Kisruh Konfercab PDI-P Surabaya Berakhir, Adi Sutarwijono Dilantik Gantikan Wisnu Sakti Buana

Kompas.com - 17/07/2019, 00:08 WIB
Wisnu Sakti Buana (kiri) bersalaman dengan Adi Sutarwijono (kanan) usai Konfercab laniutan PDIP Surabaya, Selasa (16/7/2019) malamA. FAIZAL Wisnu Sakti Buana (kiri) bersalaman dengan Adi Sutarwijono (kanan) usai Konfercab laniutan PDIP Surabaya, Selasa (16/7/2019) malam

SURABAYA, KOMPAS.com - Kisruh Konferensi Cabang (Konfercab) PDI-P Surabaya dinyatakan selesai, Selasa (16/7/2019) malam.

Seluruh pengurus anak cabang (PAC) tingkat kecamatan menerima keputusan DPP PDI-P memilih Adi Sutarwijono sebagai ketua DPC pengganti Wisnu Sakti Buana.

Di bagian akhir Konfercab lanjutan PDI-P Surabaya yang digelar di kantor DPD PDI-P Jawa Timur Selasa malam, bahkan sudah melantik 3 pengurus baru yakni Adi Sutarwijono sebagai ketua, Bhaktiono sebagai sekretaris dan Taru Sasmita sebagai bendahara.


Baca juga: Djarot Saiful Hidayat Dikirim untuk Pimpin Konfercab Lanjutan PDI-P Surabaya

"Pengurus baru sudah dilantik oleh Pak Komarudin Watubun sebagai Ketua Dewan Pimpinan Pusat Bidang Kehormatan PDI-P," kata Djarot Saiful Hidayat, Ketua DPP PDIP usai konfercab.

Dia bersyukur polemik konfercab PDIP Surabaya sudah selesai. "Inilah dinamika yang ada di Surabaya. Orang Surabaya itu tidak bisa ngomong di belakang, ngomongnya selalu di depan, biar masalah cepat selesai," terang mantan Wagub DKI ini.

Menurutnya, polemik Konfercab Surabaya hanya karena perbedaan pemahaman soal aturan partai tentang pemilihan pengurus baru.

"Tapi, setelah kami jelaskan tentang Peraturan Partai Nomor 28 Tahun 2019, semua sudah menerima," ujar Djarot.

Wisnu Sakti Buana sendiri, kata Djarot, sudah menerima keputusan partai, dan mengatakan tunduk dan patuh terhadap keputusan partai.

Baca juga: Ketua PDI-P Kota Surabaya: Saya Bukan Dipecat, Konfercab Masih Deadlock

Konfercab PDI-P Surabaya pada 7 Juli lalu diwarnai protes sebagian besar pengurus anak cabang (PAC).

DPP PDI-P menunjuk Adi Sutarwijono sebagai ketua DPC PDI-P Surabaya bersama Baktiono sebagai sekretaris dan Taru Sasmita sebagai bendahara.

PAC memprotes keputusan DPP karena tidak menunjuk Whisnu Sakti Buana untuk yang ketiga kalinya sebagai ketua DPC PDI-P Surabaya, sesuai hasil Rakercab PDI-P Surabaya akhir Juni 2019 lalu. Akibat protes tersebut, Konfercab pun sempat diskrorsing. 

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Proyek Rel Ganda, Jalur Sumpiuh-Tambak Banyumas Ditutup hingga Oktober

Proyek Rel Ganda, Jalur Sumpiuh-Tambak Banyumas Ditutup hingga Oktober

Regional
Cerita Mahasiswa yang Jadi Anggota DPRD Termuda, Ingin Restorasi Sistem hingga Larang Razia Buku

Cerita Mahasiswa yang Jadi Anggota DPRD Termuda, Ingin Restorasi Sistem hingga Larang Razia Buku

Regional
Cerita di Balik Viralnya Dosen Tegur Mahasiswa di Siaran Langsung Dota 2

Cerita di Balik Viralnya Dosen Tegur Mahasiswa di Siaran Langsung Dota 2

Regional
Hutan Sekitar Bandara Hang Nadim Batam Terbakar

Hutan Sekitar Bandara Hang Nadim Batam Terbakar

Regional
Pisau Seukuran Bolpoin dan Bayonet Diamankan dari Rumah Terduga Teroris HS

Pisau Seukuran Bolpoin dan Bayonet Diamankan dari Rumah Terduga Teroris HS

Regional
30 Pekerja Migran Ilegal Diselamatkan Saat Akan Diselundupkan ke Malsysia

30 Pekerja Migran Ilegal Diselamatkan Saat Akan Diselundupkan ke Malsysia

Regional
Pasar Tradisional di Purbalingga Ludes Terbakar

Pasar Tradisional di Purbalingga Ludes Terbakar

Regional
Kasus Gubernur Kepri, KPK Ingatkan Pejabat Pemprov Tak Beri Keterangan Palsu

Kasus Gubernur Kepri, KPK Ingatkan Pejabat Pemprov Tak Beri Keterangan Palsu

Regional
Menkominfo Sebut Hoaks di Papua Menyebar Lewat SMS Saat Internet Dibatasi

Menkominfo Sebut Hoaks di Papua Menyebar Lewat SMS Saat Internet Dibatasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ini Penyebab Pembantaian di KM Mina Sejati | Dosen Tegur Mahasiswa di Siaran Langsung Dato 2

[POPULER NUSANTARA] Ini Penyebab Pembantaian di KM Mina Sejati | Dosen Tegur Mahasiswa di Siaran Langsung Dato 2

Regional
Menkominfo Ungkap Dasar Hukum Pembatasan Internet di Papua

Menkominfo Ungkap Dasar Hukum Pembatasan Internet di Papua

Regional
Ini Kronologi Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Sampang, Madura

Ini Kronologi Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Sampang, Madura

Regional
Gara-gara Pulang Telat, Siswi SMK Disetrika Bibi Kandung

Gara-gara Pulang Telat, Siswi SMK Disetrika Bibi Kandung

Regional
Basarnas: Jumlah Penumpang KM Santika Nusantara yang Terbakar Melebihi Manifes

Basarnas: Jumlah Penumpang KM Santika Nusantara yang Terbakar Melebihi Manifes

Regional
Ditangkap Berburu di Cagar Alam Raja Ampat, 11 Orang Akhirnya Dibebaskan

Ditangkap Berburu di Cagar Alam Raja Ampat, 11 Orang Akhirnya Dibebaskan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X