Tanggapan Sri Sultan Terkait Pidato Visi Indonesia Jokowi

Kompas.com - 16/07/2019, 17:49 WIB
Gubernur DIY Sri Sultan HB X dan GKR Hemas saat acara Silaturahmi dan Syawalan Gubernur DIY Tahun 1440 H / 2019 M, di Bangsal Sewoko Projo, Wonosari, Kamis (20/6/2019). KOMPAS.com/MARKUS YUWONO Gubernur DIY Sri Sultan HB X dan GKR Hemas saat acara Silaturahmi dan Syawalan Gubernur DIY Tahun 1440 H / 2019 M, di Bangsal Sewoko Projo, Wonosari, Kamis (20/6/2019).

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Presiden terpilih Joko Widodo ( Jokowi) menyampaikan pidatonya bertajuk Visi Indonesia di SICC Bogor, Minggu (14/7/2019). Dalam pidatonya, salah satu fokus Jokowi dalam lima tahun ke depan adalah reformasi birokrasi.

Menanggapi pidato Jokowi, Gubernur DIY Sri Sultan HB X sependapat dengan langkah reformasi birokrasi tersebut.

"Ya memang, pengalaman saya birokrasi harus terus berubah," ujar Sri Sultan di Kompleks Kepatihan, Selasa (16/7/2019).

Baca juga: Mahfud MD: Pidato Jokowi Bagus, Tapi Butuh Tindakan Lebih Berani...

Sultan menyampaikan, birokrasi itu tidak sekedar menjalankan tugas rutin. Di dalam perencanaan dan aplikasi pelayanan kepada masyarakat sudah semestinya perlu pembaruan birokrasi yang berkelanjutan.

Pembaruan birokrasi ini, lanjutnya, sudah seharusnya dilakukan seiring dengan perkembangan tuntutan publik.

"Birokrasi itu jangan merasa kuasa lagi, tetapi pelayan masyarakat. Jadi harapan saya, birokrasi itu perlu berubah dan harus berubah," tegasnya.

Baca juga: Ini Kriteria yang Cocok Mengisi Kabinet Jokowi di Mata Buya Syafii

Sri Sultan menuturkan, DIY sudah sejak awal tahun 2000-an mulai melakukan pembaruan birokrasi. Sehingga, saat ini Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Provinsi DIY tertinggi di Indonesia dengan meraih predikat AA.

"Tanpa perubahan birokrasi enggak bisa mencapai AA, itu enggak mungkin. Berarti apa? punya kemauan berubah," ujarnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Nelayan Bengkulu Hilang di Laut Lepas Sejak 23 Hari Lalu

4 Nelayan Bengkulu Hilang di Laut Lepas Sejak 23 Hari Lalu

Regional
Bawa Kabur Gadis di Bawah Umur, Pria Beristri Ini Mengaku Ingin Jadi Pacar Korban

Bawa Kabur Gadis di Bawah Umur, Pria Beristri Ini Mengaku Ingin Jadi Pacar Korban

Regional
Pasien Covid-19 Meninggal di Bali, Ada Gangguan Jantung dan Kencing Manis

Pasien Covid-19 Meninggal di Bali, Ada Gangguan Jantung dan Kencing Manis

Regional
Perawat Diancam Usai Periksa Pasien Covid-19, Ganjar: Saya Minta Korban Melapor agar Cepat Selesai

Perawat Diancam Usai Periksa Pasien Covid-19, Ganjar: Saya Minta Korban Melapor agar Cepat Selesai

Regional
Khofifah dan Emil Dardak Kirim Ucapan Selamat HUT Ke-727 Surabaya, Ini Kata Sosiolog

Khofifah dan Emil Dardak Kirim Ucapan Selamat HUT Ke-727 Surabaya, Ini Kata Sosiolog

Regional
Gadis ABG Dicabuli Kakek dan Teman Kakaknya, Terungkap Setelah Korban Menikah

Gadis ABG Dicabuli Kakek dan Teman Kakaknya, Terungkap Setelah Korban Menikah

Regional
Korban Keracunan Nasi Kuning Ulang Tahun Bertambah Jadi 40 Orang, Mayoritas Anak-anak

Korban Keracunan Nasi Kuning Ulang Tahun Bertambah Jadi 40 Orang, Mayoritas Anak-anak

Regional
Sulamah, Istri Wali Kota Tidore Kepulauan, Meninggal karena Corona

Sulamah, Istri Wali Kota Tidore Kepulauan, Meninggal karena Corona

Regional
Seorang Wanita Ditangkap karena Bunuh dan Buang Bayi ke Selokan

Seorang Wanita Ditangkap karena Bunuh dan Buang Bayi ke Selokan

Regional
Bayi 6 Hari Positif Covid-19 dan Disebut Kasus Pertama di Indonesia

Bayi 6 Hari Positif Covid-19 dan Disebut Kasus Pertama di Indonesia

Regional
Di Jatim, Anak Tenaga Kesehatan yang Tangani Covid-19 Bebas Masuk SMA Negeri

Di Jatim, Anak Tenaga Kesehatan yang Tangani Covid-19 Bebas Masuk SMA Negeri

Regional
38 Warga Keracunan Usai Santap Nasi Kuning di Acara Ulang Tahun

38 Warga Keracunan Usai Santap Nasi Kuning di Acara Ulang Tahun

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ayah Setubuhi 2 Anaknya hingga Hamil | Polisi Ketakutan Dipeluk Keluarga Pasien Covid-19

[POPULER NUSANTARA] Ayah Setubuhi 2 Anaknya hingga Hamil | Polisi Ketakutan Dipeluk Keluarga Pasien Covid-19

Regional
Usir Petugas Ber-APD yang Jemput PDP Kabur, Warga: Balik, di Sini Tak Ada Corona!

Usir Petugas Ber-APD yang Jemput PDP Kabur, Warga: Balik, di Sini Tak Ada Corona!

Regional
Bupati Wonogiri: Kami Sudah Zero Covid-19

Bupati Wonogiri: Kami Sudah Zero Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X