5 Fakta Baru Gempa Magnitudo 7,2 di Maluku Utara, 3 Orang Tewas hingga 971 Bangunan Rusak

Kompas.com - 16/07/2019, 15:44 WIB
Ilustrasi penganiayaan Kompas.com/ERICSSENIlustrasi penganiayaan

“Ada tiga orang meninggal dunia. Semuanya meninggal karena terimpa bangunan ambruk saat menyelamatkan diri,” kata Ali Yau, Senin (15/7/2019).

Sebelumnya, dilaporkan ada dua warga yang tewas disebabkan gempa yaitu Aisyah (51) (sebelumnya ditulis Aina), warga Desa Ranga-Ranga, Kecamatan Gane Barat, dan Segaf Girato, warga Desa Yomen Kecamatan Joronga.

Selain korban meninggal dunia, dari informasi yang diterima beberapa warga di Halmahera Selatan juga mengalami luka-luka baik ringan maupun patah tulang akibat tertimpa bangunan.

Selain itu seorang bayi juga dilaporkan terluka akibat gempa tersebut.

Baca juga: Korban Tewas Gempa Maluku Bertambah

5. Penyebar hoaks dihajar massa

Seorang warga di Kelurahan Sasa, Kota Ternate, Maluku Utara inisial RM (35) diamankan aparat kepolisian Polsek Ternate Selatan.

RM diamankan setelah dihakimi massa karena diduga menyebarkan isu hoaks adanya gelombang tsunami pasca-gempa bumi magnitudo 7,2 yang mengguncang Kabupaten Halmahera Selatan, Minggu (14/7/2019).

“RM saat ini kita amankan di Polres Ternate untuk proses lebih lanjut,” kata Kasat Reskrim Polres Ternate, AKP Riki Arinanda saat ditemui Kompas.com di Mapolres Ternate, Senin (15/7/2019).

Berdasar keterangan RM kepada polisi, beberapa saat pasca-gempa bumi yang dirasakan di Kota Ternate itu, RM langsung keluar dengan sepeda motor.
Setibanya di sebuah pangkalan ojek, ia lalu menyampaikan kepada warga yang ada di pangkalan air laut naik.

“Dia inisiatif sampaikan itu karena dia juga ingin cari keluarganya dan juga setelah menyampaikan bahwa air naik, RM kemudian naik ke bukit,” kata Riki.

Akibat perkataan RM, banyak warga termakan isu sehingga ikut mengungsi ke daerah ketinggian.

Atas beredarnya itu itu, polisi kemudian menyampaikan informasi sebenarnya bahwa tidak ada tsunami.

Baca juga: Diduga Sebar Hoaks Tsunami Pasca-gempa Maluku, Seorang Pria Diamuk Massa

Sumber: KOMPAS.com (Fatimah Yamin, Rahmat Rahman Patty)

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X