Disdik Sumsel Sesalkan Pihak SMA Taruna Tutupi Status Pembunuh DBJ

Kompas.com - 16/07/2019, 15:48 WIB
Rekontruksi kasus penganiayaan siswa SMA Semi Militer Plus Taruna Indonesia yang menyebabkan DBJ (14) tewas saat mengikuti kegiatan orientasi. Dalam kasus tersebu Obby sebagai pembin telah ditetapkan polisi sebagai tersangka. KOMPAS.com/AJI YK PUTRARekontruksi kasus penganiayaan siswa SMA Semi Militer Plus Taruna Indonesia yang menyebabkan DBJ (14) tewas saat mengikuti kegiatan orientasi. Dalam kasus tersebu Obby sebagai pembin telah ditetapkan polisi sebagai tersangka.

“Perlu ada jembatan, area abu-abu menyiapkan fisik dan mental lulusan SMP terbiasa di lingkungan SMA Taruna. Makanya penyiapan sekolah ini oleh panitia mengarah ke situ. Hasil wawancara saya dengan pihak sekolah, tidak ada situasi yang mengarah kekerasan,” jelasnya.

Baca juga: Penganiaya Siswa SMA Taruna hingga Tewas Baru Sepekan Jadi Pembina

Sebelumnya, Kepala Sekolah SMA Semi Militer Plus Taruna Indonesia, Tarmizi Endrianto mengatakan, Obby mengajukan lamaran pekerjaan beberapa bulan lalu.

Setelah itu Obby dipanggil untuk bekerja sebagai pembina di sekolah.

"Statusnya sebagai pegawai baru seminggu bekerja,"kata Tarmizi.

Disinggung soal kompetensi Obby sebagai bidang pembina, Tarmizi enggan berkomentar.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X