Kompas.com - 16/07/2019, 18:06 WIB
Pelukis Solo Kunara (58) melukis sketsa Jokowi dan Prabowo duduk di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta. Lukisan sketsa itu dia lukis secara spontan di Solo, Jawa Tengah, Selasa (16/7/2019). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIPelukis Solo Kunara (58) melukis sketsa Jokowi dan Prabowo duduk di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta. Lukisan sketsa itu dia lukis secara spontan di Solo, Jawa Tengah, Selasa (16/7/2019).

SOLO, KOMPAS.com - Pertemuan antara Jokowi dan Prabowo di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta, Sabtu pekan lalu, menginspirasi Kunara (58), pelukis asal Solo untuk membuat lukisan sketsa kedua tokoh nasional tersebut.

Menurut pelukis yang beraliran realisme ini, lukisan kedua tokoh nasional yang baru saja bersaing di Pilpres 2019 itu dibuat untuk menciptakan suasana politik di Indonesia menjadi sejuk.

Lukisan yang diberi judul "Rekonsilisasi Jokowi dan Prabowo" itu tampak keduanya duduk berdampingan.

"Waktu di MRT, Pak Jokowi dan Pak Prabowo bisa duduk berdampingan. Bahkan saling tegur dengan nada yang menyenangkan sehingga saya terinspirasi melukis beliau berdua," kata Kunara di Solo, Jawa Tengah, Selasa (16/7/2019).

Baca juga: Lukisan Jokowi Dibeli Mendagri, Pelukisnya Gembira Sekaligus Sedih

Lukisan sketsa Jokowi dan Prabowo bisa memberikan pencerahan kepada masyarakat di level bawah, bahwa tidak ada lagi perpecahan dan permusuhan. Semua harus bersatu untuk membangun Indonesia.

"Karya ini saya buat spontan (on the spot) supaya tidak ada rekayasa. Kami mengambil sebuah foto di media sosial untuk acuan. Karena posisi beliau berdua di dalam MRT. Intinya saya sebagai seniman untuk mendukung beliau berdua ikut menyejukkan negeri," ucap Kunara.

Baca juga: Mesranya Jokowi dan Prabowo dalam Lukisan Seharga Rp 1 Juta...

Kunara membutuhkan waktu satu jam untuk dapat menyelesaikan karya lukisan sketsa Jokowi dan Prabowo. Lukisan itu mengambil warna sepia karena prosesnya lebih mudah dan cepat.

"Entah siapa yang ingin mengoleksi lukisan Jokowi dan Prabowo silakan. Kita patok harga Rp 10 juta untuk lukisan ini. Karena ini momen bukan sekedar lukisan biasa," paparnya.

Dia mengatakan, pernah karya lukisannya dibeli Jokowi sebelum menjadi wali kota Surakarta. Lukisan itu dipamerkan di Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT). Saat itu dirinya melukis sketsa mantan Presiden Palestina Yasser Arafat.

"Pak Jokowi waktu itu masih di Asmindo. Beliau (Jokowi) saya undang untuk menyaksikan pameran lukisan saya," ujar dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X