Universitas Brawijaya Harap Kasus Calo Terbongkar untuk Telusuri Dugaan Keterlibatan Oknum Internal

Kompas.com - 17/07/2019, 19:14 WIB
Suasana kampus Universitas Brawijaya, Kota Malang, Rabu (17/7/2019) KOMPAS.com/ANDI HARTIKSuasana kampus Universitas Brawijaya, Kota Malang, Rabu (17/7/2019)

Namun, Prija menduga bahwa aksi penyebaran brosur itu hanya modus penipuan. Sebab menurutnya, tidak ada intervensi pihak mana pun dalam menentukan kelulusan seleksi jalur mandiri.

"Tapi kayaknya enggak ada ( oknum internal UB yang bertindak sebagai orang dalam). Ini penipuan, nanti kalau keterima dengan hasil tesnya, terus dia menghubungi untuk wajib bayar. Mungkin itu hanya motif saja," ujar dia.

Pada Senin (15/7/2019) lalu, pihak Universitas Brawijaya (UB) menangkap calo seleksi masuk jalur mandiri berinisial MAK.

Saat itu, UB sedang menggelar tes seleksi masuk jalur mandiri yang diikuti oleh 13.073 peserta.

Baca juga: Universitas Brawijaya Terima 5.615 Mahasiswa dari SBMPTN, Saintek Terbanyak

MAK ditangkap saat beroperasi di pintu gerbang Kampus UB sebelah selatan atau Jalan Veteran.

MAK membagikan amplop yang di dalamnya berisi selebaran yang menawarkan lolos seleksi melalui jalur belakang atau orang dalam. Selebaran itu disertai nomor ponsel dan dibayar di belakang.

Setelah diinterogasi oleh pihak UB, MAK mengaku datang dari Surabaya bersama sembilan orang rekannya.

Dua di antaranya adalah H dan istrinya K. H menjadi koordinator penyebaran selebaran tersebut.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X