Merengek Minta HP, Perempuan Ini Malah Diperkosa dan Dicuri Motornya oleh Saudara Sepupu

Kompas.com - 17/07/2019, 18:59 WIB
Ilustrasi KOMPAS.com/LAKSONO HARI WIWOHOIlustrasi

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com - Sigit P (24), warga Lampung Selatan, tega memerkosa sepupunya sendiri BO (19). Kejadian itu terjadi akhir Maret 2019 lalu.

Aksi bejat Sigit muncul saat BO merengek minta dibelikan ponsel. 

Tersangka lalu mengajak korban berkeliling untuk mengambil ponsel baru ke Desa Sabah Balau, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, menggunakan motor korban. 

Saat tiba di areal perkebunan karet setempat, tersangka menghentikan motor dengan alasan ada teman yang ditunggu. 

Baca juga: Karyawati PTPN Diperkosa lalu Dibunuh, Pelakunya Masih Pelajar

Saat korban lengah, tersangka mencekik korban dari belakang sampai pingsan lalu memerkosa korban.

Bahkan, setelah itu, pelaku membawa kabur motor korban.

"Saya tidak tenang melihat ada kendaraan lain yang lewat. Lalu saya kabur ke Bengkulu dengan menggunakan motornya," kata Sigit, pada Rabu (17/7/2019).

Pelaku menjadi buronan polisi sejak April 2019. Direskrimum Polda Lampung Kombes M Barly Ramadhany Tekab mengatakan, pelaku diringkus pada Jumat (12/7/2019).

"Anggota menangkap pelaku persis di posisi Terminal Harga Makmur Bengkulu Utara dengan barang buktinya berupa motor Honda Beat warna hijau bernopol BE 4608 CO," kata Barly.

Baca juga: Pelajar SMP di Manokwari Diperkosa Ayah Sendiri

Motor tersebut tidak dijualnya, tetapi digunakan pelaku untuk berkeliling berdagang bakso bakar di pasar malam.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatan, pelaku dikenai pasal berlapis yakni Pasal 365 Ayat (1) KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan, dengan ancaman hukuman sembilan tahun, dan Pasal 385 KUHP tentang Tindak Pidana Pemerkosaan dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X