Struktur Mirip Fondasi Ditemukan di Situs Peninggalan Majapahit

Kompas.com - 16/07/2019, 21:49 WIB
Struktur bangunan dari bata kuno kembali ditemukan saat penggalian di dasar sendang Sumberbeji, Selasa (16/7/2019). Di lokasi penemuan situs purbakala di Dusun Sumberbeji, Desa Kesamben, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, ditemukan tiga struktur bangunan berbeda dengan jarak yang saling berdekatan.  MOH. SYAFIÍStruktur bangunan dari bata kuno kembali ditemukan saat penggalian di dasar sendang Sumberbeji, Selasa (16/7/2019). Di lokasi penemuan situs purbakala di Dusun Sumberbeji, Desa Kesamben, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, ditemukan tiga struktur bangunan berbeda dengan jarak yang saling berdekatan.

JOMBANG, KOMPAS.com - Penggalian di lokasi penemuan situs peninggalan Majapahit di Dusun Sumberbeji, Desa Kesamben, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, kembali dilakukan, Selasa (16/7/2019).

Dari hasil penggalian pada hari kedua ini, ditemukan adanya struktur baru dari bata kuno di sisi utara sendang Sumberbeji. Temuan baru itu berupa struktur yang mirip sebagai fondasi bangunan.

"Kalau yang ditemukan hari ini, bentuknya mirip fondasi," ungkap Kepala Desa Kesamben, WS Yudha, saat ditemui di lokasi penggalian situs, Selasa.

Pada Senin (15/7/2019) kemarin, hasil penggalian di dasar sendang Sumberbeji menemukan struktur bangunan dari bata kuno yang membentuk lingkaran. 

Baca juga: Fakta Menarik Situs Kuno di Jombang, Irigasi Tipe Tertutup hingga Identik dengan Zaman Majapahit

Menurut WS Yudha, bangunan kuno di sisi timur sendang Sumberbeji yang ditemukan pada Senin kemarin, mirip dengan bangunan sumur tertutup.

"Kalau yang di sana (sisi timur) kayak lantai. Tapi, kalau dilihat modelnya, lebih mirip sumur tertutup," kata WS Yudha.

Dengan demikian, di dasar sendang Sumberbeji, sejauh ini ditemukan tiga struktur dari bata kuno yang membentuk struktur bangunan berbeda. Jarak antar ketiganya saling berdekatan.

Adapun struktur yang ditemukan sebelumnya yakni bangunan saluran air. Struktur yang ditemukan 2 minggu lalu itu, menurut Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur, identik dengan situs peninggalan Majapahit.

Struktur bangunan dari bata kuno kembali ditemukan saat penggalian di dasar sendang Sumberbeji, Selasa (16/7/2019). Penemuan ini merupakan penemuan ketiga di lokasi penemuan situs purbakala di Dusun Sumberbeji, Desa Kesamben, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.  MOH. SYAFIÍ Struktur bangunan dari bata kuno kembali ditemukan saat penggalian di dasar sendang Sumberbeji, Selasa (16/7/2019). Penemuan ini merupakan penemuan ketiga di lokasi penemuan situs purbakala di Dusun Sumberbeji, Desa Kesamben, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

WS Yudha menambahkan, selain menemukan struktur baru di sisi utara sendang Sumberbeji, di lokasi penggalian juga ditemukan benda yang diduga sebagai pecahan arca. 

Baca juga: Penggalian di Lokasi Situs Peninggalan Majapahit, Ditemukan Struktur Lain

Ada tiga buah benda yang diduga sebagai pecahan arca. Temuan tersebut kini disimpan sembari menunggu kedatangan arkeolog dari BPCB Jawa Timur.

Kepala Seksi Cagar Budaya dan Permuseuman dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Amin Sunaryo mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan bentuk dari dua penemuan baru di dasar sendang Sumberbeji.

"Hari ini kami mendata apa saja yang ditemukan untuk dilaporkan ke BPCB Jawa Timur. Kami tunggu arkeolog dari BPCB yang akan ke sini. Mungkin besok atau lusa, kami masih koordinasi," kata dia, saat ditemui di lokasi penggalian situs.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Empat Tersangka Pemerkosaan Siswi SMA di Maluku Diserahkan ke Jaksa

Empat Tersangka Pemerkosaan Siswi SMA di Maluku Diserahkan ke Jaksa

Regional
Bentrok TNI-Polri di Tapanuli Utara, Kapolda Sumut: Hanya Kesalapahaman

Bentrok TNI-Polri di Tapanuli Utara, Kapolda Sumut: Hanya Kesalapahaman

Regional
Pembuang Sajen ke Bengawan Solo Divonis Hukuman Percobaan

Pembuang Sajen ke Bengawan Solo Divonis Hukuman Percobaan

Regional
Perahu Rombongan Pengantar Jenazah di Papua Terbalik, 5 Orang Tewas

Perahu Rombongan Pengantar Jenazah di Papua Terbalik, 5 Orang Tewas

Regional
'Kakiku Pernah Dijepit Kasur, Punggung Digigit Ayah, Ibu Dilempar Kipas'

"Kakiku Pernah Dijepit Kasur, Punggung Digigit Ayah, Ibu Dilempar Kipas"

Regional
Diduga Dukung Calon Petahana, Camat dan Kades Dilaporkan ke Bawaslu Jember

Diduga Dukung Calon Petahana, Camat dan Kades Dilaporkan ke Bawaslu Jember

Regional
Tahanan Wanita yang Kabur Akan Menghadapi Sidang Putusan di PN Bandung

Tahanan Wanita yang Kabur Akan Menghadapi Sidang Putusan di PN Bandung

Regional
Jatinangor Sumedang Diterjang Banjir 1 Meter Lebih, Warga Panik

Jatinangor Sumedang Diterjang Banjir 1 Meter Lebih, Warga Panik

Regional
Edarkan 32 Paket Sabu, Pegawai Kafe di Cianjur Ditangkap

Edarkan 32 Paket Sabu, Pegawai Kafe di Cianjur Ditangkap

Regional
TNI-Polisi Bentrok di Tapanuli Utara, Pangdam Bukit Barisan Minta Maaf

TNI-Polisi Bentrok di Tapanuli Utara, Pangdam Bukit Barisan Minta Maaf

Regional
Diduga Dianiaya Ayah Tiri, Kuku Bocah 9 Tahun Dicabut, Tubuh Disundut Rokok

Diduga Dianiaya Ayah Tiri, Kuku Bocah 9 Tahun Dicabut, Tubuh Disundut Rokok

Regional
Tiba di Jeddah saat Penangguhan Terbit, 30 Jemaah dari Gresik Diizinkan Menunaikan Umrah

Tiba di Jeddah saat Penangguhan Terbit, 30 Jemaah dari Gresik Diizinkan Menunaikan Umrah

Regional
Viral Penjual Es Curi Susu Bayi dan Kepergok Polisi, Ini Penjelasannya

Viral Penjual Es Curi Susu Bayi dan Kepergok Polisi, Ini Penjelasannya

Regional
Bentrok TNI-Polri di Tapanuli Utara, Berawal Masalah Kemacetan, Berakhir Damai

Bentrok TNI-Polri di Tapanuli Utara, Berawal Masalah Kemacetan, Berakhir Damai

Regional
Menantu Bunuh Mertua dengan Keji Gegara Tak Dipinjami Rp 3 Juta

Menantu Bunuh Mertua dengan Keji Gegara Tak Dipinjami Rp 3 Juta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X