ASEAN lainnya.

“Minimal di 10 negara Asean peserta kejuaraan, juga ikut menyiarkan. Harapannya, Kota Semarang menjadi lebih dikenal di mata dunia," ucapnya.

Harapan wali kota yang akrab disapa Hendi itu, sejalan dengan target yang dimiliki Asean School Games 2019.

Menurut Asisten Deputi Pembibitan dan Ilmu Pengetahuan Teknologi Kementerian Pemuda dan Olahraga Washington Galingging, Asean Schools Games 2019 memiliki tiga target utama.

Baca juga : Jateng Resmi Jadi Tuan Rumah ASEAN School Games 2019

Pertama, mempromosikan salah satu daerah di Indonesia, yakni Semarang. Kedua, memberikan servis terbaik dan menyambut dengan ramah delegasi negara-negara Asean.

“Ketiga, prestasi olahraga. Target sementara  (peringkat) 18, tahun lalu 15. Tahun ini optimis juara umum,” jelas Washington dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (17/7/2019).

Sembilan cabang olahraga

Terdapat sembilan cabang olahraga yang dipertandingkan di ajang itu, yakni bulu tangkis, renang, tenis meja, tenis lapangan, basket, voli, atletik, sepak takraw, dan pencak silat.

Total ada 117 nomor tanding dengan 1.600 atlet yang berpartisipasi mewakili 10 negara di Asean.

Pelaksanaan pertandingan akan menyebar di beberap titik di Kota Semarang, seperti Tri Lomba Juang untuk atletik, tenis meja, tenis Lapangan.

Untuk bulu tangkis akan dilaksanakan di GOR Universitas Semarang, bola basket di GOR Sahabat, sepak takraw di GOR Unika Soegijapranata, renang di Stadion Jatidiri, voli di GOR UIN Walisongo, dan pencak silat di Patra Hall & Convention Hotel.

Meski lokasi pertandingan tersebar, para delegasi menilai Kota Semarang sudah memiliki arena yang memadai.

“Sejauh ini mereka excited Semarang seperti apa, karena yang dikenal baru Bali atau Jakarta. Untuk venue sudah memadai, sudah memenuhi standar dan bersih,” ungkapnya.

Estafet obor

Penyelenggaraan Asean School Games 2019 sendiri dimulai Rabu (17/7/2019) hingga Kamis (25/7/2019) mendatang. Rangkaian kegiatannya dimulai dengan pembawaan obor secara estafet.

Hendi sendiri berkesempatan untuk menjadi salah satu pembawa obor dari Lawang Sewu. Didampingi jajaran pimpinan daerah serta berbagi komunitas di Kota Semarang, dia berlari menuju Balaikota Semarang.

Baca  juga : Raih 31 Emas, Indonesia Lampaui Target di ASEAN School Games 2018

Dalam kesempatan itu, Hendi menyampaikan ucapan terima kasih karena Kota Semarang diberi kepercayaan untuk menjadi tuan rumah Asean School Games ke-11.

Dia pun menegaskan, pihaknya telah mempersiapkan tempat pertandingan secara khusus, serta melakukan promosi untuk menyukseskan pesta olahraga pelajar se Asean tersebut.

"Harapannya tentu selaku tuan rumah, mudah-mudahan di Kota Semarang kontingen Indonesia bisa menjadi yang terbaik," tutur Hendi

Terakhir Hendi mengajak masyarakat Semarang untuk bersama-sama menyambut dan mensukseskan Asean School Games dengan menjaga kebersihan dan menonton pertandingan.

“Kepada seluruh warga masyarakat mari kita sambut event ini, nyengkuyung dan sukseskan Asean School Games,” pungkasnya.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Ibu Kota Baru Bukan di Hutan Bukit Soeharto

Ibu Kota Baru Bukan di Hutan Bukit Soeharto

Regional
RSKIA Kota Bandung Senilai Rp 750 Miliar Siap Beroperasi Tahun Depan

RSKIA Kota Bandung Senilai Rp 750 Miliar Siap Beroperasi Tahun Depan

Regional
Fakta Kunjungan Jokowi ke Kupang, Disambut Pelajar hingga Berencana Kunjungi Papua

Fakta Kunjungan Jokowi ke Kupang, Disambut Pelajar hingga Berencana Kunjungi Papua

Regional
Kapolda Berharap Gubernur Papua Sampaikan Pesan yang Menyejukkan

Kapolda Berharap Gubernur Papua Sampaikan Pesan yang Menyejukkan

Regional
Bima Arya Akan Terus Munculkan Wacana Bogor Raya ke Publik

Bima Arya Akan Terus Munculkan Wacana Bogor Raya ke Publik

Regional
Mahasiswa Minta KPK Tak 'Gantung' Kasus Wali Kota Tasikmalaya

Mahasiswa Minta KPK Tak "Gantung" Kasus Wali Kota Tasikmalaya

Regional
Ketua Nasdem Tanjungpinang Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Pidato Rasis

Ketua Nasdem Tanjungpinang Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Pidato Rasis

Regional
Atasi Kekeringan Jangka Panjang, Pemkab Karawang Bangun Bendungan

Atasi Kekeringan Jangka Panjang, Pemkab Karawang Bangun Bendungan

Regional
Waspada, Ini Wilayah Bandung dan Sekitarnya yang Berpotensi Alami Kekeringan Ekstrem

Waspada, Ini Wilayah Bandung dan Sekitarnya yang Berpotensi Alami Kekeringan Ekstrem

Regional
Disangka Asap Pembakaran Sampah, Ternyata Masjid Terbakar

Disangka Asap Pembakaran Sampah, Ternyata Masjid Terbakar

Regional
Prada DP Dituntut Penjara Seumur Hidup, Ibu Fera: Kami Tidak Terima...

Prada DP Dituntut Penjara Seumur Hidup, Ibu Fera: Kami Tidak Terima...

Regional
Satu Jaksa Jadi Tersangka KPK, Kejati DIY Minta Maaf pada Sri Sultan HB X dan Masyarakat

Satu Jaksa Jadi Tersangka KPK, Kejati DIY Minta Maaf pada Sri Sultan HB X dan Masyarakat

Regional
Fakta Kakek 83 Tahun Nikahi Wanita 27 Tahun, Sempat Sarankan Cari Pria Lebih Muda

Fakta Kakek 83 Tahun Nikahi Wanita 27 Tahun, Sempat Sarankan Cari Pria Lebih Muda

Regional
Pengamat Unpar: Kecemburuan Jadi Sebab Bekasi Ingin Gabung Jakarta

Pengamat Unpar: Kecemburuan Jadi Sebab Bekasi Ingin Gabung Jakarta

Regional
Aksi Protes Rasisme Kembali Terjadi di Papua, Kali Ini di Nabire dan Yahukimo

Aksi Protes Rasisme Kembali Terjadi di Papua, Kali Ini di Nabire dan Yahukimo

Regional
komentar di artikel lainnya