Kejati Jatim: Bank yang Cairkan Rekening YKP Bisa Dijerat Pencucian Uang

Kompas.com - 16/07/2019, 11:11 WIB
Asisten Pidana Khusus Kejati Jatim, Didik Farkhan Alisyhadi A. FAIZALAsisten Pidana Khusus Kejati Jatim, Didik Farkhan Alisyhadi

SURABAYA, KOMPAS.com - Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) mengancam pihak perbankan yang berani mencairkan aset rekening Yayasan Kas Pembangunan ( YKP) Kota Surabaya. Sebelumnya, Kejati Jatim menerima 2 laporan upaya pencairan deposito dari rekening YKP, meski rekening sudah diblokir.

"Beberapa hari lalu juga ada lagi upaya pencairan Rp 13,8 milliar dari 13 rekening bank swasta cabang Pemuda Surabaya," ujar Asisten Pidana Khusus Kejati Jatim, Didik Farkhan Alisyhadi, Selasa (16/7/2019).

Upaya pencairan itu diketahui pertama kali saat penyidik Kejati Jatim tengah melakukan serangkaian pemeriksaan saksi, baik dari saksi pelapor maupun pengurus. Saat itu ada upaya pencairan deposito sebesar Rp 30 miliar lebih atas nama YKP, akhir Juni lalu.

Upaya itu gagal setelah Kejati Jatim diberi informasi dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Baca juga: Kejati Jatim Tahan Pencairan Deposito Rp 30 Miliar Oknum Pengurus YKP

Berikutnya, terdapat upaya pencairan Rp 13,8 milliar dari 13 rekening bank swasta cabang Pemuda Surabaya.

Namun, upaya kembali digagalkan stelah PPATK kembali menginformasikan kepada Kejati Jatim.

"Karena itu, saya warning pihak bank. Jika membantu pencairan rekening YKP atau perusahaan PT Yekape, akan kami pidana dengan pasal pencucian uang," ujar Didik.

Baca juga: Risma : Biar Tidak Main-Main, Pengurus Baru YKP Wajib Disumpah

Didik mengaku tidak tahu berapa total aset yang dimiliki YKP, karena audit yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan Pembangunan (BPKP) masih berlangsung. Menurut Didik, yang penting secara hukum kepengurusan sudah diambil alih oleh Pemkot Surabaya.

"Yang penting Pemkot Surabaya sudah mengambil alih. Itu saja dulu, nanti asetnya dihitung kemudian," ujar Didik.

Seperti diberitakan, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menunjuk 10 orang pejabat Pemkot Surabaya untuk sementara masuk di kepengurusan YKP.

Sebanyak 10 orang tersebut sudah disumpah untuk tidak melakukan korupsi.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembuang Sajen ke Bengawan Solo Divonis Hukuman Percobaan

Pembuang Sajen ke Bengawan Solo Divonis Hukuman Percobaan

Regional
Perahu Rombongan Pengantar Jenazah di Papua Terbalik, 5 Orang Tewas

Perahu Rombongan Pengantar Jenazah di Papua Terbalik, 5 Orang Tewas

Regional
'Kakiku Pernah Dijepit Kasur, Punggung Digigit Ayah, Ibu Dilempar Kipas'

"Kakiku Pernah Dijepit Kasur, Punggung Digigit Ayah, Ibu Dilempar Kipas"

Regional
Diduga Dukung Calon Petahana, Camat dan Kades Dilaporkan ke Bawaslu Jember

Diduga Dukung Calon Petahana, Camat dan Kades Dilaporkan ke Bawaslu Jember

Regional
Tahanan Wanita yang Kabur Akan Menghadapi Sidang Putusan di PN Bandung

Tahanan Wanita yang Kabur Akan Menghadapi Sidang Putusan di PN Bandung

Regional
Jatinangor Sumedang Diterjang Banjir 1 Meter Lebih, Warga Panik

Jatinangor Sumedang Diterjang Banjir 1 Meter Lebih, Warga Panik

Regional
Edarkan 32 Paket Sabu, Pegawai Kafe di Cianjur Ditangkap

Edarkan 32 Paket Sabu, Pegawai Kafe di Cianjur Ditangkap

Regional
TNI-Polisi Bentrok di Tapanuli Utara, Pangdam Bukit Barisan Minta Maaf

TNI-Polisi Bentrok di Tapanuli Utara, Pangdam Bukit Barisan Minta Maaf

Regional
Diduga Dianiaya Ayah Tiri, Kuku Bocah 9 Tahun Dicabut, Tubuh Disundut Rokok

Diduga Dianiaya Ayah Tiri, Kuku Bocah 9 Tahun Dicabut, Tubuh Disundut Rokok

Regional
Tiba di Jeddah saat Penangguhan Terbit, 30 Jemaah dari Gresik Diizinkan Menunaikan Umrah

Tiba di Jeddah saat Penangguhan Terbit, 30 Jemaah dari Gresik Diizinkan Menunaikan Umrah

Regional
Viral Penjual Es Curi Susu Bayi dan Kepergok Polisi, Ini Penjelasannya

Viral Penjual Es Curi Susu Bayi dan Kepergok Polisi, Ini Penjelasannya

Regional
Bentrok TNI-Polri di Tapanuli Utara, Berawal Masalah Kemacetan, Berakhir Damai

Bentrok TNI-Polri di Tapanuli Utara, Berawal Masalah Kemacetan, Berakhir Damai

Regional
Menantu Bunuh Mertua dengan Keji Gegara Tak Dipinjami Rp 3 Juta

Menantu Bunuh Mertua dengan Keji Gegara Tak Dipinjami Rp 3 Juta

Regional
Cita-cita Delis Jadi Polwan Kandas karena Dibunuh Ayahnya hingga Dibuang ke Gorong-gorong

Cita-cita Delis Jadi Polwan Kandas karena Dibunuh Ayahnya hingga Dibuang ke Gorong-gorong

Regional
Kembali ke Palu, Mampukah Matt Wright Tangkap Buaya Berkalung Ban?

Kembali ke Palu, Mampukah Matt Wright Tangkap Buaya Berkalung Ban?

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X