Foto Cantik Anggota DPD Evi Apita Maya Digugat Pesaing, Ini Kata KPU NTB

Kompas.com - 16/07/2019, 17:00 WIB
Fotocalon anggotaa DPD RI Evi Apita Maya yang dipersoalkan oleh saksi Farouk Muhammad yang mengangap Evi melakukan pemalsuan dokumen karena fotonya jadi cantik. Evi sendiri lolos ke Senayan lantaran foto cantiknya tersebut. Dok. Istimewa Fotocalon anggotaa DPD RI Evi Apita Maya yang dipersoalkan oleh saksi Farouk Muhammad yang mengangap Evi melakukan pemalsuan dokumen karena fotonya jadi cantik. Evi sendiri lolos ke Senayan lantaran foto cantiknya tersebut.

MATARAM, KOMPAS.com - Kasus foto cantik anggota DPD Evi Apita Maya kini menjadi sorotan publik. Pasalnya, pesaingnya yang bernama Farouk Muhammad menuding kemenangan Evi karena terlalu berlebihan dalam mengedit fotonya yang terdapat di surat suara.

Tidak terima akan hal itu, Farouk pun menggugat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nusa Tenggara Barat (NTB) ke Mahkamah Konstitusi (MK), karena meloloskan foto Evi yang diedit berlebihan. 

Menanggapi gugatan Farouk Muhammad, Ketua KPU NTB Suhardi Soudmenyebutkan pihaknya sudah siap menjawab gugatan pemohon yang akan disampaikan nanti pada Kamis (18/7/2019) mendatang.

“Pada tanggal 18 nanti, KPU siap menjawab seluruh gugatan pemohon, termasuk nanti Bawaslu akan memberikan keterangan terkait pengawasan dalam proses pemilu ini, yang jelasa kami siap,” kata Soud ditemui di ruangan kerjanya Selasa (16/7/2019). 


Baca juga: Kasus Foto Cantik, Calon Anggota DPD Evi Apita Maya Yakin Menang di MK

Soud menyebutkan, pihaknya KPU sudah menjalani proses sesuai prosedur dalam pemilu. Terkait DPD Evi, pihak KPU telah memverifikasi foto Evi dari penyerahan foto hingga pendatanganan berkas foto.

“KPU jelas telah melakukan verifikasi sesuai mekanisme  yang berlaku, di mana dalam tahap penetapan daftar calon tetap, Evi sudah menyerahkan sendiri fotonya dan telah memparafkan fotonya,” terang Soud.

Tidak ada kritik warga untuk foto cantik Evi

Dia juga menyebutkan sudah memberikan kesempatan waktu kepada masyarakat, untuk memberikan masukan ke pada KPU jika ada yang tidak sesuai dengan pedoman pemilu. 

Namun Soud menyebutkan tidak ada tanggapan maupun kritikan terhadap foto yang sudah dikumpulkan.

Baca juga: Fakta Kasus Foto Cantik Caleg DPD Evi Apita Maya...

“Dalam fase pengumuman daftar calon sementara dan fase daftar calon tetap, pihak KPU telah memberian waktu  kepada masyarakat, untuk memberikan masukan atau catatan ataupun protes  kepada KPU. Namun sampai diumumkan tidak ada protes terkait soal foto,” kata Soud.

Dia menyebutkan, persoalan ini muncul saat pada tahap rekapitulasi hasil suara.

Sebelumnya, pihak KPU NTB telah dilaporkan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) oleh pihak masyarakat dari simpatisan Farouk Muhammad. 

Namun hingga saat ini, Soud belum menerima hasil dari keputusan DKPP, apakah KPU NTB, melanggar etik dalam pemilu.

“Kami dilaporkan ke DKPP oleh pihak masyarakat, tapi sampai saat ini kami masih menunggu hasilnya, apakah kami melanggar etik,” ungkap Soud.

Baca juga: Dituding Palsukan Foto Cantik, Evi Sebut Kerjaan Lawan Politik Tidak Berbobot

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X