Wakil Wali Kota Bandung: Pakai Biodigester, Sampah Pasar Diolah Jadi Energi

Kompas.com - 17/07/2019, 13:16 WIB
Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana melihat lampu yang dinyalakan dengan energi hasil pengolahan sampah pilot project Teknologi biodigister di Kampung Sukamulya, RT 03/02, Desa Cibodas, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Senin (16/7/2019).


Dokumentasi Humas Pemkot BandungWakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana melihat lampu yang dinyalakan dengan energi hasil pengolahan sampah pilot project Teknologi biodigister di Kampung Sukamulya, RT 03/02, Desa Cibodas, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Senin (16/7/2019).

 

BANDUNG, KOMPAS.com -  Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dan Pemerintah Australia melalui Australian Alumni Grant Scheme, The Lodge Foundation, serta Himpunan Mahasiswa Prodi Teknik Kimia Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), berencana mengembangkan teknologi pengolahan sampah berjenis biodigester di sejumlah Pasar di Kota Bandung.

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengatakan, Pasar di Kota Bandung  memiliki potensi sampah organik yang cukup besar.


Hal tersebut menurut dia bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan energi ramah lingkungan dengan menggunakan teknologi biodigester.

"Pemkot Kota Bandung tertarik terutama masalah pengelolaan sampah. Pasar memiliki potensi sampah organik yang bisa kita manfaatkan," ungkap Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana, Rabu (17/7/2019).

Baca juga: Empat Daerah Siap Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

Lebih lanjut Yana menambahkan, jika tekonologi biodigester memasyarakat, maka manfaat yang untuk masyarakat Kota Bandung bisa besar. Warga akan ikut merasakan manfaat dari tekonologi biodgester tersebut.

"Jika ini sudah berjalan tentunya masyarakat yang akan merasakan manfaatnya seperti penerangan yang ramah lingkungan dan hal lainnya. Ke depannya kita akan sesegera mungkin mencari pasar yang potensial untuk dijadikan pilot project," ungkapnya.

Potensi energi

Sementara itu, Kepala Program Studi Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri, Unpar, Jenny Novianti Muliarahayu Soetedjo mengatakan, Kota Bandung memiliki Potensi sampah Organik yang potensial untuk diolah menjadi energi.

"10 ton sampah organik yang telah dipilih itu dapat menjadi energi potensial. Pasar menjadi salah satu penghasil sampah organik yang cukup besar. Jika ini dimanfaatkan dengan teknologi biodigester tentunya akan menghasilkan dampak yang bermanfaat bagi masyarakat," katanya.

Baca juga: Buang Sampah Sembarang, Lima Warga Ditangkap dan Bayar Denda Rp 100.000

Jenny menjelaskan  teknologi biodigister bisa menghasilkan energi biogas dengan memanfaatkan kotoran sapi atau sampah organik yang diproduksi melalui proses fermentasi anaerobik.

Energi yang dihasilkan menjadi alternatif solusi kebutuhan energi bagi masyarakat antara lain listrik dan gas.

Teknologi ini dinilai sinergis dengan Program Pemkot Bandung, Kurangi, Pisahkan, dan Manfaatkan sampah (Kang Pisman).



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Guru Silat Cabuli 5 Murid Saat Olimpiade Siswa Nasional dan Latihan

Guru Silat Cabuli 5 Murid Saat Olimpiade Siswa Nasional dan Latihan

Regional
Denny Indrayana Kembalikan Formulir Pendaftaran Cagub Kalsel ke Partai Nasdem

Denny Indrayana Kembalikan Formulir Pendaftaran Cagub Kalsel ke Partai Nasdem

Regional
Korban Penusukan di Pasar Kreneng Denpasar Meninggal Dunia

Korban Penusukan di Pasar Kreneng Denpasar Meninggal Dunia

Regional
Fakta Kasus Balita 3 Tahun yang Tewas Dianiaya Pacar Ibunya, Mengaku Kesal hingga Ditemukan Luka di Tubuh

Fakta Kasus Balita 3 Tahun yang Tewas Dianiaya Pacar Ibunya, Mengaku Kesal hingga Ditemukan Luka di Tubuh

Regional
Siswi SMP Korban Pencabulan Guru Les Alami Trauma dan Berhenti Sekolah Sementara

Siswi SMP Korban Pencabulan Guru Les Alami Trauma dan Berhenti Sekolah Sementara

Regional
Tokoh Adat Minta Foto 2 Bule yang Lecehkan Tempat Suci di Bali Tak Diviralkan

Tokoh Adat Minta Foto 2 Bule yang Lecehkan Tempat Suci di Bali Tak Diviralkan

Regional
Curi Laptop dan Berusaha Melawan, Pemuda asal Indramayu Ditembak Polisi

Curi Laptop dan Berusaha Melawan, Pemuda asal Indramayu Ditembak Polisi

Regional
Geledah 2 Rumah Terduga Teroris di Sukoharjo, Densus 88 Amankan Buku Jihad

Geledah 2 Rumah Terduga Teroris di Sukoharjo, Densus 88 Amankan Buku Jihad

Regional
Satu Pembunuh dan Pemerkosa Gadis 13 Tahun Divonis 7,5 Tahun Penjara

Satu Pembunuh dan Pemerkosa Gadis 13 Tahun Divonis 7,5 Tahun Penjara

Regional
Viral Foto 2 Bule Lecehkan Tempat Suci di Bali

Viral Foto 2 Bule Lecehkan Tempat Suci di Bali

Regional
Sempat Dilarang, Kini Demonstrasi Jelang Pelantikan Presiden Diperbolehkan

Sempat Dilarang, Kini Demonstrasi Jelang Pelantikan Presiden Diperbolehkan

Regional
Soal Video Mesum Tuban, Polisi Hanya Berlakukan Wajib Lapor

Soal Video Mesum Tuban, Polisi Hanya Berlakukan Wajib Lapor

Regional
Siswi Korban Pencabulan Guru Les Sembunyikan Kandungan Gunakan Hijab Besar

Siswi Korban Pencabulan Guru Les Sembunyikan Kandungan Gunakan Hijab Besar

Regional
Guru Silat Cabuli 5 Murid sejak 2016, Modusnya Pijat Peregangan Otot

Guru Silat Cabuli 5 Murid sejak 2016, Modusnya Pijat Peregangan Otot

Regional
Jual Miras ke Anak di Bawah Umur, Kakek-Nenek Ditangkap

Jual Miras ke Anak di Bawah Umur, Kakek-Nenek Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X