Kantor Pengadilan Agama Pangkalan Bun Dibobol Maling, Sekuriti Disekap

Kompas.com - 17/07/2019, 19:14 WIB
Kantor Pengadilan Agama Kelas IB Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, dibobol maling, Rabu (17/7/2019) dini hari. KOMPAS.com/BUDI BASKOROKantor Pengadilan Agama Kelas IB Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, dibobol maling, Rabu (17/7/2019) dini hari.

PANGKALAN BUN, KOMPAS.com – Kantor Pengadilan Agama Kelas IB Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, dibobol maling, Rabu (17/7/2019) dini hari.

Selain mengambil berbagai barang dan uang, pembobol juga menyekap seorang sekuriti bernama Kadianto. Sekuriti ini diikat kedua kaki dan tangannya, mata ditutup, dan mulutnya dilakban.

Barang yang hilang yaitu empat laptop senilai Rp29 juta, uang di brankas senilai Rp17,6 juta, microtic seharga Rp15 juta, dua unit ponsel, uang pribadi senilai Rp1,04 juta, monitor all in one/CCTV senilai Rp15 juga, tiga buah tas, ikat pinggang, dan mikrofon dibawa perampok yang berjumlah dua orang.

Jumlah kerugian senilai Rp80,6 juta.


“Kronologi kejadian dimulai pukul 00.30 itu ada terdengar orang mencongkel jendela oleh petugas jaga malam,” kata Kahumas Pengadilan Agama Pangkalan Bun, Ahmad Zuhri, kepada Kompas.com, Rabu (17/7/2019).

Baca juga: Gunakan Modus Lama, Warga Bulgaria Bobol ATM di Bali

Zuhri mengatakan, sekuriti di kantornya yang hanya satu orang sehingga tak berdaya menghadapi dua perampok yang membawa senjata tajam.

“Yang satunya besar tinggi, yang satu agak pendek, tapi gempal,” jelasnya.

Baca juga: Dituduh Curi Ponsel, Remaja Ini Dibunuh dan Jasadnya Dibuang ke Hutan

Kapolsek Arut Selatan AKP Rendra Aditya mengatakan, kasus ini tengah diselidiki.

"Ya sudah masuk laporannya hari ini," kata Rendra melalui sambungan telepon.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X